Gelar Demonstrasi, Massa Meminta Kasat Reskrim dan Kapolres Sumba Timur Mencabut Pernyataan

- Penulis

Sabtu, 10 Februari 2024 - 03:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BURKAS.TOP, SUMBA TIMUR – Aliansi Aksi untuk Keadilan Axi Rambu Kareri Toga menggelar demonstrasi di Sumba Timur pada Jumat (9/2) untuk menuntut penegakan hukum yang adil dan transparan atas kematian Axi, gadis 16 tahun yang ditemukan tergantung di kamar mandi sebuah toko pada 18 Januari 2024.

Koordinator aksi, Umbu Pajaru Lombu, SH,.MH, mengecam pernyataan Kasat Reskrim serta pernyataan Kapolres Sumba Timur di Radio Max FM yang dinilai menggiring opini publik dan menimbulkan kesimpulan prematur tentang penyebab kematian Axi.

“Kami minta pernyataan Kasat Reskrim dan pernyataan Kapolres Sumba Timur di Radio Max FM yang menggiring opini publik dan menimbulkan kesimpulan prematur dicabut,” tegas Umbu Pajaru.

Massa aksi juga menyampaikan beberapa tuntutan lain, antara lain:

Penegakan hukum yang tegas dan adil terhadap anggota kepolisian berinisial (RK) yang diduga terlibat dalam kasus kematian Axi.

Penyidik Polres Sumba Timur untuk terus menggali dan mengumpulkan seluruh barang bukti dan keterangan dari pihak-pihak terkait dari 3 laporan kasus yang sudah dilaporkan, termasuk laporan penganiayaan sebelum korban ditemukan meninggal.

Baca Juga :  Deklarasi Komitmen Bersama, Rutan Kelas I Medan Siap Wujudkan Rutan Terbebas dari Peredaran Narkoba dan Handphone

Penyampaian resmi hasil autopsi dari pihak kepolisian kepada keluarga, aliansi, dan semua pihak terkait.

Kapolres Sumba Timur, AKBP Fajar WLS, yang menerima massa aksi, mengatakan bahwa pihaknya sedang melakukan pemeriksaan secara tuntas dan transparan terkait kasus kematian Axi.

“Terkait Anggota kami yang diduga terlibat dalam kasus ini telah dibebastugaskan dari pengamanan TPS tahun 2024 dan sedang menjalani proses pemeriksaan oleh Propam,” jelas AKBP Fajar WLS.

Kapolres juga meminta waktu untuk menyelesaikan proses investigasi dan memberikan hasil yang seadil-adilnya kepada semua pihak.

Aksi demonstrasi berlangsung dengan tertib dan damai. Keluarga, Aliansi dan masyarakat berharap agar kasus kematian Axi dapat segera diungkap dan pelakunya dapat dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku.

Wakil Koordinator Umum Aliansi Aksi untuk Axi, Pdt. Herlina Ratu Kenya, menyampaikan ucapan terima kasih kepada saksi yang sudah mulai diperiksa terkait kasus ini.

| Reporter : Ikzed – Kaperwil NTT

Berita Terkait

Tingkatkan Keamanan, Rutan Labuhan Deli Aktifkan Kembali Mesin X-Ray
Peringati HBP ke-62, Rutan Labuhan Deli Gelar Donor Darah
Diduga Langgar Kesepakatan Damai, Istri Direktur BUMDes Temeran Lapor Polisi
Tingkatkan Kualitas Layanan, Lapas Binjai Ikuti Pengarahan Dirjenpas Terkait Pengelolaan Bama dan Wartelsuspas
Tingkatkan Kualitas Sanitasi, Lapas Binjai Bagikan Perlengkapan Mandi bagi Warga Binaan
KPPU Vonis 97 Pinjol Bersalah Terkait Kartel Bunga, Total Denda Rp755 Miliar
Dirkeswat Tinjau Layanan Makan dan Kesehatan di Rutan Labuhan Deli
Momen Haru, Lapas Binjai Gelar Buka Puasa Bersama Warga Binaan dan Keluarga

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:10 WIB

Tingkatkan Keamanan, Rutan Labuhan Deli Aktifkan Kembali Mesin X-Ray

Kamis, 16 April 2026 - 13:21 WIB

Peringati HBP ke-62, Rutan Labuhan Deli Gelar Donor Darah

Rabu, 15 April 2026 - 20:42 WIB

Diduga Langgar Kesepakatan Damai, Istri Direktur BUMDes Temeran Lapor Polisi

Senin, 6 April 2026 - 14:10 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, Lapas Binjai Ikuti Pengarahan Dirjenpas Terkait Pengelolaan Bama dan Wartelsuspas

Kamis, 2 April 2026 - 18:41 WIB

Tingkatkan Kualitas Sanitasi, Lapas Binjai Bagikan Perlengkapan Mandi bagi Warga Binaan

Berita Terbaru