Anak Pedagang Kerajinan Bali Jadi Kasat Lantas Polrestabes Medan.

- Penulis

Kamis, 4 September 2025 - 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BURKAS.TOP, MEDAN | – Bertekad mengangkat derajat keluarga, I Made Parwita menempuh pendidikan Akpol di tahun 2005. Ia pun dinyatakan lulus di tahun 2009 dengan menjadi perwira pertama berpangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda).

Dalam menempuh cita-cita itu, anak kedua dari tiga bersaudara itu mengaku tidak mudah. Dalam perjalanannya, ia harus kehilangan ayah, almarhum I Made Wirta. Semenjak itu, perjuangannya di akademi ditopang oleh ibunya, almarhum Ni Ketut Suarti.

“Itu sangat sulit, ditinggal meninggal oleh ayah sebelum daftar Akpol. Persiapan selama mendaftar dibantu almarhum ibu, yang saat itu berstatus single parents,” ucap Parwita, Kamis (4/9/2025).

Meski dalam kondisi sulit, demi mengabdi kepada negara dan ingin mengangkat derajat keluarga, Parwita tetap mengasah kemampuannya di akademi kepolisian. Ia pun dipercaya menjabat sebagai Komandan Pasukan Korps Bali sejak di tingkat satu hingga tingkat tiga.

“Itu semua berkat doa dan perjuangan ibu saya, termasuk saudara kandung saya juga ada di situ. Apalagi ibu saya, seorang pedagang dan single parents berupaya mendukung hingga selesai pendidikan,” tuturnya.

Baca Juga :  Tak Terima Ditegur, Pria Pengangguran Aniaya Anak Pimred Media di Bulan Ramadhan

Diceritakannya, almarhum ibu kandungnya saat itu bekerja sebagai pedagang kerajinan Bali. Dari hasil jerih payah itu, pundi-pundi dikumpulkannya untuk membantu Parwita menyelesaikan pendidikannya. Hal itu juga yang membuat Parwita bertekad kuat agar mengangkat derajat keluarga.

“Selain mengabdi, saya ingin tinggikan derajat keluarga, khususnya ibu saya,” ujarnya.
Usai menyelesaikan pendidikan, Parwita ditugaskan di Polda Jawa Timur. Setelah menyelesaikan sekolah PTIK, ia dimutasi ke Polda Gorontalo.

Parwita telah berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) dan sudah lulus sekolah Sespimmen. Kini, ia dipercaya sebagai Kasat Lantas Polrestabes Medan sejak enam bulan terakhir.

Beberapa keberhasilan yang telah diraihnya adalah penangkapan sindikat pembuat SIM palsu beberapa waktu lalu.

“Tetunya situasi kepadatan di inti kota sudah bisa kita tanggulangi dengan rekayasa lalu lintas. Lalu kita juga ungkap pembuat SIM palsu,” ujarnya.(**/M Taufik)

Berita Terkait

Curi Motor di Parkiran Fitnes, Seorang Pemuda Diringkus Satreskrim Polres Binjai
Kapolres Nias Selatan Beri Penghargaan Atlet Karate Peraih Medali di Piala Kadispora Sumut
Rugikan Negara Rp2,57 Miliar, Tersangka Kasus Faktur Pajak Diserahkan ke Kejari Medan
100 Hari Kinerja Polres Karo: Puluhan Kasus Kriminal dan Narkotika Terungkap
Penyegaran Organisasi: Mochamad Mukaffi Resmi Jabat Kalapas Binjai
Maling Sepeda Motor Diteras Rumah, Pelaku Diamankan Polres Binjai
Polres Tapteng Amankan Pria Berinisial RTP Terkait Dugaan Peredaran Ganja dan Sabu
Kesal Tertipu Promo TikTok, Seorang Wanita Diamankan Usai Ancam Karyawan Toko Ponsel

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 08:48 WIB

Curi Motor di Parkiran Fitnes, Seorang Pemuda Diringkus Satreskrim Polres Binjai

Selasa, 21 April 2026 - 19:52 WIB

Kapolres Nias Selatan Beri Penghargaan Atlet Karate Peraih Medali di Piala Kadispora Sumut

Selasa, 21 April 2026 - 19:46 WIB

Rugikan Negara Rp2,57 Miliar, Tersangka Kasus Faktur Pajak Diserahkan ke Kejari Medan

Selasa, 21 April 2026 - 18:20 WIB

100 Hari Kinerja Polres Karo: Puluhan Kasus Kriminal dan Narkotika Terungkap

Selasa, 21 April 2026 - 18:06 WIB

Penyegaran Organisasi: Mochamad Mukaffi Resmi Jabat Kalapas Binjai

Berita Terbaru