9 Orang Murid SD Terpadu Kuok Kampar Diduga Dengan Keracunan Makanan.

- Penulis

Kamis, 31 Oktober 2024 - 13:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Burkas top –Kampar – Sebanyak sembilan orang murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) 002 Terpadu Kuok, Kabupaten Kampar dilarikan ke Puskesmas Kuok, Rabu (30/10/2024) pagi. Diduga mereka keracunan makanan.

Sembilan Orang murid SD yang menjadi korban keracunan makanan masing-masing berinisial Li (9), Ti (9), Na (9), Az (9), Ak (9), Nd (9) Nb (9), Ni (9) dan Al (9). Rata-rata mereka muntah dan sakit perut.

Kapolres Kampar AKBP Ronald Sumaja melalui Kapolsek Bangkinang Barat, Iptu Rian Onel ketika dikonfirmasi menyebutkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan. Sejumlah barang bukti diamankan.

“Untuk penanganan lebih lanjut sampel sisa makanan telah dibawa oleh pihak Puskesmas Kuok ke Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar untuk dibawa ke labor,” katanya.

Menurut keterangan saksi, kejadian berawal sekitar pukul 08.30 WIB. Pada saat jam pelajaran, anak kelas Ak mengalami pusing dan mual. Lalu ia dibawa ke UKS sekolah.

Baca Juga :  Diskominfo Kampar Terima Kunjungan Anggota DPRD Payakumbuh, Bahas Transformasi Digital dan Pengembangan SDM

Tak lama kemudian, sejumlah murid lainnya mengalami hal yang sama. Bahkan, mereka sesak napas dan muntah-muntah. Hal ini membuat pihak sekolah membawa anak-anak tersebut ke Puskemas Kuok untuk penanganan lebih lanjut.

Sekitar pukul 10.00 WIB, sebanyak sembilan orang terdiri dari murid kelas 1 dan 3 tiba di Puskesmas Kuok.

“Anak-anak tersebut diberikan penanganan medis oleh pihak Puskesmas Kuok. Setelah diberi obat diobservasi lebih kurang satu jam, mereka diperbolehkan pulang,” urai Kapolsek.

Sekitar pukul 16.00 WIB, pihak Intelkam melakukan konfirmasi ke Kepala Sekolah Nur Afrida MPd. Katanya, murid kelas tiga yang membawa makanan dari rumah, informasinya dibeli sewaktu sekolah MDA. Lalu dijual kembali ke teman-teman sekelasnya seharga Rp1.000.

Setelah itu teman-teman yang membeli dan mengkonsumsinya, tiba-tiba mengalami pusing dan sakit kepala. Sehingga dilarikan ke Puskesmas Kuok”

(Andi putra.)

Berita Terkait

DJP Uji Coba Pendekatan Kepatuhan Kolaboratif Bersama Pertamina dan BUMN Strategis
Pemdes Hiligeho Beri Apresiasi Siswa Berprestasi dan Salurkan BLT
Keluarga Besar SMAN 1 Telukdalam Ikuti Sosialisasi MPLS Bersama Gubernur Sumut
Gopprera Panggabean dan Hilman Pujana Resmi Pimpin KPPU Periode 2026–2029
KPPU dan OJK Perkuat Sinergi demi Persaingan Sehat di Sektor Jasa Keuangan
Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mengimplementasikan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 37 Tahun 2025
Kasus Pengeroyokan di Kuantan Singingi,LSM Penjara Indonesia Riau Minta Polres Kuansing Tetapkan Tersangka
Bupati Kasmarni Ajak Masyarakat Bengkalis Tingkatkan Partisipasi Pengukuran IHal 2026

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 20:44 WIB

DJP Uji Coba Pendekatan Kepatuhan Kolaboratif Bersama Pertamina dan BUMN Strategis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:07 WIB

Pemdes Hiligeho Beri Apresiasi Siswa Berprestasi dan Salurkan BLT

Senin, 13 Juli 2026 - 18:39 WIB

Keluarga Besar SMAN 1 Telukdalam Ikuti Sosialisasi MPLS Bersama Gubernur Sumut

Senin, 13 Juli 2026 - 15:26 WIB

Gopprera Panggabean dan Hilman Pujana Resmi Pimpin KPPU Periode 2026–2029

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:33 WIB

KPPU dan OJK Perkuat Sinergi demi Persaingan Sehat di Sektor Jasa Keuangan

Berita Terbaru