Wakapolda Sumut: Keamanan Adalah Hak Asasi Manusia, Presisi Wujudkan Kamtibmas Nyata

- Penulis

Kamis, 1 Mei 2025 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BURKAS.TOP, MEDAN |— Wakapolda Sumatera Utara, Brigjen Pol. Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., menegaskan komitmen Polda Sumut dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui sembilan program unggulan Kapolda Sumut berbasis Presisi.

Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber dalam talkshow “Kupas Tuntas” bertema “Presisi Polda Sumut Ciptakan Kamtibmas” yang disiarkan TVRI Sumut, Rabu (30/4).

Menurutnya, program unggulan yang digagas Kapolda Sumut Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., merupakan wujud nyata pelaksanaan kebijakan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dalam menjawab tuntutan keamanan masyarakat.

“Rasa aman adalah hak asasi manusia yang paling mendasar. Karena itu, Kapolda Sumut menghadirkan kebijakan yang membumi, berbasis adat, kearifan lokal, serta kondisi sosial masyarakat,” ujar Brigjen Pol. Rony.

Wakapolda menyoroti keterkaitan erat antara penyalahgunaan narkotika dan maraknya kejahatan jalanan. Ia menyebut, peningkatan pengungkapan kasus narkoba berbanding lurus dengan penurunan angka kriminalitas.

Baca Juga :  Polda Sumut Tetapkan Eks Kepala Unit BNI Aek Nabara Tersangka Dugaan Penggelapan Dana Rp28 Miliar

“Dari Januari hingga April 2025, pengungkapan kasus narkoba naik 21,8%, sementara kejahatan jalanan turun 19%. Ini bukti bahwa penanganan narkoba berdampak langsung pada stabilitas kamtibmas,” jelasnya.

Polda Sumut, lanjutnya, juga aktif menjalin kolaborasi dengan tokoh agama, adat, dan pemuda guna memperluas jangkauan pelayanan kepolisian di tengah keterbatasan jumlah personel.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Keamanan adalah tanggung jawab bersama,” tegas Wakapolda.

Dalam acara yang juga menghadirkan Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik itu, Brigjen Pol. Rony turut menyinggung pendekatan restorative justice berbasis nilai-nilai budaya lokal, sebagai alternatif penyelesaian konflik yang lebih humanis dan berkeadilan.

“Presisi bukan sekadar tagline, tapi hadir sebagai solusi nyata bagi masyarakat Sumut,” pungkasnya.

(Red/M Taufik)

Berita Terkait

Konflik Lahan Adat Kampar: Warga Geram Oknum Berbaju Hitam Diduga Provokasi dan Caplok Kebun Plasma PSPI
Polres Binjai Amankan Empat Pria Terkait Dugaan Pungutan Liar
Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan di Kuala, Dua Terduga Pelaku Diamankan
Berawal dari Laporan Warga, Polisi Gerebek Diduga Sarang Narkoba di Kandibata
Polsek STM Hulu Bersama Warga Gotong Royong Buka Jalur Alternatif Usai Longsor
Polresta Deli Serdang Pantau Kualanamu Usai Pembatalan Penerbangan, Situasi Kondusif
Komitmen Perangi Narkoba, Satresnarkoba Polres Binjai Tangkap Dua Pengedar Dan Amankan Barang Bukti Sabu
Cegah Karhutla Sejak Dini, Polsek Secanggang Ajak Warga Stop Bakar Sampah

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 20:26 WIB

Konflik Lahan Adat Kampar: Warga Geram Oknum Berbaju Hitam Diduga Provokasi dan Caplok Kebun Plasma PSPI

Kamis, 10 September 2026 - 18:17 WIB

Polres Binjai Amankan Empat Pria Terkait Dugaan Pungutan Liar

Kamis, 10 September 2026 - 10:43 WIB

Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan di Kuala, Dua Terduga Pelaku Diamankan

Kamis, 10 September 2026 - 10:40 WIB

Berawal dari Laporan Warga, Polisi Gerebek Diduga Sarang Narkoba di Kandibata

Rabu, 9 September 2026 - 20:29 WIB

Polresta Deli Serdang Pantau Kualanamu Usai Pembatalan Penerbangan, Situasi Kondusif

Berita Terbaru