Ketua DPP AMI Alex Cowboy Kecewa Dengan Pernyataan Kades Benaya Yang Menghina Wartawan

- Penulis

Jumat, 28 Juni 2024 - 11:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Burkas top — Pekanbaru – Salah satu tugas Wartawan adalah Sosial Control disetiap kerjaan khusus nya yang menggunakan Anggaran Negara atau Daerah, seperti yang saat ini Pembangunan Box Culver (BC) yang berada dijalan Mohamad Syeh disamping kantor kampung Benayah, Kecamatan Pusako, Kabupaten siak, tentunya masyarakat atau pun insan pers sangat berperan untuk mengontrol pembangunan tersebut agar pengerjaannya sesuai dengan RAB. Sabtu (22/6/2024)

Dari investasi Tim awak media saat melakukan pengecekan lapangan, di linkungan proyek pembangunan BC tersebut bahwa pemasangan cerocok nya tidak sesuai dengan gambar dan RAB yang ada.

Hasil pantauan dan investasi Tim awak media di lapangan benar adanya, sehingga Tim tersebut menghubungi oknum Penghulu (Kades) kampung Benayah melalui hp untuk meminta keterangan tentang pembangunan box CULVER tersebut,

Kata oknum penghulu (Kades) ok bang nanti saya di lapangan dan jawab awak media ya saya tunggu infomasinya.

Selanjutnya, sekitar jam 4 sore Selasa tanggal 18 Juni 2024 oknum penghulu kampung meminta awak media atas nama Nz menemui beliau langsung kelokasi proyek pembangunan. Setelah sampai di lokasi Nz mempertanyakan dapat laporan dari masyarakat tadinya tentang pemasangan cerocok.

Dengan sedikit perdebatan, oknum penghulu mengatakan pakai cerocok kita bang dan awak media Nz tanya apakah cerocokn ya di pasang sesuai RAB sementara kayu cerocok nya cuma ada 19 batang dan oknum penghulu menjawab sudah kata nya dan di tanya sama seorang pekerja (tukang) jawab tukang ada cerocok nya cuma jaraknya 50cm per titik apakah sesuai dengan gambar tukang tidak menjawab alias bungkam.

Kemudian lanjut di tanya lagi ke penghulu mengapa pak penghulu?,dan di jawab oknum penghulu dengan emosi dengan tidak sopan katanya kalau Abang tak percaya “potong K*NT*L saya” ucap kades berulang – ulang mengucapkan nya serta menunjuk ke arah alat vital nya dan di dengar oleh beberapa orang pekerja, tukang, bendahara yang ada dilokasi box CULVER.

Baca Juga :  Realisasi Bantuan Miskin Ekstrem di Pekanbaru: 424 KK Terima Rp900 Ribu

Kemudian awak media Nz mengatakan kepada oknum penghulu tersebut tolong pak penghulu jaga bahasa atau tutur bahasanya, dengan siapa bapak berbicara, masa seorang Kades bahasanya seperti itu hargailah orang lain.

Keesokan hari Rabu jam 10 siang tanggal 19 – 06 – 2024 awak media Nz menghubungi kasi PMK kecamatan Pusako pak Darus untuk konfirmasi tentang pembangunan box CULVER itu jawaban pak kasi PMK ” iya nanti saya cek” kalau sampai di lokasi saya hubungi Abang.

Jam 1 siang pak kasi menghubungi awak media, bang saya sudah di lokasi, yang mana lokasi nya dekat dengan kantor Desa dan saya langsung meluncur kesana.

Sampai kelokasi langsung masuk ruangan kantor penghulu kampung Benayah mengadakan rapat membahas permasalahannya dipimpin kasi PMK, Tim teknis, kerani, kepala tukang, sementara penghulunya sedang ke kabupaten.

Kasi PMK menekankan kepada tukang supaya mengerjakannya sesuai dengan Rab dan juru teknis nya bahwa di dalam Rab cerocok nya 37 batang dan titik yang harus di pasang cerocok 52 titik sementara keterangan tukang titik yang di pasang cuma 21 titik berarti masih kurang 31 titik selain sayapnya.

Setelah pengeejaan lantai, antara besi juga di pasang plastik hitam,
Kemudian kasi PMK juga mengatakan supaya bahan di lengkapi sesuai Rab kayu cerocok nya harus di tambah dari 19 batang menjadi 37 batang sesuai Rab yang ada tutur nya.

Selanjutnya sekitar jam 3 sore di hari yang sama Nz juga menghubungi PKA (Pelaksana kegiatan anggaran) melalui hp jawaban nya “saya lagi luar bang ke Bangkinang saya belum tahu nantilah saya cek katanya”.

Terkait hal tersebut, Ketua DPP AMI (aliansi media Indonesia) Alexander atau lebih akrab disapa Alex Cowboy, kepada awak media ini menerangkan bahwa hal ini jelas sudah melanggar atu

Berita Terkait

Kematian Warga di Galian C Diduga Ilegal: Publik Tuding Polsek Kulim Biarkan Pelaku Bebas, Alat Berat Tak Diamankan.
Karateka Nias Selatan Sabet 1 Emas dan 4 Perak di Kejuaraan Piala Kadispora Sumut
INFO PELANTIKAN: Wali Kota Pekanbaru Isi Jabatan Strategis di 29 Posisi Baru
Diduga Langgar Kesepakatan Damai, Istri Direktur BUMDes Temeran Lapor Polisi
Dunia Bukan Tempat Selamanya Kesabaran Kunci Keimanan’: Ubah Mindset Kebahagiaan Hidup
Bupati Zukri Kawal Proyek Kabel Bawah Laut, Targetkan Kuala Kampar Terang 24 Jam
Tekan Risiko Karhutla 2026, Bupati Kampar Instruksikan Tim Siaga Desa Perkuat Patroli
Mengingat Kehidupan Dunia Jalin Keperdulian Sholat Anak Sejak Dini

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:26 WIB

Kematian Warga di Galian C Diduga Ilegal: Publik Tuding Polsek Kulim Biarkan Pelaku Bebas, Alat Berat Tak Diamankan.

Sabtu, 18 April 2026 - 12:38 WIB

Karateka Nias Selatan Sabet 1 Emas dan 4 Perak di Kejuaraan Piala Kadispora Sumut

Sabtu, 18 April 2026 - 05:34 WIB

INFO PELANTIKAN: Wali Kota Pekanbaru Isi Jabatan Strategis di 29 Posisi Baru

Rabu, 15 April 2026 - 20:42 WIB

Diduga Langgar Kesepakatan Damai, Istri Direktur BUMDes Temeran Lapor Polisi

Senin, 13 April 2026 - 09:58 WIB

Dunia Bukan Tempat Selamanya Kesabaran Kunci Keimanan’: Ubah Mindset Kebahagiaan Hidup

Berita Terbaru