Tak Hanya Kehilangan Pekerjaan, Buruh PT Palma 1 Juga Kehilangan Tempat Tinggal

- Penulis

Rabu, 5 Februari 2025 - 11:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BURKAS.TOP, PEKANBARU |– Sejumlah buruh PT Palma 1, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, mengalami nasib tragis setelah diusir paksa oleh pihak perusahaan. Tidak hanya kehilangan pekerjaan, mereka juga kehilangan tempat tinggal dan kini terpaksa menginap di halaman Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Riau.

Menurut informasi yang dihimpun, pengusiran tersebut dilakukan secara tidak manusiawi. Para buruh bahkan mengaku mengalami tindak kekerasan dari oknum petugas keamanan perusahaan, yang menyebabkan beberapa dari mereka mengalami luka-luka. Bahkan, ada yang mengeluarkan darah akibat dugaan penganiayaan tersebut.

Tak hanya itu, barang-barang pribadi mereka juga diduga diseret dan dirusak oleh pihak perusahaan. Peristiwa memilukan ini sempat terekam dan videonya menjadi viral di media sosial. Para buruh pun telah melaporkan dugaan penganiayaan ini ke pihak kepolisian setempat untuk meminta perlindungan hukum.

Pasca-insiden tersebut, Disnaker Kabupaten Inhu telah mengupayakan mediasi antara buruh dan pihak perusahaan. Namun, upaya ini menemui jalan buntu karena perusahaan tidak hadir dalam dua kali pertemuan yang dijadwalkan.

Ketiadaan perwakilan dari pihak perusahaan membuat permasalahan ini tidak mendapatkan solusi. Kecewa dengan kondisi ini, para buruh akhirnya berangkat ke Pekanbaru untuk mencari keadilan di Disnaker Provinsi Riau.

Baca Juga :  Celaka Karena Rem Bermasalah, Konsumen PCX Tuntut Pertanggung Jawaban Honda

“Kami tidak punya tempat lagi, dan barang-barang kami sudah hancur akibat ulah perusahaan. Makanya kami menginap di sini,” ujar salah satu buruh saat diwawancarai di halaman Kantor Disnaker Riau, Rabu (5/2/2025).

Para buruh yang kini bertahan di halaman Kantor Disnaker Riau itu menuntut kembali bekerja seperti semula. Mereka berharap Disnaker Riau dan Disnaker Inhu segera bertindak untuk perintahkan perusahaan agar mempekerjakan mereka kembali.

“Kami meminta agar Disnaker Riau dan Inhu segera memerintahkan pihak perusahaan untuk mengembalikan kami bekerja seperti sebelumnya,” ujar salah satu buruh.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada perwakilan dari Disnaker Riau yang menemui mereka untuk memberikan tanggapan atau solusi atas masalah ini.

Merasa hak mereka diabaikan, para buruh bertekad bertahan di halaman Kantor Disnaker Riau hingga tuntutan mereka terpenuhi.

“Sebelum masalah ini selesai dan kami kembali bekerja, kami akan tetap menginap di sini. Ini adalah perjuangan kami,” ujar salah satu buruh dengan tegas.

Berita Terkait

Empat orang Terdakwa Dugaan Korupsi Proyek KDM Dibebaskan Karena Terbukti Tidak Bersalah
Imigrasi Belawan Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Kakanim Bacakan Amanat Kepala BPIP
Rutan Kelas I Labuhan Deli Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila di Blok Hunian
Rutan Kelas I Labuhan Deli Melaksanakan Kegiatan Temu Kasih Pemuridan
Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas Binjai Gelar Razia Rutin di Blok Hunian
Rutan Kelas I Labuhan Deli Melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional
Antisipasi Gangguan Kamtib, Lapas Binjai Perketat Pengamanan Area Brandgang
Rutan Kelas I Labuhan Deli Gelar Acara Pisah Sambut Pegawai

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:27 WIB

Empat orang Terdakwa Dugaan Korupsi Proyek KDM Dibebaskan Karena Terbukti Tidak Bersalah

Senin, 1 Juni 2026 - 18:59 WIB

Imigrasi Belawan Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Kakanim Bacakan Amanat Kepala BPIP

Senin, 1 Juni 2026 - 15:49 WIB

Rutan Kelas I Labuhan Deli Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila di Blok Hunian

Senin, 25 Mei 2026 - 19:23 WIB

Rutan Kelas I Labuhan Deli Melaksanakan Kegiatan Temu Kasih Pemuridan

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:45 WIB

Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas Binjai Gelar Razia Rutin di Blok Hunian

Berita Terbaru