Laporkan kePolisi 2 Orang Bocah Hanyut di Sungai Sragi, 1 Korban Ditemukan dan 1 Masih Dalam Pencarian

- Penulis

Jumat, 23 Februari 2024 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Burkas top — PEKALONGAN – Dua bocah di Kabupaten Pekalongan hanyut di sungai saat ditinggal orang tuanya mengambil beras bansos. Peristiwa itu terjadi di Sungai Sragi, Desa Legokclile, Kecamatan Bojong, Kamis siang (22/02/24).

Kapolsek Bojong Iptu Wastono saat mengatakan, korban berinisial JN (5) dan KQ (6), keduanya masih memiliki hubungan saudara yang merupakan warga Desa Legokclile Kecamatan Bojong Kabupaten Pekalongan.

Kejadian bermula ketika kedua korban ditinggal orang tuanya untuk mengambil beras bantuan sosial di Balai Desa Legokclile. Sekitar pukul 12.00 wib orang tua korban meninggalkan mereka untuk mengambil bansos, dan saat itu korban sedang menonton tv di rumah bersama saudaranya AN (4). Selanjutnya, mereka bertiga bermain prosotan di tepi sungai.

“Mereka bertiga ini ternyata bermain di tepi sungai yang tak jauh dari rumah, tanpa sepengetahuan orang tua,” kata Iptu Wastono.

Baca Juga :  Kasi Humas Polres Langkat Kita Harus Bijak Bersosial Media 

Diduga karena terpeleset, korban JN dan QM masuk ke sungai. AN yang melihat kejadian itu segera memberitahu kepada orang tuanya. Mengetahui kabar tersebut warga melakukan pencarian di sungai, namun setelah 2 jam lamanya, kedua korban tak kunjung ditemukan dan kejadian ini segera dilaporkan ke pihak Kepolisian serta menghubungi tim SAR.

“Korban kemungkinan sudah hanyut, karena saat itu arus sungai cukup deras,” ungkap Kapolsek Bojong.

Iptu wastono mengungkapkan, pihaknya bersama Tim Sar dan BPBD Kabupaten Pekalongan terus melakukan pencarian di sungai.

“Sekitar pukul 16.00 wib, JN berhasil ditemukan di bawah jembatan Desa Kedungjaran Kecamatan Bojong, namun sudah dalam keadaan meninggal dunia. Korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah duka. Sementara Tim SAR masih melanjutkan pencarian KQ yang belum ditemukan di sungai itu,” ujar Kapolsek. (Aditya)

Berita Terkait

Kematian Warga di Galian C Diduga Ilegal: Publik Tuding Polsek Kulim Biarkan Pelaku Bebas, Alat Berat Tak Diamankan.
Karateka Nias Selatan Sabet 1 Emas dan 4 Perak di Kejuaraan Piala Kadispora Sumut
Dunia Bukan Tempat Selamanya Kesabaran Kunci Keimanan’: Ubah Mindset Kebahagiaan Hidup
Kapolda Sumut resmikan empat SPPG Polres Karo dukung program MBG
Puluhan Massa LSM BERANTAS Kepung Polda Riau, Desak Polisi Segera Tetapkan Tersangka dalam Kasus Kematian Farisman Laia di Galian C Ilegal
Mengingat Kehidupan Dunia Jalin Keperdulian Sholat Anak Sejak Dini
PBVSI Nias Selatan Gelar Turnamen Bola Voli Tingkat SMA/SMK se-Kabupaten Tahun 2026
Bupati Kampar Hadiri Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II DPR RI di IPDN Bersama Alumni IPDN dan APDN

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:26 WIB

Kematian Warga di Galian C Diduga Ilegal: Publik Tuding Polsek Kulim Biarkan Pelaku Bebas, Alat Berat Tak Diamankan.

Sabtu, 18 April 2026 - 12:38 WIB

Karateka Nias Selatan Sabet 1 Emas dan 4 Perak di Kejuaraan Piala Kadispora Sumut

Senin, 13 April 2026 - 09:58 WIB

Dunia Bukan Tempat Selamanya Kesabaran Kunci Keimanan’: Ubah Mindset Kebahagiaan Hidup

Kamis, 9 April 2026 - 17:16 WIB

Kapolda Sumut resmikan empat SPPG Polres Karo dukung program MBG

Kamis, 9 April 2026 - 07:17 WIB

Puluhan Massa LSM BERANTAS Kepung Polda Riau, Desak Polisi Segera Tetapkan Tersangka dalam Kasus Kematian Farisman Laia di Galian C Ilegal

Berita Terbaru