Dugaan Penganiayaan Anak, Keluarga Meminta Polisi Mengamankan Pelaku

- Penulis

Rabu, 25 September 2024 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Illustrasi Kekerasan Pada Anak

Foto : Illustrasi Kekerasan Pada Anak

BURKAS.TOP, MADINA |– Pelaku dugaan penganiayaan dan pengeroyokan anak di Desa Pasar Singkuang Satu, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal – Sumut, masih berkeliaran.

Satu bulan lebih sejak kasus itu bergulir di Polres Mandailing Natal (Madina), hingga kini belum tersangka. Hal itu diketahui dari Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) pertama yang  diterbitkan penyidik Polres Madina, Selasa (24/09/2024).

Dalam SP2HP, dijelaskan Polres Madina telah mengeluarkan Surat Perintah Penyelidikan terkait perkara  itu pada tanggal 21 Agustus 2024 dan telah memerisa 4 orang saksi Korban.

Selain itu, Penyidik juga telah mengirimkan Surat Undangan Permintaan Keterangan kepada terlapor inisial MH dan AN alias Ina Openi, Kamis (12/09/2024). Namun, kedua terlapor yang diduga sebagai pelaku disebut tidak hadir tanpa alasan.

Terkait hal itu, Sony selaku Ayah dari Korban mengapresiasi proses hukum dari Polres Madina. Pada kesempatan itu, Sony meminta kepada Aparat Penegak Hukum untuk mengamankan Pelaku.

“Harapan kami, pak Polisi segera mengamankan para pelaku agar tidak melarikan diri,” ujar Sony kepada Redaksi media ini, Selasa (24/09/2024) sekira pukul 14.05 WIB.

Permintaan Sony cukup beralasan, menurutnya salah satu dari terlapor Ina Openi dikabarkan telah “melarikan diri” dan pindah dari Desa Singkuang Satu. Selain itu, ada isu bahwa MH juga akan pindah rumah.

Lanjutnya, akibat perbuatan para pelaku, Putrinya inisial SY menjadi penakut dan tidak berani pergi ke Sekolah.

“Mulai pada tanggal 14/8/2024, sejak terjadi kekerasan itu, Putri saya tidak berani pergi ke Sekolah dan langsung berhenti karena trauma,” jelasnya.

Menurutnya, ketakutan Korban semakin parah dengan ada beberapa aksi susulan dari kelompok pihak terlapor yang terus mengintimidasi dan memprovokasi.

Bahkan, aksi provokasi dan intimidasi pihak pelaku tersebut berujung terjadi dugaan tindak pindana penganiayaan baru terhadap Adik Kandung Korban inisial JS (12) di halaman rumah terlapor MH alias Ama Fitri, Kamis (14/09/2024) malam. Kasus itu juga telah dilaporkan secara resmi di Polres Madina.

Baca Juga :  Ketua Bhayangkari Cabang Langkat Salurkan Bantuan untuk Pengungsi Banjir di Hinai

Untuk diketahui, sesuai pemberitaan media ini sebelumnya, diduga karena lambat proses penegakan hukum, pertikaian warga di Desa Pasar Singkuang I Kecamatan Muara Batang Gadis Kabupaten Mandailing Natal terus terulang.

Pertikaian yang melibatkan Sony Tehe Lase alias Sony (44) dan AN alias Ina Openi dkk terus terjadi, baik secara fisik maupun secara ancaman kata-kata diwarnai kata umpatan kotor.

Aksi saling melapor di Kantor Polisi pun terus terjadi dan perkara terus bertambah. Namun, sayangnya tak ada satupun dari laporan tersebut yang berhasil ditetapkan tersangka dan tidak ada juga yang di SP3-kan oleh pihak Kepolisian.

Sejak 5 bulan terakhir, terkait Ina Openi Cs setidaknya ada empat perkara yang telah dilaporkan oleh Sony di wilayah hukum Polres Madina (Mandailing Natal), ditambah satu laporan terbaru terkait penganiayaan anak di bawah umur diduga dilakukan oleh Ina Openi Cs. Sementara itu, ada satu laporan tandingan yang ditujukan kepada Sony oleh Ina Openi.

Terbaru, aksi penyerangan terjadi di rumah kediaman Sony yang diduga juga dilakukan Ina Openi Cs pada hari Rabu malam (14/08/2024) sekira pukul 19.30 WIB.

Dalam penyerangan itu, Ina Openi Cs diduga “menghujani” rumah Sony dengan sejumlah bongkahan batu disaksikan seluruh penghuni rumah dan tetangga korban.

Akibatnya, seorang anak di bawah umur inisial MY (14) yang sedang berada di dalam rumah terkena lemparan batu di bagian punggung dan di bagian paha. Selain itu, seorang tetangga Korban inisial Lafau (30) juga tak luput menjadi sasaran lemparan batu para pelaku, akibatnya menyebabkan luka di bagian kaki Korban dan mengeluarkan darah segar.

Berdasarkan keterangan Sony yang dihubungi redaksi media ini, aksi brutal itu diduga berkaitan dengan permasalahan hukum yang telah dilaporkan ke Aparat Penegak Hukum dan sedang berproses di Polres Madina. *JK.

Berita Terkait

Kapolres Langkat Jadi Pembina Upacara di SMA N 1 Stabat, Berikan Motivasi dan Edukasi Kamtibmas kepada Pelajar
Gunung Sinabung Erupsi, Polda Sumut Siagakan 100 Personel Brimob dan Peralatan Pendukung
Kapolres Binjai Berikan Penghargaan Dan Apresiasi Terhadap Personel Yang Berprestasi
Satresnarkoba Polres Binjai Tangkap Dua Orang Pria Saat Edarkan Narkoba Di Binjai Barat
19 Motor Knalpot Brong Diamankan di Medan, Satlantas Polrestabes Medan Temukan Pelanggar Bonceng Tiga
100 Butir Diduga Ekstasi Diamankan, Sat Res Narkoba Polres Langkat Tangkap Pria 49 Tahun
Dapat Laporan Warga, Satresnarkoba Polres Langkat Sisir Lokasi Diduga Jadi Tempat Penyalahgunaan Narkoba
Pesan Perempuan Lewat MiChat, Pria di Pekanbaru Diduga Diperas dan Diancam di Kamar Hotel

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 09:38 WIB

Kapolres Langkat Jadi Pembina Upacara di SMA N 1 Stabat, Berikan Motivasi dan Edukasi Kamtibmas kepada Pelajar

Selasa, 1 September 2026 - 09:26 WIB

Gunung Sinabung Erupsi, Polda Sumut Siagakan 100 Personel Brimob dan Peralatan Pendukung

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:22 WIB

Kapolres Binjai Berikan Penghargaan Dan Apresiasi Terhadap Personel Yang Berprestasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:18 WIB

Satresnarkoba Polres Binjai Tangkap Dua Orang Pria Saat Edarkan Narkoba Di Binjai Barat

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:14 WIB

19 Motor Knalpot Brong Diamankan di Medan, Satlantas Polrestabes Medan Temukan Pelanggar Bonceng Tiga

Berita Terbaru