Burkas.top, Rokan Hilir – Perayaan malam Natal Gereja HKBP Gorate di Gang Cinta Damai Kepenghuluan Jumrah Kecamatan Rimba Melintang berjalan dengan khidmat dan sederhana, Minggu (24/12/2023).
Berdasarkan pantauan langsung awak media ini, sekira pukul 19.00 WIB, para jemaat telah berkumpul di Gereja baik anak-anak, remaja hingga orang tua dalam rangka menyambut misa Natal 24 Desember.
Tepat pada pukul 19.46 WIB, misa Natal dimulai dan dihadiri Pendeta HKBP Gorate, Surya Z Napitupulu STh, Luhut Sinaga selaku Bendahara, Rasian Simamora selaku Sekretaris Huria dan Maja Sinaga selaku tokoh masyarakat Batak dan Penatua gereja.
Perayaan hari sakral bagi umat Kristiani tersebut berlangsung hidmat dan lancar. Misa diiringi dengan nyanyian puji-pujian dan Doa bagi Tuhan sang pencipta.
Baca Juga : Bupati Rohil Afrizal Sintong mengajak masyarakat Kepenghuluan Labuhan Tangga Besar untuk mensukseskan Pemilu yang akan diselenggarakan pada hari Rabu 14 Februari 2024. Hal tersebut disampaikan Bupati pada kegiatan penyerahan bantuan sembako untuk warga terdampak banjir di tiga RT Kepenghuluan Labuhan Tangga Besar Kecamatan Bangko, Rohil, Provinsi Riau, Senin (12/02/2024). Banjir yang melanda daerah Rohil dikatakan Bupati sangat besar dan meluas hingga ke 11 Kecamatan. Ada sekitar 42.000 KK yang terdampak banjir. Namun bantuan untuk warga yang terdampak banjir belum semua bisa tersalurkan, ada sekitar 18.000 KK lagi." Banjir tahun ini yang melanda Rohil cukup besar, mengakibatkan 42.000 KK terdampak banjir. Kemarin sebagian besar bantuan itu sudah tersalurkan, jadi ada sekitar 18.000 KK lagi yang belum tersalurkan. Karena cukup banyak jadi dibagikan bertahap. Kemarin ada beberapa kecamatan yang bantuannya di dahulukan karena mereka sudah mengungsi dan wilayahnya terdampak banjir 100 persen. Walaupun saat ini banjir sudah mulai menyusut namun bantuan bagi warga yang sudah terdata akan tetap disalurkan karena ini merupakan bentuk kepedulian kami dari Pemerintah Daerah kepada warga," ujarnya. Adapun bantuan sembako yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati sebanyak 42 paket, dari dinas Sosial bagi warga terdampak banjir di RT 9, RT 17 dan RT 19 Kepenghuluan Labuhan Tangga Besar Kecamatan Bangko. Bupati Rohil juga menyampaikan bahwa saat ini Rohil akan melaksanakan pemilihan umum (Pemilu) dan masih ada daerah yang lokasi TPS nya terendam banjir. Diharapkannya RT, RW serta Datuk Penghulu untuk berperan aktif mensukseskan Pemilu. Jika ada lokasi TPS yang terendam banjir agar segera memindahkan lokasinya ketempat yang aman untuk pemilihan." Jika ada lokasi TPS yang terendam banjir segera pindahkan ke tempat aman. Diharapkan RT, RW serta Datuk Penghulu Labuhan Tangga Besar dapat mengajak masyarakatnya mensukseskan Pemilu. Berikan masyarakat itu arahan dan tata cara memilih agar tidak salah dalam mencoblos kertas suara karena jumlah kertasnya ada 5 dari mulai Presiden sampai DPRD Kabupaten. Saya berharap partisipasi pemilih di Kabupaten Rokan Hilir meningkat, kalau bisa mencapai 99 persen. Sekali lagi saya sampaikan agar RT dan RW dapat mengajak warganya untuk memilih , jangan sampai tidak memilih," harapnya. Acara ini juga dihadiri oleh Sekdakab Rohil Fauzi Efrizal, Asisten II Ali Aspar, Asisten III Rahmatul Zamri, Para Kepala OPD, Ketua TP PKK Ny.Saninar Afrizal, Ketua DWP Rohil LinaYunita Fauzi, Staf Ahli, Plt Camat Bangko Iswandi , Pj. Penghulu Labuhan Tangga Besar Hendri Syahril, BPKep, Kadus, RT, RW dan masyarakat penerima bantuan.
Dalam khotbahnya, Pendeta Napitupulu menyampaikan siraman rohani kepada seluruh jemaat dengan mengusung tema “Dengan Natal Kita Kuatkan Jiwa Persatuan dan Iman Terhadap Tuhan Yang Maha Esa”.
Setelah acara misa Natal selesai, seorang jemaat bermarga Hutajulu mengaku HKBP Gorate itu baru saja siap dibangun. Pada kesempatan itu, Hutajulu berharap dengan perayaan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 persatuan semakin dipererat.
“Gereja ini memang masih baru selesai, dengan biaya berkat sedikit demi sedikit dari para donatur hingga bisa di fungsikan untuk ibadah,” tuturnya.
“Hendaknya ke depan, kita tetap menjaga keakraban antar suku dan agama. Jangan ada lagi kita membeda-bedakan, baik yang susah maupun yang kaya. Di mata Tuhan kita semua sama,” lanjutnya mengakhiri.
*Ibas