Anak Kepala Pekon Gunung Meraksa Pulau Panggung di Laporkan Polisi Diduga Aniaya Warga.

- Penulis

Jumat, 17 Mei 2024 - 00:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Burkas top —TANGGAMUS – Anak dari Kepala Pekon Gunung meraksa Kecamatan Pulaupanggung Kabupaten Tanggamus, di laporkan ke polsek tekad kecamatan pulau panggung.

Pada hari Kamis tanggal 16 Mei 2024 sekira jam 08.30wib, Hari syahputra bersama teman nya yang bernama Yogi Prayoga hendak meminta surat pengantar dari pekon guna untuk membuat SKCK.

“saya datang ke kantor pekon gunung meraksa kecamtan pulaupanggung namun sesampainya dikantor pekon tidak ada satupun aparat pekon yang berada dikantor, kemudian saya dan teman saya pergi kerumah salah satu aparat pekon yang bernama eko, namun saudara eko masih ada kegiatan di pekon tekad” Jelasnya.

Lanjut Hari, kemudian saya dan kawan pergi kerumah aparat pekon yang lain nya namun tidak bisa juga dikarnakan laptop cuman ada satu dan masih digunakan. Kemudian saya dan kawan memutuskan untuk pergi kerumah kepala pekon dengan maksud meminta tolong supaya surat pengantar dibuatkan.

Sesampai nya di rumah kepala pekon saya bertemu dengan kepala pekon dan pada saat itu kepala pekon mengatakan “nanti siang karena aparat pekon masih ada kegiatan. Karna saya memburu waktu membutuhkan surat SKCK itu saya mengatakan” Masa iya salah satu aparat pekon tidak ada dan ada kegiatan semua pak kakon.

Baca Juga :  Sinergitas Pak Babin TNI-Polri Pastikan Harga Sembako Stabil Dibulan Puasa

Kemudian kepala pekon menanyakan rumah saya dan saya jawab di pekon penantian dari situlah ada sedikit cekcok mulut antara saya dan kepala pekon. Dan pada saat saya hendak mau keluar dari pintu rumah tiba tiba kepala bagian belakang saya dipukul oleh anak dari kepala pekon menggunakan tangan sebanyak satu kali.

“Saya masih tetap berjalan menuju kendaraan motor saya, namun belum sampai ke motor, saya dipukul lagi oleh anak kepala pekon dibagian kepala belakang sebanyak satu kali, karna kejadian pemukulan itu dilihat oleh warga yang berada di lokasi itu lalu dipisah. Akibat pemukulan itu saya mengalami sakit dibagian kepala, tutupnya.
(red, Andi putra)

Berita Terkait

Kematian Warga di Galian C Diduga Ilegal: Publik Tuding Polsek Kulim Biarkan Pelaku Bebas, Alat Berat Tak Diamankan.
Karateka Nias Selatan Sabet 1 Emas dan 4 Perak di Kejuaraan Piala Kadispora Sumut
Dunia Bukan Tempat Selamanya Kesabaran Kunci Keimanan’: Ubah Mindset Kebahagiaan Hidup
Kapolda Sumut resmikan empat SPPG Polres Karo dukung program MBG
Puluhan Massa LSM BERANTAS Kepung Polda Riau, Desak Polisi Segera Tetapkan Tersangka dalam Kasus Kematian Farisman Laia di Galian C Ilegal
Mengingat Kehidupan Dunia Jalin Keperdulian Sholat Anak Sejak Dini
PBVSI Nias Selatan Gelar Turnamen Bola Voli Tingkat SMA/SMK se-Kabupaten Tahun 2026
Bupati Kampar Hadiri Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II DPR RI di IPDN Bersama Alumni IPDN dan APDN

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:26 WIB

Kematian Warga di Galian C Diduga Ilegal: Publik Tuding Polsek Kulim Biarkan Pelaku Bebas, Alat Berat Tak Diamankan.

Sabtu, 18 April 2026 - 12:38 WIB

Karateka Nias Selatan Sabet 1 Emas dan 4 Perak di Kejuaraan Piala Kadispora Sumut

Senin, 13 April 2026 - 09:58 WIB

Dunia Bukan Tempat Selamanya Kesabaran Kunci Keimanan’: Ubah Mindset Kebahagiaan Hidup

Kamis, 9 April 2026 - 17:16 WIB

Kapolda Sumut resmikan empat SPPG Polres Karo dukung program MBG

Kamis, 9 April 2026 - 07:17 WIB

Puluhan Massa LSM BERANTAS Kepung Polda Riau, Desak Polisi Segera Tetapkan Tersangka dalam Kasus Kematian Farisman Laia di Galian C Ilegal

Berita Terbaru