Burkas top —SELATPANJANG – Seluruh pegawai Lapas Selatpanjang bersama Personel Koramil 02 / Tebing Tinggi melaksanan Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Dalam Rangka Peningkatan Kewaspadaan, Senin (11/11).
Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan ini yaitu melaksanakan Razia Blok Hunian dengan tujuan untuk meningkatkan kewaspadaan seluruh petugas baik pengamanan maupun staf dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban di Lapas Selatpanjang.
Di Kegiatan ini, yang bertindak sebagai Pembina Apel Ka. KPLP Lapas Selatpanjang, Syofri Mulyadi. Dalam amanatnya, Kalapas yang diwakili Ka. KPLP sebagai pembina apel menyampaikan kepada seluruh petugas untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga ketertiban, selain itu juga meningkatkan peran unit intelijen Pemasyarakatan di Lapas Selatpanjang sebagai bentuk deteksi dini.
Kegiatan dilanjutkan dengan razia bersama Petugas Lapas Selatpanjang serta Personel Koramil 02 / Tebing Tinggi di kamar hunian WBP dengan tujuan untuk mencegah peredaran Handphone, Praktek Pungli, Peredaran Narkotika (Halinar) dan Peredaran barang terlarang lainnya.
Baca Juga : Bupati Rohil Afrizal Sintong mengajak masyarakat Kepenghuluan Labuhan Tangga Besar untuk mensukseskan Pemilu yang akan diselenggarakan pada hari Rabu 14 Februari 2024. Hal tersebut disampaikan Bupati pada kegiatan penyerahan bantuan sembako untuk warga terdampak banjir di tiga RT Kepenghuluan Labuhan Tangga Besar Kecamatan Bangko, Rohil, Provinsi Riau, Senin (12/02/2024). Banjir yang melanda daerah Rohil dikatakan Bupati sangat besar dan meluas hingga ke 11 Kecamatan. Ada sekitar 42.000 KK yang terdampak banjir. Namun bantuan untuk warga yang terdampak banjir belum semua bisa tersalurkan, ada sekitar 18.000 KK lagi." Banjir tahun ini yang melanda Rohil cukup besar, mengakibatkan 42.000 KK terdampak banjir. Kemarin sebagian besar bantuan itu sudah tersalurkan, jadi ada sekitar 18.000 KK lagi yang belum tersalurkan. Karena cukup banyak jadi dibagikan bertahap. Kemarin ada beberapa kecamatan yang bantuannya di dahulukan karena mereka sudah mengungsi dan wilayahnya terdampak banjir 100 persen. Walaupun saat ini banjir sudah mulai menyusut namun bantuan bagi warga yang sudah terdata akan tetap disalurkan karena ini merupakan bentuk kepedulian kami dari Pemerintah Daerah kepada warga," ujarnya. Adapun bantuan sembako yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati sebanyak 42 paket, dari dinas Sosial bagi warga terdampak banjir di RT 9, RT 17 dan RT 19 Kepenghuluan Labuhan Tangga Besar Kecamatan Bangko. Bupati Rohil juga menyampaikan bahwa saat ini Rohil akan melaksanakan pemilihan umum (Pemilu) dan masih ada daerah yang lokasi TPS nya terendam banjir. Diharapkannya RT, RW serta Datuk Penghulu untuk berperan aktif mensukseskan Pemilu. Jika ada lokasi TPS yang terendam banjir agar segera memindahkan lokasinya ketempat yang aman untuk pemilihan." Jika ada lokasi TPS yang terendam banjir segera pindahkan ke tempat aman. Diharapkan RT, RW serta Datuk Penghulu Labuhan Tangga Besar dapat mengajak masyarakatnya mensukseskan Pemilu. Berikan masyarakat itu arahan dan tata cara memilih agar tidak salah dalam mencoblos kertas suara karena jumlah kertasnya ada 5 dari mulai Presiden sampai DPRD Kabupaten. Saya berharap partisipasi pemilih di Kabupaten Rokan Hilir meningkat, kalau bisa mencapai 99 persen. Sekali lagi saya sampaikan agar RT dan RW dapat mengajak warganya untuk memilih , jangan sampai tidak memilih," harapnya. Acara ini juga dihadiri oleh Sekdakab Rohil Fauzi Efrizal, Asisten II Ali Aspar, Asisten III Rahmatul Zamri, Para Kepala OPD, Ketua TP PKK Ny.Saninar Afrizal, Ketua DWP Rohil LinaYunita Fauzi, Staf Ahli, Plt Camat Bangko Iswandi , Pj. Penghulu Labuhan Tangga Besar Hendri Syahril, BPKep, Kadus, RT, RW dan masyarakat penerima bantuan.
Selanjutnya wbp diminta keluar kamar hunian sesuai dengan SOP yang berlaku guna diperiksa badan dan barang bawaan nya, lalu wbp dikumpulkan guna mendapat pengarahan dari Ka. KPLP, Kasi Adm. Kamtib dan Personel Koramil 02 / Tebing Tinggi.
Petugas menyisir kamar hunian mulai dari lemari, tempat tidur, hingga barang milik wbp. Lalu setelah kegiatan selesai wbp dimasukkan kembali kedalam kamar hunian. Pada kegiatan ini Lapas Selatpanjang *tetap Zero HP dan Narkoba*, pada kegiatan ini petugas hanya menemukan barang-barang yang dilarang berada di blok hunian seperti botol kaca, tali, hanger besi dan sendok besi.
(Andi putra)