Penanganan Penderita TB MDR Warga Binaan Rutan I Medan

- Penulis

Senin, 18 Maret 2024 - 03:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Burkas.top, MEDAN – Diketahui bahwa penderita TBC Resisten Obat merupakan perkembangan dari TBC biasa, kemudian pada akhirnya sesuai dengan kondisinya berkembang menjadi kebal akan obat tertentu dan beberapa jenis obat lainnya. Fokus utamanya adalah kebal terhadap obat Bakteriosid, Rifampisin, dan Isoniazid. Di Klinik Rutan Kelas 1 Medan saat ini ada 3 orang wbp yang kebal obat dan sedang dalam perawatan/pengobatan.

Cara mendiagnosa Pasien kebal obat adalah sebagai berikut:
1. Pasien datang ke klinik dengan keluhan batuk batuk labih dari 2 minggu.
2. Keluhan sesak nafas
3. Adanya demam terutama malam hari.
4. Berat badan menurun.
5. Badan lemas dan tidak ada nafsu makan.
Maka pasien tersebut kita sebut sebagai terduga TB lalu kita akan memeriksakan dahak/sputum untuk melakukan pemeriksaan Mikroskopik yang disebut TCM ( Tes Cepat Molekuler ) ke RS Rujukan.

Setelah beberapa hari melalui laporan SITB akan diperoleh hasil tes secara online. Setelah memperoleh hasil maka petugas medis Rutan merujuk ke RS rujukan untuk konsul ke spesialis Penyakit Paru dan melakukan tes laboratorium.
Kemudian diberikan therapi MDR. Di Klinik Pratama Rutan 1 Medan pasien MDR diisolasi dan pemberian makan obat oleh PMO ( Pengawas Makan Obat ).
Setiap sebulan sekali dulakukan konsultasi dan pemeriksaan laboratorium di RS rujukan.

Baca Juga :  Semarak HBI Ke-74, Kolaborasi Jajaran Keimigrasian Kumham Sumut Hadirkan Layanan Paspor Simpatik di Kota Medan

Hal ini dilakukan dikarenakan bila pasien berhenti atau terputus minum obat TB ( Bukan MDR ) sebelum selesai pengobatan maka akan beresiko :
1. Penyakit TBC tidak sembuh dan beresiko menularkan ke orang lain.
2. Penyakit bertambah parah dan bisa berakibat kematian
3. Bakteri menjadi kebal/resisten terhadap OAT lini pertama.

Rutan 1 Medan tetap ber komitmen dan giat dalam pencegahan dan pengobatan TB non MDR dan TB MDR secara rutin melalui skrining tahanan baru dan skrining massal menuju Indonesia Eliminasi TB Paru 2030 dan Indonesis Bebas TB tahun 2050 sebagai program Pemerintah.

(#Gayaus Htb)

Berita Terkait

Kapolda Sumut Silaturahmi dengan MUI, Ajak Bersinergi Berantas Narkoba
Tim Jatanras Polres Asahan Amankan Empat Terduga Pelaku Pencurian, Kerugian Korban Capai Rp30 Juta
Polres Karo Gerebek Lokasi Diduga Sarang Narkoba di Berastagi, Tujuh Orang Positif Metamfetamina
Polda Sumut Gerebek Sarang Narkoba di Percut Sei Tuan, 27 Orang Positif dan 2 Diduga Pengedar
DPRD Binjai Apresiasi Gerak Cepat Kapolres AKBP R. Bimo Moernanda, GSN Bongkar Sarang Narkoba di Binjai Utara
Resmi Pimpin Polda Sumut, Irjen Pol Sonny Irawan Disambut Ulos dan Tarian Tradisional.
Gadis 17 Tahun di Kampar Diduga Dirudapaksa Tiga Pemuda, Satu Pelaku Ditangkap
Siswi SMP 14 Tahun Dibawa Kabur ke Tambang, Ngaku Sudah Di Nodai 24 Kali Selama Seminggu, Polisi Tangkap Pria 31 Tahun

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 00:59 WIB

Kapolda Sumut Silaturahmi dengan MUI, Ajak Bersinergi Berantas Narkoba

Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:48 WIB

Tim Jatanras Polres Asahan Amankan Empat Terduga Pelaku Pencurian, Kerugian Korban Capai Rp30 Juta

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:08 WIB

Polres Karo Gerebek Lokasi Diduga Sarang Narkoba di Berastagi, Tujuh Orang Positif Metamfetamina

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Polda Sumut Gerebek Sarang Narkoba di Percut Sei Tuan, 27 Orang Positif dan 2 Diduga Pengedar

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:50 WIB

DPRD Binjai Apresiasi Gerak Cepat Kapolres AKBP R. Bimo Moernanda, GSN Bongkar Sarang Narkoba di Binjai Utara

Berita Terbaru