Nof Hendra: Jelang Pilkada Jakarta 2024, Pasti Ada Yang Suka dan Ada Yang Tidak Suka

- Penulis

Kamis, 12 September 2024 - 11:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Burkas  top —  Jakarta  — Aktivis Pecinta Lingkungan & Pegiat Media Sosial Indonesia, Nof Hendra (NH) menanggapi tentang adanya penolakan terhadap bakal calon gubernur (cagub) Jakarta 2024 saat mereka berkunjung ke salah satu tempat di Jakarta.

“Dalam kontestasi Pilkada, pasti ada yang pro dan ada yang kontra. Ada yang suka dan ada yang tidak suka kepada bakal calon atau paslon tertentu. Itu adalah hal yang lumrah dan wajar – wajar saja,” ungkap NH lewat saluran WhatsApp kepada awak media online hari ini Kamis (12/09/2024).

Lebih lanjut menurut NH bahwa masyarakat mempunyai hak masing – masing untuk memilih calon pemimpin yang terbaik dalam kontestasi Pilkada Jakarta 2024.

“Masyarakat Jakarta cukup cerdas dan kritis. Mereka bisa melihat dan menilai track record (rekam jejak) masing – masing paslon. Dan mereka tinggal pilih mana yang terbaik menurut mereka,” ujar NH.

NH mengutarakan, bahwa Pilkada Jakarta tahun 2024 ini merupakan manifestasi demokrasi untuk menentukan arah keberlanjutan perjalanan Jakarta.

Dalam kontestasi Pilkada serentak 2024 ini, sikap dan ekspresi ketidak-sukaan masyarakat kepada kandidat tertentu juga banyak terjadi dI daerah lain di Indonesia, bukan hanya di Jakarta saja.

“Ini adalah fakta dan dinamika demokrasi yang terjadi di masyarakat. Ada yang pro dan ada yang kontra atau ada yang suka (like) dan ada yang tidak suka (dislike). We have to respect them all (red: kita harus menghormati mereka semuanya),” jelas NH.

Baca Juga :  Tampil di Helat Pelalawan ke-27, EMP Perkenalkan Produk UMKM Langgam dan Kerumutan

Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Khusus Jakarta 2024 (Pilkada DKJ 2024) adalah ajang kontestasi politik dalam lima tahun sekali yang diadakan di Jakarta untuk memilih gubernur dan wakil gubernur definitif untuk masa bakti 2025 sampai 2030.

Pemilihan ini digelar bersamaan dengan pilkada (gubernur-wakil gubernur, bupati-wakil bupati dan walikota-wakil walikota) lainnya di Indonesia.

Pemilihan yang seharusnya digelar pada 2022 ini tertunda dua tahun mengikuti pemilihan bersama di seluruh Indonesia, sehingga pasca kepemimpinan gubernur dan wakil gubernur periode 2017 hingga 2022 dijabat oleh penjabat gubernur yang ditunjuk oleh pemerintah.

“Di Jakarta, pemilihan kepala daerah hanya berlaku untuk tingkat gubernur-wakil gubernur saja. Jadi pemilih hanya diberikan satu kertas suara untuk dicoblos,” tutur NH.

Jakarta adalah satu-satunya daerah setingkat provinsi di Indonesia yang menggelar pemilihan untuk memilih gubernur dan wakil gubernur saja, tanpa memilih walikota administrasi maupun bupati administrasi.

Seperti diketahui, pada Pilkada Jakarta 2024 ini diikuti oleh tiga pasangan calon (paslon) gubernur-wakil gubernur yaitu; Pramono Anung-Rano Karno, Ridwan Kamil -Suswono, dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana.

“Dan Pilkada 2024 ini menjadi pemilihan kepala daerah pertama bagi warga Jakarta setelah Jakarta tidak lagi menyandang gelar ibukota negara. So the choice is ours! Let’s do our best for Jakarta (red: jadi pilihannya ada pada kita. Mari kita lakukan yang terbaik untuk Jakarta),” tutup

( Tim ,Andi putra)

Berita Terkait

Geliatkan Ekonomi Warga, Pemkab Siak Pacu Promosi Wisata Lewat Siak Run 2026
Julang Budaya Kecamatan Jadi Ajang Seleksi Menuju Festival Siak Bermadah 2026
Buka MTQ Kecamatan Minas, Bupati Siak Juga Desak Pertamina Perhatikan Air Bersih Warga
Distribusi Makan Bergizi Gratis di Tiga Sekolah Bengkalis Sempat Terhenti, Diduga karena Kendala Administrasi
DIDUGA ADA KEGAGALAN KELALAIAN ADMINITRASI TERHADAP PENGURUS SPPG DESA SUNGAI ALAM PENYALURAN MAKAN BERGIZI GRATIS (MBG)  ADA TIGA SEKOLAH DI BENGKALIS SEMPAT TERHENTI
Tampil di Helat Pelalawan ke-27, EMP Perkenalkan Produk UMKM Langgam dan Kerumutan
Bupati Kasmarni Hadiri Kenal Pamit Kapolda Riau, Perkuat Sinergi Jaga Keamanan dan Kondusivitas Daerah
Meriahkan Hari Jadi Siak ke-27, Diskominfo Tampilkan Simulasi Penanganan Ancaman Siber

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Geliatkan Ekonomi Warga, Pemkab Siak Pacu Promosi Wisata Lewat Siak Run 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:33 WIB

Julang Budaya Kecamatan Jadi Ajang Seleksi Menuju Festival Siak Bermadah 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Buka MTQ Kecamatan Minas, Bupati Siak Juga Desak Pertamina Perhatikan Air Bersih Warga

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Distribusi Makan Bergizi Gratis di Tiga Sekolah Bengkalis Sempat Terhenti, Diduga karena Kendala Administrasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:02 WIB

DIDUGA ADA KEGAGALAN KELALAIAN ADMINITRASI TERHADAP PENGURUS SPPG DESA SUNGAI ALAM PENYALURAN MAKAN BERGIZI GRATIS (MBG)  ADA TIGA SEKOLAH DI BENGKALIS SEMPAT TERHENTI

Berita Terbaru