Tim Pidsus Kejati Sita Sejumlah Dokumen di Kantor BUMD PT SPRH Rohil, Dugaan Korupsi Pembelian Sejumpah Aset Tahun 2024-2025

- Penulis

Rabu, 2 Juli 2025 - 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BURKAS.TOP, ROHIL |- Tim Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Riau melakukan penggeledahan di kantor BUMD PT SPRH (PERSERODA) Rohil dengan menyita sejumlah dokumen, HP, dan laptop, yang berkaitan dengan kasus dugaan korupsi kebocoran sejumlah pembelian aset yang sedang diusut tuntas.

Tim Pidsus yang turun berjumlah delapan orang ini dikawal oleh aparat Polri/ TNI dan melakukan penggeledahan hampir tiga jam, kemudian membawa hasil sitaan ke Kejari Rohil.

Rahmad Hidayat S.Si M.M yang baru saja di tetapkan sebagai Plt. Direktur Utama PT SPRH (PERSERODA) hasil RUPS pada hari Senin (30/6/2025) oleh Bupati Rokan Hilir H. Bistamam sebagai pemegang saham tunggal BUMD PT. SPRH (PERSERODA) di kantor Bupati, Komplek Perkantoran Batu Enam, yang ikut disita HP nya mengatakan bahwa penyitaan sejumlah dokumen, HP serta Laptop tersebut untuk mengungkap dugaan korupsi pembelian sejumlah aset tahun 2024 s/d 2025 oleh PT SPRH di era kepemimpinan Direktur Utama (Dirut) Rahman SE., yang di PTDH (Pemberhentian Secara Tidak Hormat) pada RUPS beberapa hari lalu oleh Bupati Rokan Hilir H. Bistamam sebagai pemegang saham tunggal BUMD PT. SPRH (PERSERODA).

Baca Juga :  Karutan Kelaas I Medan Lakukan Audiensi Dengan Ombudsman RI Perwakilan Sumut

Rahmad Hidayat mengatakan bahwa proses laporan penyimpangan penggunaan dana PI (Paricipating Interest) itu sudah dilaporkan. “Dari mulai Kejagung yang akhirnya dilimpahkan untuk peningkatan penyidikan, kami juga sudah dipanggil, sudah kasih data,” ujar Hidayat.

“Jadi kita ingin bongkar-bongkar penyimpangan yang terjadi karena ini bagi kami sekali lagi ini bukan hanya sekedar korupi, ini perampokan luar biasa, karena jumlahnya cukup signifikan, 46 miliar rupiah, untuk pembelian kebun di areal masih HGU PT Jatim, mau diperjualbelikan yang beririsan dengan areal transmigrasi, namun kebunnya tidak ada alias fiktif,” papar Hidayat.

Ada transaksi 16 miliar rupiah pada tanggal 24 Februari 2025 dan masuk ke rekening Zulkfli, yang katanya adalah tim lawyer PT SPRH. Kami minta kepada Kejaksaan supaya dia dikejar, karena kebunnya tidak ada, saya sudah ketemu dengan GM PT Jatim, tokoh tokoh masyarakat PT. Jatim, tidak ada transaksi pembelian kebun itu, karena areal nya masih masih dalam status Quo” papar Plt. Dirut Hidayat, di ruang rapat kantor BUMD PT SPRH (PERSERODA) jalan Perniagaaan Bagansiapiapi, setelah selesainya penggeledahan oleh Tim Pidsus. (Tim)

Berita Terkait

Pesan Perempuan Lewat MiChat, Pria di Pekanbaru Diduga Diperas dan Diancam di Kamar Hotel
Diduga Hendak Konfirmasi Penyelewengan BBM, Mobil Wartawan Dirusak Massa di Kamang Baru
Pasutri di Bengkalis Diamankan Polisi, 3 Paket Ekstasi 5,25 Gram Disita
Tak Diberi Uang, Pria 21 Tahun Diduga Bacok Ayah Kandung di Percut Sei Tuan
Dua Anak Muda di Medan Ditangkap Diduga Edarkan Ekstasi, Polisi Buru Pemasok
Viral! Jukir Tanpa Identitas Diduga Paksa Pemotor Bayar Parkir di Pangkalan Kerinci
Anak 10 Tahun Tewas Terlindas Truk Tronton di Simpang Cemara Medan, Sopir Diamankan Polisi
Diajak Makan, Wanita 20 Tahun Diduga Diperkosa di Pos Polisi Kehutanan Kawasan TWA Dumai

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:43 WIB

Pesan Perempuan Lewat MiChat, Pria di Pekanbaru Diduga Diperas dan Diancam di Kamar Hotel

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:13 WIB

Diduga Hendak Konfirmasi Penyelewengan BBM, Mobil Wartawan Dirusak Massa di Kamang Baru

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:07 WIB

Pasutri di Bengkalis Diamankan Polisi, 3 Paket Ekstasi 5,25 Gram Disita

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Tak Diberi Uang, Pria 21 Tahun Diduga Bacok Ayah Kandung di Percut Sei Tuan

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:15 WIB

Dua Anak Muda di Medan Ditangkap Diduga Edarkan Ekstasi, Polisi Buru Pemasok

Berita Terbaru