Lagi-lagi BNCT Bermasalah, Terbakarnya Crane RTG Membuat Pengguna Jasa Kecewa.

- Penulis

Kamis, 7 Agustus 2025 - 23:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BURKAS.TOP, BELAWAN | –  Akibat terbakarnya 2 (dua) crane ruber tyred gantry (RTG) yang terjadi tanggal 02 Agustus 2025 dan beberapa crane lainnya bermasalah membuat pengguna jasa pelabuhan mengeluh atas kinerja Belawan New Countainer Terminal (BNCT) termasuk para supir di Jalan Pelabuhan Raya Belawan pada Kamis, (07/08/2025).

Hal ini berdasarkan terjadinya antrian panjang truk pengangkut countainer menuju Pelabuhan Internasional tersebut dan kurangnya tindakan dari pihak manajemen perusahaan untuk mengambil sikap atas insiden yang terjadi.

“Kami ini para supir merasa kecewa lambatnya kinerja pihak BNCT, kalau terjadi kebakaran pada crane harusnya mereka punya cadangan agar kerjaan kami tidak terbengkalai dan kami bisa membawa yang lainnya”, ucap salah seorang supir yang namanya tidak ingin di publikasikan.

Pengelola BNCT adalah konsorsium yang di bentuk oleh Indonesia Investment Authority (INA) dan Dubai Port (DP) World FZE yang bernama PT INA DPWorld Investment. BNCT merupakan perusahaan patungan antara PT Prima Terminal Petikemas dengan PT INA DPWorld FZE dan berkolaborasi dengan Pelindo.

“Namanya aja Pelabuhan Internasional tapi kenyataannya tidak sesuai harapan, harusnya mereka melakukan perawatan biar tidak terjadi kebakaran dan mereka punya alat cadangan agar dalam operasionalnya tidak terjadi permasalahan serta pelayanan ditingkatkan agar tidak terjadi antrian panjang yang selama menjadi kendala buat kalangan supir”, Lanjutnya.

BNCT sebagai salah satu Pelabuhan Internasional sarat dengan permasalahan dan pengguna jasa selalu menjadi korbannya di antaranya ; sistem keamanan, pelayanan hingga peralatannya, hal ini bukan rahasia umum di kalangan pengguna jasa tetapi hingga kini pihak terkait belum menunjukkan perubahan.

Baca Juga :  Polres Deli Serdang Berantas Segala Bentuk Penyalahgunaan Narkoba

Corporate Secretary BNCT, Rizki Affandi ketika di konfirmasi awak media Realitas.com terkait faktor penyebab terbakarnya 2 crane RTG, biaya perawatan dan nilai kerugian melalui WhatsApp pribadinya mengatakan, Perlu kami luruskan bahwa yang mengalami kendala hanya satu unit RTG, bukan dua. Dan yang terdampak pun bukan keseluruhan unit, melainkan kompartemen mesin (engine compartment). Saat ini, penanganan teknis sudah dilakukan dan penggantian engine memang telah direncanakan sebelumnya dalam program perawatan berkala.

“Namun, dikarenakan adanya penyesuaian jadwal pengiriman dari produsen akibat dinamika perdagangan global (trade war), penggantian engine yang semula dijadwalkan pada Juli mengalami penundaan hingga akhir Agustus. Dengan kata lain, ini merupakan bagian dari siklus pemeliharaan yang sudah dipetakan sebelumnya, bukan disebabkan oleh kelalaian atau tidak adanya anggaran perawatan”, ucap Corporate Secretary BNCT, Rizki Affandi.

“Terkait nilai kerugian, masih dalam proses evaluasi teknis internal, mengingat komponen yang terdampak memang sudah dijadwalkan untuk diganti. Yang terpenting, operasional terminal tetap berjalan normal dan tidak ada gangguan pelayanan kepada pengguna jasa”, ujar Corporate Secretary BNCT, Rizki Affandi.

“Kami tetap berkomitmen menjaga keandalan alat, keselamatan kerja, dan kualitas pelayanan. Kami juga menghargai peran rekan-rekan media sebagai mitra dalam menyampaikan informasi yang berimbang, akurat, dan mendukung iklim pemberitaan yang konstruktif”, tutup Corporate Secretary BNCT,Rizki Affandi(M Taufik)

Berita Terkait

Tim Jatanras Polres Asahan Amankan Empat Terduga Pelaku Pencurian, Kerugian Korban Capai Rp30 Juta
Polres Karo Gerebek Lokasi Diduga Sarang Narkoba di Berastagi, Tujuh Orang Positif Metamfetamina
Polda Sumut Gerebek Sarang Narkoba di Percut Sei Tuan, 27 Orang Positif dan 2 Diduga Pengedar
DPRD Binjai Apresiasi Gerak Cepat Kapolres AKBP R. Bimo Moernanda, GSN Bongkar Sarang Narkoba di Binjai Utara
Gadis 17 Tahun di Kampar Diduga Dirudapaksa Tiga Pemuda, Satu Pelaku Ditangkap
Siswi SMP 14 Tahun Dibawa Kabur ke Tambang, Ngaku Sudah Di Nodai 24 Kali Selama Seminggu, Polisi Tangkap Pria 31 Tahun
Miris! LPAI Riau Ungkap Kasus Inses Ayah dan Anak, Pelaku Kekerasan Seksual Kerap Orang Terdekat
Pesan Perempuan Lewat MiChat, Pria di Pekanbaru Diduga Diperas dan Diancam di Kamar Hotel

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:48 WIB

Tim Jatanras Polres Asahan Amankan Empat Terduga Pelaku Pencurian, Kerugian Korban Capai Rp30 Juta

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:08 WIB

Polres Karo Gerebek Lokasi Diduga Sarang Narkoba di Berastagi, Tujuh Orang Positif Metamfetamina

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Polda Sumut Gerebek Sarang Narkoba di Percut Sei Tuan, 27 Orang Positif dan 2 Diduga Pengedar

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:50 WIB

DPRD Binjai Apresiasi Gerak Cepat Kapolres AKBP R. Bimo Moernanda, GSN Bongkar Sarang Narkoba di Binjai Utara

Senin, 28 September 2026 - 13:28 WIB

Gadis 17 Tahun di Kampar Diduga Dirudapaksa Tiga Pemuda, Satu Pelaku Ditangkap

Berita Terbaru