Mediasi Tak Tercapai, Pembullyan Siswa di SMU Negeri 6 Pekanbaru Berujung Laporan Polisi

- Penulis

Kamis, 1 Februari 2024 - 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BURKAS.TOP, PEKANBARU – Pembullyan antar sesama siswa di Sekolah kembali terjadi, kali ini siswa kelas 10.9 SMU 6 Bambu Kuning Kota Pekanbaru inisial RA yang berujung dengan laporan polisi di Polsek Tenayan Raya, Pekanbaru.

Bermula pada selasa (30/01/2024) kemarin, RA yang mengalami bengkak pada bagian kepala dibelakang telinganya bercerita kepada orang tuanya bahwa telah terjadi pengeroyokan terhadap dia oleh dua orang teman sekelasnya yang diduga sebagai pelaku inisial RR dan FM.

Pada Rabu (31/01/2024) pagi pihak sekolah memanggil orang tua RA untuk menengahi dengan menghadirkan kedua terduga pelaku berserta walinya. Kedua terduga pelaku menyangkal telah melakukan pemukulan terhadap RA dan enggan meminta maaf meskipun orang tua RR sempat memaksa anaknya untuk meminta maaf kepada orang tua RA.

“Tolonglah lah nak, minta maaf ajalah kau sama bapak tu, pikirkan juga mamak mu ini nak, ” isak ibu RR pada anaknya.

Melihat sikap RR yang begitu keras, orang tua RA yang masih kecewa dengan peristiwa pembullyan terhadap putra sulungnya itu pun menolak untuk mediasi.

“Tak apa, biar sajalah nanti polisi yang membuktikan apakah adek yang mukul atau tidak,” ujar ayah RA.

Selain itu, sesaat sebelum perundingan antara orang tua RA dengan kedua wali murid terduga Pelaku juga terdapat beberapa siswa dan wali murid lainnya, dimana mereka tampak diberi surat perjanjian.

Belakangan diketahui para siswa tersebut diantaranya juga merupakan korban pengeroyokan dan beberapa orang pelaku pengeroyokan yang juga merupakan teman lainnya dari pelaku yang sama.

Baca Juga :  Pastikan Kesiapan Pemilu di Kabupaten Siak,Kapolda Riau "Siak Solid Dan Berintergritas Hadapi Pemilu 2024"

Dari keterangan korban MR, dihari yang sama, selasa (30/01/2024) usai pulang sekolah dia dicegat saat diluar pagar sekolah dan dicegat oleh empat orang teman terduga pelaku dengan menabrakkan motor pelaku ke motornya karena dia diduga telah mengadukan kejadian pengeroyokan terhadap RA sebelumnya ke wali kelas.

Tak hanya RA, MR juga mengalami rasa ketakutan yang sama akan terjadinya pengeroyokan lagi seperti yang dialami dia sebelumnya, pasalnya dia juga mendapatkan ancaman serta mendengar adanya ancaman lainnya terhadap RA.

Untuk diketahui, MR merupakan teman sekelas RA yang peduli dan satu-satunya yang berani membantu RA saat dibully.

Saat dikonfirmasi wartawan di sekolah pada Kamis (01/01/2024), Kepala sekolah sedang tidak berada ditempat dan dilayani oleh bagian kesiswaan SMU 6, Nunung mengatakan mereka bukan hanya sekedar sebagai guru, melainkan juga sebagai orang tua bagi siswa mereka, bahkan setiap hari mereka masuk ke rumah-rumah warga mencari siswa yang bersembunyi merokok.

“Kita disini adalah orang tua, bukanlah semata-mata sekedar guru, kalau hanya sekedar guru kami tidak mengejar anak orang bu sampai ke halaman sekolah, kalau hanya guru sifat kami, tapi kami disini orang tua, kami mencari loh pak anak-anak kita yang mau masuk ke sekolah, setiap pagi kami mencari sampai ke pelosok rumah masyarakat,” katanya.

(Andi Putra )

Berita Terkait

DJP Uji Coba Pendekatan Kepatuhan Kolaboratif Bersama Pertamina dan BUMN Strategis
Momen Haru dan Semangat Baru: Warga Rumbai Sukses Gelar Green Policing
Jaksa Tunggu Pelimpahan Berkas Kasus Perampokan dan Pembunuhan Nenek Dumaris di Pekanbaru
HUT ke-242 Pekanbaru, Transformasi Progresif dengan Semangat “KolaborAksi”
Diduga Dipaksa Mengemis dan Jadi Manusia Silver, Tiga Anak di Pelalawan Harus Setor Rp250 Ribu Sehari, Gagal Target Diduga Dipukuli
Wali Kota Agung Nugroho Tegaskan PBG di Pekanbaru Bisa Terbit dalam Hitungan Jam, Dorong Iklim Investasi Lebih Cepat
Operasional Tambang Berizin di Kampar Dievaluasi, Tim Gabungan Tekankan Kepatuhan terhadap Regulasi
Wajah Baru Pekanbaru: Setahun Kepemimpinan Agung-Markarius yang Melampaui Ekspektasi

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 20:44 WIB

DJP Uji Coba Pendekatan Kepatuhan Kolaboratif Bersama Pertamina dan BUMN Strategis

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:45 WIB

Momen Haru dan Semangat Baru: Warga Rumbai Sukses Gelar Green Policing

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:35 WIB

Jaksa Tunggu Pelimpahan Berkas Kasus Perampokan dan Pembunuhan Nenek Dumaris di Pekanbaru

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:38 WIB

HUT ke-242 Pekanbaru, Transformasi Progresif dengan Semangat “KolaborAksi”

Senin, 15 Juni 2026 - 10:12 WIB

Diduga Dipaksa Mengemis dan Jadi Manusia Silver, Tiga Anak di Pelalawan Harus Setor Rp250 Ribu Sehari, Gagal Target Diduga Dipukuli

Berita Terbaru