Tak Diberi Uang, Pria 21 Tahun Diduga Bacok Ayah Kandung di Percut Sei Tuan

- Penulis

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN | Burkastop.com – Seorang pria berinisial Andrean (21) diamankan polisi setelah diduga membacok ayah kandungnya di Jalan Lapangan Portis, Dusun XIV Abioso, Desa Saentis, Kecamatan Percut Sei Tuan, Jumat (21/8/2026) malam.

Peristiwa tersebut sempat menghebohkan warga dan viral di media sosial.

Dalam sejumlah unggahan, tampak warga berkumpul di sekitar lokasi kejadian setelah insiden pembacokan tersebut.

Kapolsek Medan Tembung Kompol Ras Maju Tarigan membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Ia mengatakan, korban merupakan ayah kandung Andrean yang dikenal warga dengan sapaan Wak Ucok.

“Itu ayah sama anak, anaknya sudah kita amankan.

Begitu kejadian, kita dapat informasi langsung kita amankan,” kata Ras Maju saat dikonfirmasi, Senin (24/8/2026).

Menurutnya, aksi pembacokan tersebut diduga dipicu persoalan uang.

Andrean disebut kerap meminta uang kepada ayahnya.

Polisi menduga uang tersebut akan digunakan untuk membeli narkoba.

Baca Juga :  Dugaan Proyek Parit Lahan Korupsi, Tidak Pakai Molen dan Ketinggian Tidak Sesuai Ketinggian Parit

“Anaknya selalu meminta uang ayahnya.

Dugaan kita untuk membeli narkoba.

Karena ayahnya tidak memberi, langsung dibacoknya,” ujarnya.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka dan sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Namun, kondisi korban kini disebut telah membaik dan sudah diperbolehkan pulang.

“Orang tuanya sudah balik dari rumah sakit. Untuk anaknya masih kita dalami terkait kondisi kesehatannya,” jelas Ras Maju.

Dalam penanganan kasus tersebut, polisi turut mengamankan sebilah golok yang diduga digunakan Andrean untuk melukai ayahnya.

Sementara itu, Andrean masih diamankan di Polsek Medan Tembung.

Polisi masih melakukan pendalaman terhadap perkara tersebut, termasuk kondisi kesehatan dan dugaan keterkaitan pelaku dengan penggunaan narkoba.

Hingga kini, proses hukum terhadap Andrean masih berlanjut.

(Red/M.Taufik)

Editor : Irwan

 

Penulis : M.Taufik

Editor : Irwan

Sumber Berita : Pos metro medan

Berita Terkait

Dua Anak Muda di Medan Ditangkap Diduga Edarkan Ekstasi, Polisi Buru Pemasok
Viral! Jukir Tanpa Identitas Diduga Paksa Pemotor Bayar Parkir di Pangkalan Kerinci
Anak 10 Tahun Tewas Terlindas Truk Tronton di Simpang Cemara Medan, Sopir Diamankan Polisi
Diajak Makan, Wanita 20 Tahun Diduga Diperkosa di Pos Polisi Kehutanan Kawasan TWA Dumai
Pria 21 Tahun Aniaya Pacar di Pinggir Jalan Belawan, Diduga Positif Narkoba
Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Tanggung Jawab PT Wira Kencana Senotosa, Minta Keberadaan Pengemudi Kecelakaan Dijelaskan
Korban Kecelakaan Dipulangkan dari Rumah Sakit, Kuasa Hukum Pertanyakan Penjaminan dan Tanggung Jawab Perusahaan
Dugaan Vendor Fiktif di Balik Kecelakaan Kerja Yuliana Ndraha, Polda Riau Didesak Usut Rantai Tanggung Jawab

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Tak Diberi Uang, Pria 21 Tahun Diduga Bacok Ayah Kandung di Percut Sei Tuan

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:15 WIB

Dua Anak Muda di Medan Ditangkap Diduga Edarkan Ekstasi, Polisi Buru Pemasok

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:06 WIB

Viral! Jukir Tanpa Identitas Diduga Paksa Pemotor Bayar Parkir di Pangkalan Kerinci

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 07:36 WIB

Anak 10 Tahun Tewas Terlindas Truk Tronton di Simpang Cemara Medan, Sopir Diamankan Polisi

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:49 WIB

Diajak Makan, Wanita 20 Tahun Diduga Diperkosa di Pos Polisi Kehutanan Kawasan TWA Dumai

Berita Terbaru

KEPULAUAN MERANTI

Pemkab Meranti Raih Penghargaan Mitra Kerja Kementerian Hukum 2026

Senin, 24 Agu 2026 - 18:10 WIB