Wali Kota Agung Nugroho Tegaskan PBG di Pekanbaru Bisa Terbit dalam Hitungan Jam, Dorong Iklim Investasi Lebih Cepat

- Penulis

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru | Burkastop.com – Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Pekanbaru dalam menghadirkan pelayanan perizinan yang cepat, mudah, dan transparan sebagai upaya mendorong pertumbuhan investasi serta memperkuat perekonomian daerah.

Pernyataan tersebut disampaikan Agung pada Ahad (14/6/2026). Ia memastikan masyarakat maupun pelaku usaha tidak lagi dihadapkan pada proses pengurusan izin yang memakan waktu lama.

Menurutnya, Pemko Pekanbaru terus melakukan pembenahan sistem pelayanan publik agar berbagai jenis perizinan dapat diproses secara efisien. Salah satu di antaranya adalah Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang ditargetkan dapat diselesaikan hanya dalam hitungan jam apabila seluruh persyaratan telah dipenuhi.

“PBG bisa selesai dalam hitungan jam. Begitu juga dengan perizinan lainnya, termasuk yang berkaitan dengan sertifikasi halal dan berbagai kebutuhan perizinan usaha,” ujar Agung.

Ia menegaskan tidak boleh ada lagi praktik pelayanan yang berlarut-larut dalam proses perizinan di Kota Pekanbaru. Apabila masih ditemukan keterlambatan, pemerintah akan melakukan evaluasi untuk mengidentifikasi penyebabnya dan memperbaiki sistem pelayanan.

Baca Juga :  Pemkab Kampar Tandatangani Nota Kesepakatan dan Perjanjian Kerjasama Dengan STTD

“Di Pekanbaru tidak ada cerita mengurus izin lama. Jika masih ada proses yang berlarut-larut, tentu harus dievaluasi dan dicari penyebabnya agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih baik,” tegasnya.

Agung menilai kemudahan perizinan merupakan faktor penting dalam menciptakan iklim usaha yang sehat dan kompetitif. Dengan proses administrasi yang cepat dan transparan, investasi diharapkan meningkat, dunia usaha berkembang, dan peluang kerja bagi masyarakat semakin terbuka.

“Kemudahan perizinan merupakan bagian dari upaya menciptakan iklim usaha yang kondusif. Ini menjadi salah satu titik tumpu perekonomian Kota Pekanbaru untuk mendorong pertumbuhan usaha, meningkatkan investasi, dan pada akhirnya menyejahterakan masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, Agung berharap terjalin sinergi yang kuat antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah. Menurutnya, kolaborasi tersebut akan memperkuat upaya peningkatan pelayanan publik sekaligus memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan warga Kota Pekanbaru.***

Red

 

Berita Terkait

UPT Puskesmas Garuda Imbau Warga Waspadai Resiko Kabut Asap
Sungai Meranti Tinjauan Karhutla Bupati Kasmarni Turun langsung Padamkan Api
Pesan Perempuan Lewat MiChat, Pria di Pekanbaru Diduga Diperas dan Diancam di Kamar Hotel
GMNI Pekanbaru Kritik Keras Janji Kenaikan Pangkat untuk Penanganan Karhutla: Menuntaskan Tugas Bukan Prestasi Luar Biasa, Itu Kewajiban Negara
Pasutri di Bengkalis Diamankan Polisi, 3 Paket Ekstasi 5,25 Gram Disita
Pemkab Meranti Raih Penghargaan Mitra Kerja Kementerian Hukum 2026
Tegas Tapi Humanis: Kasatpol PP Kuansing Tertibkan Pedagang di Zona Merah “Ucapan Pedagang Kapan Berjualan Bebas”
Terima SK DPD GWI Riau, Kend Zai Resmi Pimpin DPC GWI Pekanbaru 2026-2029

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 09:20 WIB

UPT Puskesmas Garuda Imbau Warga Waspadai Resiko Kabut Asap

Selasa, 8 September 2026 - 19:13 WIB

Sungai Meranti Tinjauan Karhutla Bupati Kasmarni Turun langsung Padamkan Api

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:43 WIB

Pesan Perempuan Lewat MiChat, Pria di Pekanbaru Diduga Diperas dan Diancam di Kamar Hotel

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:47 WIB

GMNI Pekanbaru Kritik Keras Janji Kenaikan Pangkat untuk Penanganan Karhutla: Menuntaskan Tugas Bukan Prestasi Luar Biasa, Itu Kewajiban Negara

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:07 WIB

Pasutri di Bengkalis Diamankan Polisi, 3 Paket Ekstasi 5,25 Gram Disita

Berita Terbaru