Ina Openi Cs Diganjar 3 Laporan Polisi Di Wilkum Polres Madina

- Penulis

Selasa, 11 Juni 2024 - 00:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADINA | RADARGEP.COM – Peristiwa yang diberitakan media ini sebelumnya judul “Dugaan ancaman teror akan dibunuh, Sony: Mohon APH Segera Bertindak” terbitan tanggal 08 Juni 2024, kini peristiwa itu secara resmi telah dilaporkan ke Polisi.

Oknum Ina Openi alias AR bersama dua orang pelaku lain inisial SZ dan UC dilaporkan oleh Sony Lase, 44 tahun, atas dugaan tindak pidana pengancaman UU No 1 tahun 1946 tentang KUHP sebagaimana diatur dalam pasal 335 KUHP, Senin (10/06/2024).

Laporan itu diterima Kapolsek Muara Batang Gadis, AKP Budi Sihombing melalui personil SPKT dengan nomor STPL /B /21 /VI / 2024 /SPKT /POLSEK MUARA BATANG GADIS / POLRES MANDAILING NATAL / POLDA SUMATERA UTARA, tertanggal 10 Juni 2024 tertanda Aiptu Syahminan H Lubis .

Dengan laporan resmi ini, maka Ina Openi telah dilaporkan sebanyak 3 (tiga) berkas perkara sekaligus dengan rincian, 2 (dua) perkara di Polsek Muara Batang Gadis dan 1 (satu) di Polres Mandailing Natal.

Kini, tugas Polres Mandailing Natal dibawah komando AKBP Arie Sofandi Paloh SH SIK dan Kasat Reskrim AKP Muhammad Taufik Siregar SH untuk menuntaskan laporan yang menumpuk terkait oknum Ina Openi dkk.

Baca Juga :  Celaka Karena Rem Bermasalah, Konsumen PCX Tuntut Pertanggung Jawaban Honda

“Kita menunggu tindakan nyata dari Penyidik atas semua laporan kami ini, sekarang Ina Openi ini telah kami laporkan sebanyak 3 perkara ke Polisi,” ujar Sony selaku pelapor kepada Redaksi Media ini, Senin (10/06/2024) sekira pukul 15.23 WIB.

Sony menjelaskan, untuk 2 (dua) laporan terdahulu sedang dalam proses melengkapi saksi-saksi dan bukti yang dibutuhkan penyidik agar bisa masuk ke meja pengadilan.

“Berdasarkan SP2HP, kedua laporan kami terdahulu terkait Ina Openi ini sedang diproses Polisi,” jelasnya.

“Kami berharap pelaku segera ditetapkan sebagai tersangka dan ditangkap, karena terus mengulangi perbuatan yang sama termasuk oknum pimred dan LBH bernama Ermansyah,” ujar Sony mengakhiri.

Berdasarkan informasi yang diterima redaksi media ini, Sony akan menghadirkan saksi penerjemah bahasa Nias ke bahasa Indonesia ke hadapan Penyidik guna memperjelas arti kata-kata di dalam bukti video yang dia ajukan.

Selain itu, Sony selaku Korban juga akan menggandeng seorang pengacara ternama dari Pulau Nias untuk membantu mengungkap kasus Ina Openi Cs tersebut secara terang benderang hingga ke meja pengadilan.

Berita Terkait

Pesan Perempuan Lewat MiChat, Pria di Pekanbaru Diduga Diperas dan Diancam di Kamar Hotel
Diduga Hendak Konfirmasi Penyelewengan BBM, Mobil Wartawan Dirusak Massa di Kamang Baru
Pasutri di Bengkalis Diamankan Polisi, 3 Paket Ekstasi 5,25 Gram Disita
Tak Diberi Uang, Pria 21 Tahun Diduga Bacok Ayah Kandung di Percut Sei Tuan
Dua Anak Muda di Medan Ditangkap Diduga Edarkan Ekstasi, Polisi Buru Pemasok
Viral! Jukir Tanpa Identitas Diduga Paksa Pemotor Bayar Parkir di Pangkalan Kerinci
Anak 10 Tahun Tewas Terlindas Truk Tronton di Simpang Cemara Medan, Sopir Diamankan Polisi
Diajak Makan, Wanita 20 Tahun Diduga Diperkosa di Pos Polisi Kehutanan Kawasan TWA Dumai

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:43 WIB

Pesan Perempuan Lewat MiChat, Pria di Pekanbaru Diduga Diperas dan Diancam di Kamar Hotel

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:13 WIB

Diduga Hendak Konfirmasi Penyelewengan BBM, Mobil Wartawan Dirusak Massa di Kamang Baru

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:07 WIB

Pasutri di Bengkalis Diamankan Polisi, 3 Paket Ekstasi 5,25 Gram Disita

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Tak Diberi Uang, Pria 21 Tahun Diduga Bacok Ayah Kandung di Percut Sei Tuan

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:15 WIB

Dua Anak Muda di Medan Ditangkap Diduga Edarkan Ekstasi, Polisi Buru Pemasok

Berita Terbaru