Tegas Tapi Humanis: Kasatpol PP Kuansing Tertibkan Pedagang di Zona Merah “Ucapan Pedagang Kapan Berjualan Bebas”

- Penulis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUANTAN SINGINGI | BURKAS.TOP – Di tengah teriknya matahari siang, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP-PKP) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Rio Kasyterwandra, S.Sos., M.M. turun langsung ke lapangan bersama tim anggota.

Turun kelapangan bukan untuk menindak dan mematikan rezeki pedagang, tapi untuk menegur dengan cara yang harmonis dan diarahkan. Sehingga para pedagang di Pusat taman jalur yang baru dibangun yang terkesan melanggar aturan sudah diarahkan ketempat yang telah ditentukan dan strategis.

Pantauan di arena Pusat Taman Jalur Tepian Narosa, Sabtu (20/08/2026), sejumlah pedagang masih terlihat menggelar dagangan di area yang sudah ditetapkan sebagai zona steril. Penataan lokasi sudah dilakukan Pemkab demi kelancaran Event Nasional Pacu Jalur.

Dengan sikap persuasif, Kasatpol PP menghampiri para pedagang satu per satu. Teguran disampaikan dengan bahasa yang baik dan penuh pengertian. Respon pedagang pun positif dan diindahkan.

“Di Pusat Taman Jalur Tidak Bisa, Karena Ini Aset Kita”

Momen menarik terjadi saat seorang pedagang dari luar daerah bertanya singkat kepada Rio Kasyterwandra: “Pak, kapan bisa berjualan bebas di Taman Jalur..?”

Baca Juga :  Puncak Musim Hujan, Pemko Pekanbaru Normalisasi Sungai dan Parit

Jawaban Kasatpol PP tegas namun bijak.

“Di Pusat Taman Jalur tidak akan bisa. Karena ada aset yang kita jaga. Ada taman bunga, rumput dan fasilitas lain yang baru saja kita bangun. Ini untuk kepentingan kita semua. Kita sesama masyarakat harus saling mengerti,” ujarnya.

Pernyataan itu langsung dipahami para pedagang. Tidak ada adu mulut, tidak ada keributan. Hanya komunikasi dua arah antara penegak Perda dengan masyarakat.

Tertib Demi Nama Baik Kuansing

Penertiban ini bukan untuk mematikan rezeki pedagang. Pemkab Kuansing justru sudah menyiapkan zona khusus bagi UMKM, terutama masyarakat tempatan maupun masyarakat luar daerah.

Langkah ini dilakukan agar Pacu Jalur berjalan tertib, nyaman, dan indah dipandang tamu nasional dan wisatawan. Jangan sampai karena segelintir pedagang yang memaksa berjualan di zona merah, wajah Kuansing jadi buruk.

“Kami tidak anti pedagang. Kami hanya menjaga agar aturan ditaati, aset daerah terpelihara, dan event berjalan lancar. Mari sama-sama jaga Kuansing saling membahu dan saling mendukung,” tegas Rio Kasyterwandra.

(*/Redaksi)

Berita Terkait

Proyek Sekolah Rakyat di Kuansing Belum Rampung, Publik Pertanyakan Status Adendum dan Denda Keterlambatan
Gadis 17 Tahun di Kampar Diduga Dirudapaksa Tiga Pemuda, Satu Pelaku Ditangkap
Siswi SMP 14 Tahun Dibawa Kabur ke Tambang, Ngaku Sudah Di Nodai 24 Kali Selama Seminggu, Polisi Tangkap Pria 31 Tahun
Miris! LPAI Riau Ungkap Kasus Inses Ayah dan Anak, Pelaku Kekerasan Seksual Kerap Orang Terdekat
Bupati Bengkalis Instruksikan Penyelesaian Persoalan Lahan Masyarakat Rupat
Polisi Lacak Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Perusahaan Sawit Bengkalis
Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, PT Arara Abadi Salurkan Ribuan Masker ke Sekolah-sekolah
Tingkatkan Kinerja Fiskal, Suahasil Nazara Resmi Dilantik Menjadi Menteri Keuangan

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Proyek Sekolah Rakyat di Kuansing Belum Rampung, Publik Pertanyakan Status Adendum dan Denda Keterlambatan

Senin, 28 September 2026 - 13:28 WIB

Gadis 17 Tahun di Kampar Diduga Dirudapaksa Tiga Pemuda, Satu Pelaku Ditangkap

Kamis, 24 September 2026 - 23:24 WIB

Siswi SMP 14 Tahun Dibawa Kabur ke Tambang, Ngaku Sudah Di Nodai 24 Kali Selama Seminggu, Polisi Tangkap Pria 31 Tahun

Rabu, 23 September 2026 - 23:04 WIB

Miris! LPAI Riau Ungkap Kasus Inses Ayah dan Anak, Pelaku Kekerasan Seksual Kerap Orang Terdekat

Selasa, 22 September 2026 - 11:08 WIB

Bupati Bengkalis Instruksikan Penyelesaian Persoalan Lahan Masyarakat Rupat

Berita Terbaru