Tanpa Lampu Penerangan Jalan, Masyarakat Mempertanyakan SMK3 PT EMJ Rohil

- Penulis

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BURKAS.TOP, ROKAN HILIR |– Serangkaian kecelakaan lalu lintas di persimpangan pabrik kelapa sawit (PKS) PT Erakarya Mukti Jaya (EMJ) di Blok A Tanah Merah, Kecamatan Rimba Melintang, menuai sorotan tajam. Masyarakat setempat mendesak pemerintah dan aparat terkait segera mengusut dugaan kelalaian serius perusahaan yang membahayakan nyawa publik. Investigasi di lapangan menunjukkan tidak ada rambu lalu lintas atau penerangan jalan yang memadai, membuat area itu menjadi titik rawan kecelakaan.

Kelalaian ini diduga melanggar Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja dan Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Manajemen K3 (SMK3). Pelanggaran ini bisa berujung pada sanksi berat, mulai dari denda hingga pencabutan izin operasional.

Bantahan Perusahaan vs Realitas di Lapangan

Menanggapi sorotan publik, pihak perusahaan memberikan klarifikasi yang bertolak belakang dengan temuan di lapangan. Kepala Kantor Pusat PT. EMJ mengklaim perusahaan telah memiliki Sistem Manajemen K3 (SMK3), struktur P2K3, dan Ahli K3 Umum. “Penerapan SMK3 sudah dilakukan sertifikasi GGL Green Gold Label,” ujarnya.

Humas PT. EMJ, Yuhono, juga membantah seringnya terjadi kecelakaan. “Memang ada kecelakaan di bulan Agustus ini, dan selama pabrik operasi itu yang terjadi,” katanya. Terkait rambu dan penerangan, Yuhono mengklaim perusahaan sudah memasangnya, “walaupun mungkin masih belum sempurna.”

Baca Juga :  Tim Unit Reskrim Polsek Firdaus Berhasil Mengungkap kasus Pencurian dan Penganiayaan

Namun, pernyataan ini dibantah keras oleh warga. Seorang tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya menyatakan bahwa kecelakaan yang terjadi diduga disembunyikan. “Pemasangan lampu sama sekali tidak ada, nihil,” tegasnya, membantah klaim perusahaan. Warga juga menyebut baru-baru ini terjadi kecelakaan antara truk perusahaan dengan sepeda motor, menambah daftar panjang insiden di lokasi tersebut.

Desakan Agar Pemerintah Bertindak

Masyarakat meminta Dinas Ketenagakerjaan dan Kepolisian segera turun tangan. “Kami minta pemerintah tidak tinggal diam. Sudah banyak korban berjatuhan. Jangan sampai ada lagi nyawa melayang karena kelalaian perusahaan,” ujar salah satu tokoh masyarakat pada Jumat (22/08/2025).

Kasus ini diharapkan menjadi perhatian serius bagi instansi berwenang di Rokan Hilir. Tindakan tegas terhadap PT. EMJ sangat dinantikan sebagai peringatan bagi perusahaan lain untuk bertanggung jawab penuh terhadap dampak operasionalnya bagi keselamatan masyarakat. (**/Rd)

Berita Terkait

Respons Cepat Aduan Warga, Brimob Polda Sumut Amankan Terduga Pencuri Kabel di Medan
Sterilisasi Stadion Madya, Brimob Polda Sumut Pastikan Keamanan Laga Filipina vs Austral
Kapolda Sumut Buka Pekan Olahraga dan Rohani Sambut Hari Bhayangkara ke-80
Polres Binjai Amankan 28 Tersangka dalam Operasi Antik Toba 2026
Brimob Polda Sumut dan Polrestabes Medan Gelar Patroli KRYD, Antisipasi Kejahatan Jalanan
Kapolres Langkat Kunjungi Lansia di Secanggang, Beri Dukungan Terkait Kasus Hukum Anaknya
Brimob Polda Sumut Siagakan 100 Personel, Tingkatkan Patroli Keamanan Malam Hari
Respons Cepat, Polres Binjai Perketat Pengawasan Tempat Hiburan Malam

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:12 WIB

Respons Cepat Aduan Warga, Brimob Polda Sumut Amankan Terduga Pencuri Kabel di Medan

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:07 WIB

Sterilisasi Stadion Madya, Brimob Polda Sumut Pastikan Keamanan Laga Filipina vs Austral

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:47 WIB

Kapolda Sumut Buka Pekan Olahraga dan Rohani Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:39 WIB

Polres Binjai Amankan 28 Tersangka dalam Operasi Antik Toba 2026

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:16 WIB

Brimob Polda Sumut dan Polrestabes Medan Gelar Patroli KRYD, Antisipasi Kejahatan Jalanan

Berita Terbaru