Keberadaan Truk Pengangkut BBM Ilegal Diduga Milik Inisial ” P ” Yang Mengalami Kecelakaan Tunggal “Kapolsek” Pangkalan Kuras Bungkam Saat Di Komfirmasi

- Penulis

Jumat, 15 November 2024 - 08:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan :  Mengalami Kecelakaan Tunggal “Kapolsek” Pangkalan Kuras Bungkam Saat Di Komfirmasi

Burkas top –Pelalawan — Suarabhayangkara ||
Satu unit pengangkut BBM ilegal dengan Nopol BM 9431 NU asal Palembang mengalami kecelakaan tunggal diduga sopir mengantuk sehingga membuat truk tersebut terbalik tepat nya di jalan lintas timur,. depan SPBU desa dundangan kecamatan Pangkalan kuras kabupaten Pelalawan Riau Selasa 12/10/2024.

Hasil penelusuran awak media truk pengangkut BBM ilegal asal Palembang diduga milik inisial “P ” yang mengalami kecelakaan tunggal tidak di temukan di unit lantas pangkalan kuras kabupaten Pelalawan.

Ketika di komfirmasi kepada IPDA Gerrard Sitompul mengatakan kepada awak media langsung aja Bg ke Polsek bg ,Kapolsek ada disana tadi kami di larang memberikan keterangan bg ,” ungkap nya .

Terkait unit tersebut di Polsek Bang , langsung aja ke Polsek Bang ,” ke Kapolsek aja komfirmasi nya , nanti salah salah ngomong pula awak Bg , itu kan muatannya BBm ilegal pak , iya Bg kerna gara gara barang itu la ke Polsek aja Bg sambung nya.

Awak media coba mengkonfirmasi kepada Polsek pangkalan kuras melalui Kanit Reskrim AKP Jonshon Sitompul lewat via WhatsApp, Kanit Reskrim AKP Jonshon Sitompul mengatakan mobil pengangkut BBM ilegal asal Palembang berada di unit lantas pangkalan kuras , saya lagi Gelar di Polda ,” ungkap nya.

Baca Juga :  Kacabdisdik Wilayah XIV Provinsi Sumatera Utara Kunjungi Lokasi SPMB di SMA Negeri 1 Telukdalam

Awak media coba mengkonfirmasi kepada Kapolsek pangkalan kuras AKP Sohermansyah SH melalui telepon tiga kali tidak diangkat coba komfirmasi lewat via WhatsApp tidak di jawab dan tidak merespon sama sekali , ada apa dengan oknum Kapolsek pangkalan kuras….????

Diduga oknum Kapolsek Pangkalan Kuras diduga delapan enam dengan pemilik mobil pengangkut BBM ilegal asal Palembang yang diduga berinisial P.

Terkait lepas nya unit pengangkut BBM ilegal asal Palembang ini kita akan laporke Paminal Propam Mabes Polri agar perkara ini di gelar di mabes polri.

Awak media coba komfirmasi kasatlantas polres Pelalawan AKP Enggarani Laufria S.I.K mengatakan via WhatsApp Saya Cek Dulu pak…

Sementara itu ketua umum Fast Respon Nusantara ( FRN ) Agus Flores menyampaikan jika ada oknum polisi yang tidak mau mengangkat telepon dan tidak membalas WhatsApp wartawan fast Respon Nusantara, “TULIS AJA ” Tegas ketum Fast Respon Nusantara Agus Flores.

( TIM,Andi putra )

Berita Terkait

KPPU Temui Jokowi Di Solo, Dorong Amandemen UU Persaingan Usaha
Gerakan Pasti Cepat Gekrafs! DPW Sumut Resmi Dikukuhkan, DPC Se-Sumut Langsung Sukses.
Bupati Kasmarni Tekankan Semangat Gotong Royong saat Membuka TMMD ke-128 di Pinggir
Dalam upaya mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas.
Kematian Warga di Galian C Diduga Ilegal: Publik Tuding Polsek Kulim Biarkan Pelaku Bebas, Alat Berat Tak Diamankan.
Karateka Nias Selatan Sabet 1 Emas dan 4 Perak di Kejuaraan Piala Kadispora Sumut
Dunia Bukan Tempat Selamanya Kesabaran Kunci Keimanan’: Ubah Mindset Kebahagiaan Hidup
Bupati Zukri Kawal Proyek Kabel Bawah Laut, Targetkan Kuala Kampar Terang 24 Jam

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 21:19 WIB

KPPU Temui Jokowi Di Solo, Dorong Amandemen UU Persaingan Usaha

Kamis, 23 April 2026 - 13:47 WIB

Gerakan Pasti Cepat Gekrafs! DPW Sumut Resmi Dikukuhkan, DPC Se-Sumut Langsung Sukses.

Rabu, 22 April 2026 - 22:50 WIB

Bupati Kasmarni Tekankan Semangat Gotong Royong saat Membuka TMMD ke-128 di Pinggir

Senin, 20 April 2026 - 16:23 WIB

Dalam upaya mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas.

Sabtu, 18 April 2026 - 20:26 WIB

Kematian Warga di Galian C Diduga Ilegal: Publik Tuding Polsek Kulim Biarkan Pelaku Bebas, Alat Berat Tak Diamankan.

Berita Terbaru