Gubernur LSM LIRA Riau Angkat Bicara Terkait Beredar Video Calon Wabup Kuansing Paslon AYO Berkata Kasar

- Penulis

Minggu, 20 Oktober 2024 - 20:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Burkas top –Pekanbaru – Seorang calon kepala daerah atau pemimpin harusnya mempunyai etika dan adab serta sooan santun dalam berperilaku, apalagi berbicara atau menyampaikan kata-kata didepan orang banyak atau umum.

Dan terkait beredar video salah satu pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kuansing yang berkata-kata tidak patut dan kasar saat menghadiri pengukuhan Tim Pemenangnya, Gubernur LSM LIRA Riau angakat bicara dan menyayangkan atas ucapan tersebut.

Gubernur LSM LIRA Riau, Boma Harmen mengatakan bahwa salah satu calon Wakil Bupati inisial S, nomor urut 2, dengan sebutan AYO yang mengeluarkan kata B*J*NG*N saat memberikan sambutan sambil berorasi, yang tidak sepantasnya berucap didepan orang banyak.

“Apalagi kata tersebut diarahkan ke perangkat daerah, seperti kades dan camat”, ucap Boma saat mendengarkan video tersebut dikantor sekretariatnya, Sabtu (19/10/2024).

“Setelah itu terdengar ‘tak tabok koe’ (bahasa Jawa), ini seakan-akan mengancam perangkat daerah tersebut”, tambah Boma.

“Dan atas beredar video wakil bupati tersebut, seorang kepala daerah yang menjadi panutan, dihormati dan figur di masyarakatnya, tidak seharusnya dan tidak sepantasnya berkata seperti itu, apalagi didepan orang banyak, harusnya tempatkan sesuatu itu sesuai pada tempat, jangan asal meletup saja”, ujar Boma.

Baca Juga :  Pemimpin Redaksi NADAVIRAL Raih Juara I, Dihadiahi Sertifikat dan Piagam Penghargaan Sebagai Penulis Terbaik

“Untuk masyarakat sebagai pemilih yang memiliki hak suara memilih, harus lebih berhati-hati dalam memilih pemimpin, terutama di Kabupaten Taluk Kuantan, pelajari dan cari tau pemimpin yang akan kita pilih nanti agar tidak salah pilih”, beber Boma.

“Kita harus menjadi pemilih yang cerdas, tidak terpengaruh oleh bujuk rayu oleh calon atau tim pemenangan calaon lain, pilihlah pemimpin yang telah berbuat untuk Kuansing dan pemimpin yang mempunyai etika dan adab, sopan santun yang baik”, tutup Boma.

Cawabup nomor urut 2 dari Paslon AYO, Sutoyo saat dikonfirmasi dan dimintai keterangan melalui telepon seluler via whatsapp yaitu terkait vidio yang beredar di Grub whatsapp maupun di Medsos.

“Siap masku.. !, acara pengukuhan tim pemenangan AYO masku, ucapan yang mana masku, ini masih mutar videonya mass, nanti kalo signal bagus, kirim lagi mass, siap maskuu,” Kata Sutoyo melalui via whatsapp.(Tim)

Berita Terkait

DJP Uji Coba Pendekatan Kepatuhan Kolaboratif Bersama Pertamina dan BUMN Strategis
Momen Haru dan Semangat Baru: Warga Rumbai Sukses Gelar Green Policing
Jaksa Tunggu Pelimpahan Berkas Kasus Perampokan dan Pembunuhan Nenek Dumaris di Pekanbaru
HUT ke-242 Pekanbaru, Transformasi Progresif dengan Semangat “KolaborAksi”
Diduga Dipaksa Mengemis dan Jadi Manusia Silver, Tiga Anak di Pelalawan Harus Setor Rp250 Ribu Sehari, Gagal Target Diduga Dipukuli
Wali Kota Agung Nugroho Tegaskan PBG di Pekanbaru Bisa Terbit dalam Hitungan Jam, Dorong Iklim Investasi Lebih Cepat
Operasional Tambang Berizin di Kampar Dievaluasi, Tim Gabungan Tekankan Kepatuhan terhadap Regulasi
Wajah Baru Pekanbaru: Setahun Kepemimpinan Agung-Markarius yang Melampaui Ekspektasi

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 20:44 WIB

DJP Uji Coba Pendekatan Kepatuhan Kolaboratif Bersama Pertamina dan BUMN Strategis

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:45 WIB

Momen Haru dan Semangat Baru: Warga Rumbai Sukses Gelar Green Policing

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:35 WIB

Jaksa Tunggu Pelimpahan Berkas Kasus Perampokan dan Pembunuhan Nenek Dumaris di Pekanbaru

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:38 WIB

HUT ke-242 Pekanbaru, Transformasi Progresif dengan Semangat “KolaborAksi”

Senin, 15 Juni 2026 - 10:12 WIB

Diduga Dipaksa Mengemis dan Jadi Manusia Silver, Tiga Anak di Pelalawan Harus Setor Rp250 Ribu Sehari, Gagal Target Diduga Dipukuli

Berita Terbaru