Bersama Para Buruh, Putra Ketum PWDPI Ikut Unjuk Rasa Tuntut Cabut UU Cipta Kerja*

- Penulis

Rabu, 1 Mei 2024 - 10:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Burkas top —-  Lampung — Memperingati hari buruh internasional atau May Day, ratusan massa melakukan aksi unjuk rasa di Tugu Adipura, Bandar Lampung, Rabu (1/5/2024).

Tak hanya di Tugu Adipura, ratusan massa juga melakukan aksi unjuk rasa di depan DPRD Provinsi Lampung.

Adapun tuntutan para aksi unjuk rasa yakni cabut UU Cipta Kerja beserta PP turunannya, tolak politik upah murah, tegakkan perlindungan buruh migran yang adil gender.

Ditempat yang sama hadir dalam aksi unjuk rasa, Putra Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Pusat, Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia ( DPP PWDPI), M.Nurullah Roni Salim yakni, Ahmad Fauzun Arrasyid yang saat ini sedang duduk di bangku kuliah Perguruan Tinggi Malahayati Lampung, Fakultas Hukum Pidana.

Fauzan Panggilan akrab Fauzan Arrasyid Nurwansyah saat dikonfirmasi mengatakan, kehadirannya beserta mahasiswa lainnya tidak lain dalam rangka ikut partisipasi melakukan aksi damai memperjuangkan nasip para buruh.

Dia juga menjelaskan, Tuntunan para aksi unjuk rasa yakni meminta agar pemerintah mencabut UU Cipta Kerja beserta PP turunannya, tolak politik upah murah, tegakkan perlindungan buruh migran yang adil gender.

Baca Juga :  SATGAS PREEMTIF OPS ZEBRA LK - 2024 SAMPAIKAN PESAN EDUKASI KEPADA PENGUNJUNG CFD PEKANBARU*

“Kemudian, ratifikasi konvensi ILO 190, stop union busting, sahkan RUU PRT, cabut UU no 1 tahun 2023 tentang KUHP, cabut UU ASN, wujudkan pendidikan gratis, ilmiah dan demokratis, wujudkan reforma agraria sejati, hentikan represifitas dan kriminilasi terhadap gerakan rakyat, serta tuntaskan pelanggaran HAM,” tegas Putra Pertama Ketum DPP PWDPI.

Fauzan juga mengatakan Kegiatan hari ini adalah memperingati May Day 2024 di Provinsi Lampung dan kami di sini bergerak dengan kawan kawan mahasiswa dan buruh lainnya,” katanya.

Fauzan mengatakan aksi unjuk rasa kali ini bukan hanya menyampaikan aspirasi. Menurutnya, pihaknya juga menggelar bakti sosial.

“Kami sudah mulai bergeser, kami ada kegiatan-kegiatan yang bermanfaat, salah satunya konsultasi hukum gratis, konsultasi kesehatan gratis, ada pembagian baju layak pakai yang nanti kita bagikan kepada yang membutuhkan,”ujarnya.(Tim/ Red Andi putra )

Berita Terkait

Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, PT Arara Abadi Salurkan Ribuan Masker ke Sekolah-sekolah
PB Orahua Juara Kelas I C, Boy Lase-Hengky Zebua Tampil Gemilang
Sambut HUT ke-81 RI, Sat polairud Polres Langkat Bagikan Bendera Merah Putih kepada Nelayan
Pelantikan Pengurus Forwaka Belawan, Komitmen Lahirkan Pers Berintegritas
Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Resmi Dibuka, Ribuan Pengunjung Padati Berastagi
Guntur Sahputra Kembali Terpilih Secara Aklamasi Pimpin PAC Pemuda Pancasila Medan Denai Periode 2026-2029
Mahasiswa KBM Fakultas Hukum UNILAK Akhiri Pengabdian di Desa Paluh, Tinggalkan Jejak Edukasi Hukum dan Aksi Sosial. 
Mahasiswa KBM Kelompok 4 Fakultas Hukum UNILAK Wujudkan Pengabdian Nyata melalui Edukasi Hukum dan Aksi Sosial di Desa Paluh

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 12:41 WIB

Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, PT Arara Abadi Salurkan Ribuan Masker ke Sekolah-sekolah

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:43 WIB

PB Orahua Juara Kelas I C, Boy Lase-Hengky Zebua Tampil Gemilang

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:26 WIB

Sambut HUT ke-81 RI, Sat polairud Polres Langkat Bagikan Bendera Merah Putih kepada Nelayan

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:14 WIB

Pelantikan Pengurus Forwaka Belawan, Komitmen Lahirkan Pers Berintegritas

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:04 WIB

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Resmi Dibuka, Ribuan Pengunjung Padati Berastagi

Berita Terbaru