Pulih dari Dalam, Hypnotherapy sebagai Harapan Baru Rehabilitasi Sosial di Rutan Kelas I Medan

- Penulis

Sabtu, 31 Januari 2026 - 09:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BURKAS,TOP, MEDAN | — Program rehabilitasi berbasis hipnoterapi di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan bukanlah hal baru. Metode ini telah dijalankan secara berkelanjutan dalam beberapa waktu terakhir dan terbukti memberikan dampak positif bagi kesehatan mental serta perubahan perilaku warga binaan.
Hipnoterapi menjadi bagian dari program pembinaan kepribadian yang secara rutin dilaksanakan Rutan Kelas I Medan sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan proses rehabilitasi yang menyeluruh. Jumat (30/1/2026).

Dengan menghadirkan Taufik Cht, CI, sebagai pemateri utama. Ia merupakan praktisi hipnoterapi sekaligus Sekretaris Layanan Rehabilitasi Narkoba LRPPN Bhayangkara Indonesia, serta hipnoterapis bersertifikat dari LKP Indonesia Hypnosis Centre (IHC).

Kegiatan tersebut diikuti oleh sejumlah warga binaan yang dinilai membutuhkan pendampingan psikologis, khususnya dalam mengatasi stres, kecemasan, serta perilaku adiktif. Dalam pemaparannya, Taufik Cht, CI menjelaskan bahwa hipnoterapi merupakan metode terapi berbasis komunikasi bawah sadar yang efektif untuk membantu individu melakukan perubahan perilaku secara bertahap dan berkelanjutan.

Dalam edukasinya, Taufik menyampaikan bahwa hypnotherapy tidak sekadar teknik relaksasi, tetapi pendekatan ilmiah yang dapat membantu individu menemukan kekuatan dalam dirinya untuk berubah. “Hypnotherapy adalah jembatan antara pikiran dan perubahan perilaku. Dengan metode ini, para warga binaan tidak hanya diajak sadar, tapi juga diarahkan untuk menentukan masa depan yang lebih positif,” ujar Taufik.

Kepala Rutan Kelas I Medan, Andi Surya menyampaikan bahwa penggunaan hipnoterapi merupakan langkah progresif dalam sistem pemasyarakatan. Metode ini dinilai mampu menyentuh aspek psikologis terdalam warga binaan, sehingga dapat menumbuhkan kesadaran diri, memperkuat motivasi untuk berubah, serta mempersiapkan mereka kembali ke tengah masyarakat dengan kondisi mental yang lebih sehat.

Baca Juga :  Persiapkan WBK, Karutan Coffee Morning Bersama Staff Sharing Knowledge

“Rehabilitasi tidak hanya berfokus pada fisik, tetapi juga pada kesehatan mental dan spiritual. Melalui hipnoterapi, kami berharap warga binaan mampu memperbaiki pola pikir dan mengendalikan emosi mereka dengan lebih baik,” ujar Kepala Rutan.

Selama sesi berlangsung, warga binaan dibimbing untuk memasuki kondisi relaksasi mendalam, kemudian diberikan sugesti-sugesti positif yang bertujuan membangun kepercayaan diri, mengurangi perilaku negatif, serta menanamkan nilai tanggung jawab dan kesadaran diri.

Para peserta menyambut baik program ini dan mengaku merasakan manfaat nyata, seperti pikiran yang lebih tenang, emosi yang lebih stabil, serta munculnya semangat untuk menjalani kehidupan yang lebih baik di masa depan.

Melalui program rehabilitasi berbasis hipnoterapi ini, Rutan Kelas I Medan berharap dapat mencetak warga binaan yang tidak hanya patuh terhadap hukum, tetapi juga memiliki kesiapan mental, moral, dan sosial untuk berintegrasi kembali dengan masyarakat setelah masa pidana berakhir.

#pemasyarakatanpastibermanfaat
#pemasyarakatansumut
#kemenimipas
#ditjenpas #rutankelas1medan
#pemasyarakatan
#infoimipas
#rutanmedan
#rutan1medan

RAGUSTA BERSERI
BERSIH, SEHAT, RAPI DAN INDAH

(Red/M Taufik

Berita Terkait

Tim Jatanras Polres Asahan Amankan Empat Terduga Pelaku Pencurian, Kerugian Korban Capai Rp30 Juta
Polres Karo Gerebek Lokasi Diduga Sarang Narkoba di Berastagi, Tujuh Orang Positif Metamfetamina
Polda Sumut Gerebek Sarang Narkoba di Percut Sei Tuan, 27 Orang Positif dan 2 Diduga Pengedar
DPRD Binjai Apresiasi Gerak Cepat Kapolres AKBP R. Bimo Moernanda, GSN Bongkar Sarang Narkoba di Binjai Utara
Gadis 17 Tahun di Kampar Diduga Dirudapaksa Tiga Pemuda, Satu Pelaku Ditangkap
Siswi SMP 14 Tahun Dibawa Kabur ke Tambang, Ngaku Sudah Di Nodai 24 Kali Selama Seminggu, Polisi Tangkap Pria 31 Tahun
Miris! LPAI Riau Ungkap Kasus Inses Ayah dan Anak, Pelaku Kekerasan Seksual Kerap Orang Terdekat
Pesan Perempuan Lewat MiChat, Pria di Pekanbaru Diduga Diperas dan Diancam di Kamar Hotel

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:48 WIB

Tim Jatanras Polres Asahan Amankan Empat Terduga Pelaku Pencurian, Kerugian Korban Capai Rp30 Juta

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:08 WIB

Polres Karo Gerebek Lokasi Diduga Sarang Narkoba di Berastagi, Tujuh Orang Positif Metamfetamina

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Polda Sumut Gerebek Sarang Narkoba di Percut Sei Tuan, 27 Orang Positif dan 2 Diduga Pengedar

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:50 WIB

DPRD Binjai Apresiasi Gerak Cepat Kapolres AKBP R. Bimo Moernanda, GSN Bongkar Sarang Narkoba di Binjai Utara

Senin, 28 September 2026 - 13:28 WIB

Gadis 17 Tahun di Kampar Diduga Dirudapaksa Tiga Pemuda, Satu Pelaku Ditangkap

Berita Terbaru