Di Duga Mobil Dinas Alami Kecelakaan Tunggal Di Jalan Lebai Wahid Desa Bantan Tua

- Penulis

Senin, 13 Januari 2025 - 10:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Burkas top –Bengkalis – Sebuah mobil Kijang INOVA mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Bantan Dusun Lebai Wahid, Desa Bantan Tua, Kecamatan Bantan tua  pada minggu (12/1/2025) sekitar pukul 13.20 WIB.

Insiden tersebut terjadi ketika mobil dalam perjalanan dari jalan pramuka menuju acara resepsi pernikahan di delik desa bantan tua.

Menurut keterangan warga, mobil melaju dengan kecepatan sedang dari arah Bengkalis. Sesampainya di tikungan dekat Balai Desa Bantan, roda kiri mobil keluar dari bahu jalan. Diduga karena panik, pengemudi secara tidak sengaja menekan pedal gas, sehingga kendaraan menghantam jembatan masyarakat dan terperosok ke dalam parit di sisi kanan jalan.

“Untung saja saat kejadian tidak ada kendaraan lain yang melintas. Kalau ada, pasti akan memakan korban seperti kejadian sebelumnya,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Lokasi tikungan ini dikenal sebagai daerah rawan kecelakaan lalu lintas (lakalantas). Warga setempat telah lama mengeluhkan kondisi jalan dan meminta perhatian pemerintah untuk melakukan perbaikan serta pemasangan rambu peringatan di area tersebut.

Insiden ini menjadi perhatian karena warga menduga mobil yang mengalami kecelakaan adalah kendaraan dinas milik Dinas Perkebunan Kabupaten Bengkalis. Dugaan ini diperkuat oleh nomor polisi (nopol) kendaraan yang di pasang. sebagai BM 538 DD.

Namun, setelah kecelakaan, pengemudi mobil diduga langsung mencopot pelat nomor kendaraan untuk menghindari identifikasi. Langkah tersebut memicu kecurigaan bahwa kendaraan dinas sedang digunakan untuk keperluan pribadi, yang tidak sesuai aturan.

Baca Juga :  *Selain Ucapkqn Terima Kasih Jajaran Polda Bali, Ini Perjalanan Agus Flores Selanjutnya* *JAKARTA* , Setelah menyelesaikan sejumlah kegiatan di Bali, Ketua Umum (Ketum) PW FRN Counter Polri kini telah berada di Jakarta. Dalam pesan singkatnya, beliau menyampaikan, "Uda sampai saya Bro di Jakarta. Senin ke Mabes Polri, nanti hari Selasa atau Rabu ke tanah Sriwijaya dan kelahiran Raden Pattah di Palembang." Kedatangan Ketum PW FRN Counter Polri ke Jakarta bukan tanpa alasan. Selain menghadiri agenda penting di Mabes Polri pada hari Senin, beliau juga dijadwalkan melakukan perjalanan ke Palembang untuk melaksanakan napak tilas ke tanah Sriwijaya, yang merupakan tempat bersejarah kelahiran Raden Pattah, sosok yang dikenal dalam sejarah Nusantara. Selain itu, agenda lain yang akan dilaksanakan adalah menangani berbagai perkara serta menghadiri rapat bersama Grib Hercules. Rangkaian kegiatan ini menunjukkan komitmen Ketum dalam menjaga sinergitas serta memperkuat hubungan antara PW FRN Counter Polri dan berbagai pihak. Dalam pesannya, Ketum juga menyampaikan salam khusus kepada Kapolda dan seluruh jajaran Polda dan Polres Bali atas kerjasama dan dukungan selama kunjungannya di Pulau Dewata. "Kami mengapresiasi kerja sama yang solid selama di Bali. Semoga sinergi ini terus terjaga demi keamanan dan ketertiban masyarakat," pungkasnya.

“Kami melihat sopirnya buru-buru melepas pelat nomor begitu kecelakaan terjadi. Padahal, mobil dinas seharusnya hanya digunakan untuk kegiatan resmi,” tambah seorang saksi mata.

Tindakan pengemudi yang diduga melanggar aturan ini memunculkan pertanyaan tentang pengawasan dan penggunaan kendaraan dinas di Kabupaten Bengkalis. Jika benar terbukti, maka hal ini menjadi preseden buruk yang perlu segera ditangani.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Dinas Perkebunan Bengkalis terkait insiden tersebut. Aparat kepolisian juga belum memberikan pernyataan resmi mengenai penyelidikan lebih lanjut.

Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah tegas untuk mencegah penyalahgunaan mobil dinas serta meningkatkan keselamatan di jalan raya, terutama di lokasi rawan kecelakaan.

Sebagai langkah antisipasi, warga meminta pemasangan rambu peringatan, perbaikan infrastruktur jalan, serta patroli berkala di daerah rawan kecelakaan. Mereka juga meminta agar aparat menindak tegas pengguna jalan yang melanggar aturan.

Insiden ini menjadi pengingat pentingnya kehati-hatian saat berkendara, baik untuk pengemudi kendaraan pribadi maupun dinas. Pemerintah diminta meningkatkan pengawasan, dan memastikan aturan penggunaan kendaraan dinas ditegakkan.

Kondisi lokasi kecelakaan yang sering memakan korban juga harus menjadi prioritas perhatian pemerintah untuk mencegah tragedi serupa di masa mendatang .

(Andi Putra)

Berita Terkait

Dalam rangka menyambut Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62.
Pererat Kebersamaan di Bulan Ramadhan, Dansat Brimob Polda Sumut Pimpin Buka Puasa Bersama Personel Batalyon C
Perkuat Silaturahmi, DPW PWMOI Riau Kunjungi Pengurus DPD Bengkalis
Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Pj Sekda Kampar Tekankan Inovasi Pelayanan
Komitmen Layanan Prima, Bupati Kasmarni Pantau Langsung Inovasi Dishub dan Kunjungi Armada Baru
Jajaran Polresta Deli Serdang Buka Bengkel Service Gratis untuk Sepeda Motor Warga
Polres Langkat Bergerak Cepat Tangani Kasus Dugaan Bullying Pelajar di Langkat
Jual Narkoba Dekat Rumah Ibadah, Tiga Orang Pria di Gelandang ke Polres Binjai

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 15:56 WIB

Dalam rangka menyambut Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62.

Senin, 9 Maret 2026 - 09:41 WIB

Pererat Kebersamaan di Bulan Ramadhan, Dansat Brimob Polda Sumut Pimpin Buka Puasa Bersama Personel Batalyon C

Minggu, 11 Januari 2026 - 09:15 WIB

Perkuat Silaturahmi, DPW PWMOI Riau Kunjungi Pengurus DPD Bengkalis

Rabu, 7 Januari 2026 - 22:37 WIB

Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Pj Sekda Kampar Tekankan Inovasi Pelayanan

Selasa, 6 Januari 2026 - 21:35 WIB

Komitmen Layanan Prima, Bupati Kasmarni Pantau Langsung Inovasi Dishub dan Kunjungi Armada Baru

Berita Terbaru