Diduga Hina Profesi Seorang wartawan Didumai, Dengan mengatan Semua Wartawan ” Baruak ” Anda harus bertanggung jawab dengan apa yang anda perbuat.

- Penulis

Sabtu, 22 Juni 2024 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Burkas top — Pekanbaru — Dumai,Miris dan sadis seorang oknum wartawan nama Armen yang mengaku sebagai pengelola gudang penampungan minyak Crude Palm Oil (CPO) ilegal di Dumai juga mengaku sebagai oknum wartawan yang tergabung dalam organisasi wartawan PWI.

Kepada awak media ini via Whatsapp, Kamis, (20/6/24), Armen dengan terang-terangan mengaku memback up kegiatan diduga ilegal gudang penampungan CPO.

“Semua kegiatan CPO ini saya yang Back Up, kalian mau apa, naikkan saja beritanya, nanti saya kasih uang sebesar 20 ribu rupiah per media,” ujar dia sembari tertawa, dan terkesan meremehkan profesi wartawan.

Dia juga menyinggung bahwa media yang menaikkan berita itu media kecil. “Jangankan kamu, wartawan dumai saja belum ada apa- apanya, saya anggap itu media bodong atau abal-abal,” kata dia kepada awak media ini. Selain itu, dia juga terkesan menantang dengan mengatakan jika kurang foto-fotonya aman saya dikirimkan lagi untuk pemberitaan selanjutnya.

Baca Juga :  Pastikan Logistik Aman di PPK,Kapolres Siak lakukan Monitoring dan Pengecekan Ke Kecamatan

“Kalau kurang puas, silahkan minta juga statemen Ketua PWI, jika perlu sampai ke atas langit minta statemen,” kata dia lagi. Dia juga mengucapkan terima kasih sudah membesarkan namanya. “Kalau mau foto saya yang baru, saya kirimkan, dan tolong juga dimuat statemen saya ini,” tandasnya.

Terpisah, Kapolres Dumai, AKBP Dhivan Oktavianton saat dikonfirmasi terkait dengan gudang penampungan CPO yang diduga ilegal dan telah viral melalui via WhatsApp, meskipun pesan konfirmasi sudah centang biru (sudah dibaca, red) namun enggan memberikan tanggapan.

Hingga berita ini diterbitkan, Kapolres Dumai belum memberikan tanggapan.(Tim ,Red )

Berita Terkait

Kematian Warga di Galian C Diduga Ilegal: Publik Tuding Polsek Kulim Biarkan Pelaku Bebas, Alat Berat Tak Diamankan.
Karateka Nias Selatan Sabet 1 Emas dan 4 Perak di Kejuaraan Piala Kadispora Sumut
Dunia Bukan Tempat Selamanya Kesabaran Kunci Keimanan’: Ubah Mindset Kebahagiaan Hidup
Mengingat Kehidupan Dunia Jalin Keperdulian Sholat Anak Sejak Dini
PBVSI Nias Selatan Gelar Turnamen Bola Voli Tingkat SMA/SMK se-Kabupaten Tahun 2026
Bupati Kampar Hadiri Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II DPR RI di IPDN Bersama Alumni IPDN dan APDN
Wakil Bupati Kampar Ikuti High Level Meeting TPID se-Provinsi Riau
Bupati Kampar Lantik Penjabat Kepala Desa Persiapan Tanjung Jaya

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:26 WIB

Kematian Warga di Galian C Diduga Ilegal: Publik Tuding Polsek Kulim Biarkan Pelaku Bebas, Alat Berat Tak Diamankan.

Sabtu, 18 April 2026 - 12:38 WIB

Karateka Nias Selatan Sabet 1 Emas dan 4 Perak di Kejuaraan Piala Kadispora Sumut

Senin, 13 April 2026 - 09:58 WIB

Dunia Bukan Tempat Selamanya Kesabaran Kunci Keimanan’: Ubah Mindset Kebahagiaan Hidup

Senin, 6 April 2026 - 09:32 WIB

Mengingat Kehidupan Dunia Jalin Keperdulian Sholat Anak Sejak Dini

Jumat, 3 April 2026 - 11:00 WIB

PBVSI Nias Selatan Gelar Turnamen Bola Voli Tingkat SMA/SMK se-Kabupaten Tahun 2026

Berita Terbaru