BURKAS.TOP, SIMALUNGUN | – Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pelabuhan Atsari, Parapat, guna memastikan keselamatan pelayaran menyusul lonjakan wisatawan sebesar 40 persen, Jumat (19/3).
Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba menjelaskan, pengecekan ini dilakukan untuk memastikan prosedur keselamatan penyeberangan dipatuhi di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat selama masa libur Idulfitri 1447 H.
Fokus pada Alat Keselamatan
Dalam tinjauan tersebut, Kapolres memberikan instruksi khusus kepada pengelola pelabuhan dan nakhoda untuk memeriksa kelayakan alat keselamatan utama.
Kondisi Fisik: Memastikan life jacket (jaket pelampung) dan life buoy (pelampung lingkaran) tidak sobek atau bocor.
Ketersediaan: Jumlah alat keselamatan harus sesuai dengan jumlah penumpang di atas kapal.
“Kapolres menekankan agar aspek keselamatan tidak ditawar. Jangan sampai ada alat keselamatan yang rusak tetap digunakan karena itu taruhannya adalah nyawa penumpang,” ujar AKP Verry saat dikonfirmasi, Sabtu (21/3) sore.
Larangan Muatan Berlebih (Overload)
Selain alat keselamatan, pihak kepolisian memberikan peringatan keras terkait kapasitas muatan. Kapal motor yang beroperasi di Pelabuhan Atsari—yang juga mengangkut kendaraan roda dua—dilarang keras membawa penumpang atau barang melebihi kapasitas yang ditentukan.
“Muatan berlebih sangat berbahaya bagi stabilitas kapal, terutama saat menghadapi cuaca buruk di perairan Danau Toba,” tambah Verry.
Optimalisasi Pelayanan dan Keamanan
Untuk memastikan kelancaran arus penyeberangan menuju Kabupaten Samosir, Kapolres juga mengecek ketersediaan jadwal keberangkatan di loket tiket agar tidak terjadi penumpukan penumpang yang berkepanjangan.
Masyarakat dan wisatawan diimbau untuk proaktif melaporkan gangguan keamanan atau keadaan darurat melalui Call Center Polri 110 yang beroperasi 24 jam.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Toba 2026. Hingga saat ini, situasi di Pelabuhan Atsari terpantau kondusif meski arus wisatawan dari domestik maupun mancanegara terus mengalir signifikan.
(**/M Taufik)

















