Hasilkan Pemimpin Tidak Berkualitas, Ketum DPP PWDPI, M.Nurullah RS Ingatkan SGC Agar Tidak “Cawe-cawe” Pilkada Lampung

- Penulis

Senin, 15 April 2024 - 05:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Burkas top – jakarta- Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Pusat, Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (DPP PWDPI),M.Nurullah RS, Ingatkan Purwanti Lee, bos PT. Sugar Group Companies (SGC), agar tidak “Cawe-cawe” Pemilihan KEPALA Daerah serentak di Lampung Tahun 2024 ini.

Pasalnya, Kata Ketum DPP PWDPI, M.Nurullah RS, sudah menjadi rahasia umum setiap pelaksanaan pemilihan kepala daerah bos SGC diduga tidak sedikit mengeluarkan anggaran untuk mendukung jagonya maju dalam pilkada Lampung.

Eronisnya masih kata Ketum PWDPi, Nurullah jago-jago Perusahaan kebun tebu yang terpilih sebagai kepala daerah mulai dari mantan Gubernur Lampung Ridho hingga Gubernur sekarang, Arinal Djunaidi dinilai gagal bangun provinsi Lampung.

“Bukannya Lampung tambah maju malah menjadi sorotan dunia tahun lalu jika Lampung viral dengan infrastruktur jalan yang hampir mayoritas rusak parah. Bahkan Lampung viral karena jalan rusak. Ini menjadi presiden buruk bagi masyarakat provinsi Lampung,”tegas Ketum PWDPI, pada (15/4/2024).

Oleh karena itu, masih kata Ketum Nurullah, pada Pilkada Lampung yang dijadwalkan akan digelar secara serentak sesuai dengan tupoksi sosial kontrol, anggota PWDPI akan kawal pesta demokrasi di Lampung, agar tidak ada lagi para kaum kapitalis perusak demokrasi bermain politik uang di tanah kelahirannya.

Baca Juga :  WUJUDKAN WARGA BINAAN PRODUKTIF, LAPAS BENGKALIS BEKALI PELATIHAN PEMBUATAN ROTI

“Jika semua perusahaan yang ada di Lampung ikut Cawe-cawe berikan dana untuk pilkada maka akan rusak demokrasi kita. Sebab dengan ‘Cawe-cawe’ akan tercipta politik balas Budi dan terjadi praktek KKN, sehingga bannyak sumber keuangan yang seharusnya masuk di kas daerah melalui pajak akan sulit terpenuhi, karena tidak menutup kemungkinan besar akan bannyak perusahaan yang melakukan gemplang pajak,”ujarnya.

Ketum PWDPI menambahkan, Provinsi Lampung ini sangat kaya raya dengan Sumber Daya Alam (SDA), seperti dibidang perkebunan, kelautan, pertambangan, pertanian dan lain-lain.

“Jika dikelola dengan baik SDA Lampung bebas dari praktek korupsi maka masyarakat Lampung akan sejahtera. Konon kabarnya untuk beban Pajak PT.SGC saja Rp600 Miliar, yang semestinya berdasarkan sumber berita harus bayar Rp1 Triliun,”imbuhnya.

Menurut Ketum PWDPI, Nurullah, jika pajak negara ditertipkan untuk APBD provinsi Lampung bisa puluhan triliun tidak seperti saat ini hannya Rp8Triliun/tahun.

Oleh karena itu, kata Nurullah peran serta masyarakat dan semua kalangan untuk mengawal pilkada Lampung ini sangat dibutuhkan. Sebab rusaknya demokrasi akan berdampak besar pada perekonomian provinsi Lampung.(Tim, Andi putra)

Berita Terkait

Polisi Lacak Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Perusahaan Sawit Bengkalis
Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, PT Arara Abadi Salurkan Ribuan Masker ke Sekolah-sekolah
Tingkatkan Kinerja Fiskal, Suahasil Nazara Resmi Dilantik Menjadi Menteri Keuangan
UPT Puskesmas Garuda Imbau Warga Waspadai Resiko Kabut Asap
Sungai Meranti Tinjauan Karhutla Bupati Kasmarni Turun langsung Padamkan Api
Pesan Perempuan Lewat MiChat, Pria di Pekanbaru Diduga Diperas dan Diancam di Kamar Hotel
GMNI Pekanbaru Kritik Keras Janji Kenaikan Pangkat untuk Penanganan Karhutla: Menuntaskan Tugas Bukan Prestasi Luar Biasa, Itu Kewajiban Negara
Pasutri di Bengkalis Diamankan Polisi, 3 Paket Ekstasi 5,25 Gram Disita

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 13:11 WIB

Polisi Lacak Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Perusahaan Sawit Bengkalis

Rabu, 16 September 2026 - 12:41 WIB

Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, PT Arara Abadi Salurkan Ribuan Masker ke Sekolah-sekolah

Senin, 14 September 2026 - 19:32 WIB

Tingkatkan Kinerja Fiskal, Suahasil Nazara Resmi Dilantik Menjadi Menteri Keuangan

Rabu, 9 September 2026 - 09:20 WIB

UPT Puskesmas Garuda Imbau Warga Waspadai Resiko Kabut Asap

Selasa, 8 September 2026 - 19:13 WIB

Sungai Meranti Tinjauan Karhutla Bupati Kasmarni Turun langsung Padamkan Api

Berita Terbaru