Diduga Hendak Konfirmasi Penyelewengan BBM, Mobil Wartawan Dirusak Massa di Kamang Baru

- Penulis

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIJUNJUNG,BURKAS.TOP – Menanggapi beredarnya informasi terkait pengamanan empat orang jurnalis di SPBU Parit Rantang, Kecamatan Kamang Baru, perwakilan tim investigasi media bersama penasihat hukum menyampaikan klarifikasi untuk meluruskan duduk perkara yang terjadi pada Kamis (27/8/2026) dini hari.

Koordinator Tim Investigasi menyatakan bahwa kehadiran keempat wartawan—M. Ridwan (Menteng News), Muhammad Yahya Harahap (Detik Pos), Doni (Suara Metro Hukum), dan Syaiful Rahman (Pena Bhayangkara)—di lokasi tersebut bertujuan untuk melakukan investigasi jurnalistik atas dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi menyusul laporan masyarakat.

Kronologi Kejadian Berdasarkan Keterangan Tim Investigasi

  • Pemantauan Lapangan: Tim mendatangi SPBU Parit Rantang guna memverifikasi informasi terkait dugaan penyelewengan pengisian BBM jenis solar.

  • Kericuhan di Lokasi: Saat melakukan pengambilan dokumentasi visual, terjadi ketegangan dengan sekelompok orang di lokasi yang berujung pada aksi perusakan terhadap mobil operasional Toyota Sigra bernomor polisi BM 1430 RF.

  • Evakuasi ke Polsek: Perwakilan tim menjelaskan bahwa kehadiran mereka di Polsek Kamang Baru pada pukul 00.30 WIB merupakan langkah pengamanan diri dari potensi kekerasan massa di tempat kejadian perkara.

Baca Juga :  Rutan Kelas I Medan Jalin Kerja Sama dengan Disnaker Kota Medan dan Empat Lembaga Bantuan Hukum

Klarifikasi Terkait Tuduhan dan Barang Bukti

  • Bantahan Pemerasan: Pihak perwakilan membantah keras adanya unsur pemerasan maupun permintaan sejumlah uang kepada pihak manajemen SPBU. Dokumentasi yang diambil diklaim sebagai bahan verifikasi sebelum melakukan konfirmasi lanjutan.

  • Status Kelegalan Profesi: Keempat wartawan disebut memiliki kartu pers dan surat tugas dari media masing-masing.

  • Barang Bukti di Kendaraan: Terkait temuan alat perlindungan diri berupa air gun dan tongkat bisbol di dalam kendaraan, pihak penasihat hukum menyatakan bahwa benda tersebut murni untuk pengamanan perjalanan lintas provinsi dan tidak digunakan untuk mengancam pihak manapun di lokasi SPBU.

Di sisi lain, redaksi dan organisasi profesi pers tetap mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas insiden kekerasan serta perusakan aset yang dialami para jurnalis, sembari membuka ruang bagi pihak kepolisian untuk menyelidiki dugaan pelanggaran hukum lain secara transparan dan berimbang sesuai koridor Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

(yuni endang.s)

Berita Terkait

Pasutri di Bengkalis Diamankan Polisi, 3 Paket Ekstasi 5,25 Gram Disita
Tak Diberi Uang, Pria 21 Tahun Diduga Bacok Ayah Kandung di Percut Sei Tuan
Dua Anak Muda di Medan Ditangkap Diduga Edarkan Ekstasi, Polisi Buru Pemasok
Viral! Jukir Tanpa Identitas Diduga Paksa Pemotor Bayar Parkir di Pangkalan Kerinci
Anak 10 Tahun Tewas Terlindas Truk Tronton di Simpang Cemara Medan, Sopir Diamankan Polisi
Diajak Makan, Wanita 20 Tahun Diduga Diperkosa di Pos Polisi Kehutanan Kawasan TWA Dumai
Pria 21 Tahun Aniaya Pacar di Pinggir Jalan Belawan, Diduga Positif Narkoba
Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Tanggung Jawab PT Wira Kencana Senotosa, Minta Keberadaan Pengemudi Kecelakaan Dijelaskan

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:13 WIB

Diduga Hendak Konfirmasi Penyelewengan BBM, Mobil Wartawan Dirusak Massa di Kamang Baru

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:07 WIB

Pasutri di Bengkalis Diamankan Polisi, 3 Paket Ekstasi 5,25 Gram Disita

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Tak Diberi Uang, Pria 21 Tahun Diduga Bacok Ayah Kandung di Percut Sei Tuan

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:15 WIB

Dua Anak Muda di Medan Ditangkap Diduga Edarkan Ekstasi, Polisi Buru Pemasok

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:06 WIB

Viral! Jukir Tanpa Identitas Diduga Paksa Pemotor Bayar Parkir di Pangkalan Kerinci

Berita Terbaru