Menjemput Peluang Investasi, Bupati Afni Perkuat Posisi Siak di Pusat

- Penulis

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, BURKAS.TOP – Kabupaten Siak sedang bersiap naik kelas. Di bawah kepemimpinan Bupati Afni Zulkifli, pemerintah daerah melakukan langkah progresif dengan mendatangi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian di Jakarta untuk mengusulkan kembali Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB) menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN).

Pertemuan dengan Plt Deputi Bidang Koordinasi Industri, Ketenagakerjaan dan Pariwisata, Dida Gardera, pada Selasa (23/6/2026) lalu, bukan sekadar kunjungan formal. Bagi Afni, ini adalah upaya “menjemput bola” guna mempercepat realisasi janji pembangunan yang sempat terhambat tantangan fiskal.

Strategi Menggaet Investor
Afni menyadari bahwa untuk menyaingi daerah lain dalam menarik investasi, Siak memerlukan insentif yang lebih kuat. “Status PSN adalah pintu masuk. Dengan status tersebut, hambatan perizinan, perpajakan, dan infrastruktur akan terurai. Kita ingin Siak jadi primadona baru bagi investor,” ujar Afni.

Data yang dibawa Afni ke Jakarta cukup kuat. Dengan lahan 600 hektare yang sudah bersertifikat HGB dan strategis di jalur Selat Malaka, KITB sebenarnya telah menunjukkan “taringnya” melalui investasi galangan kapal senilai Rp300 miliar dan potensi investasi Rp1 triliun yang akan segera masuk.

Baca Juga :  Klarifikasi Biaya Makan Minum DPRD Kuansing Sebesar Rp4,6 Miliar, Ini Kata Sekwan DPRD Kuansing

Siak sebagai Destinasi Berkelas
Tak hanya soal industri, Afni juga membawa misi besar bagi sektor pariwisata. Ia ingin Istana Siak tidak hanya dikenal sebagai ikon sejarah lokal, tetapi juga menjadi destinasi wisata nasional yang mendapat dukungan penuh dari pusat.

“Siak bukan hanya tentang industri, tapi tentang jati diri bangsa melalui sejarah dan budaya. Kita ingin pemerintah pusat melihat ini sebagai aset nasional yang harus direvitalisasi agar manfaat ekonominya dirasakan oleh masyarakat luas,” jelasnya.

Optimisme di Balik Proposal
Merespons dorongan Afni, pihak Kemenko Perekonomian memberikan lampu hijau untuk segera melengkapi dokumen administratif. Afni pun menanggapi instruksi tersebut dengan sigap. Ia berkomitmen untuk mengawal proses ini hingga ke tahap penentuan prioritas pusat.

“Kami tidak hanya mengusulkan, kami akan mengawal. Ini adalah ikhtiar kami agar Siak tetap tumbuh di tengah kondisi ekonomi yang menantang. Kebersamaan pemerintah pusat dan daerah adalah kunci agar pembangunan ini nyata, bukan sekadar rencana,” tutupnya dengan optimistis. (*/Inf)

Berita Terkait

Menjangkau Hati Pasien: Wali Kota Paisal Tekankan Pelayanan dengan Empati di RSUD Dumai
Di Tengah Tekanan Fiskal, Pemkab Siak Cairkan Rp108 Miliar untuk Hak ASN dan Tenaga Non-ASN
Hadiri HUT Pekanbaru ke-242, Ketua DPRD Dumai Tegaskan Pentingnya Sinergi Antar-Legislatif di Riau
Wali Kota Dumai: Kolaborasi Adalah Kunci Membangun Generasi Sehat dan Bebas Stunting
HUT ke-242 Pekanbaru, Transformasi Progresif dengan Semangat “KolaborAksi”
Cerita dari Istana Siak: Serunya 600 Warga Lari Bareng dalam Road to Bhayangkara Run
Bupati Afni Zulkifli: Sensus Ekonomi 2026 Kunci Akurasi Penyaluran Bantuan
Menjaga “Urat Nadi” Ekonomi, Wali Kota Dumai Serukan Dialog dalam Polemik TKBM

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:40 WIB

Menjangkau Hati Pasien: Wali Kota Paisal Tekankan Pelayanan dengan Empati di RSUD Dumai

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:07 WIB

Di Tengah Tekanan Fiskal, Pemkab Siak Cairkan Rp108 Miliar untuk Hak ASN dan Tenaga Non-ASN

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:05 WIB

Menjemput Peluang Investasi, Bupati Afni Perkuat Posisi Siak di Pusat

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:12 WIB

Hadiri HUT Pekanbaru ke-242, Ketua DPRD Dumai Tegaskan Pentingnya Sinergi Antar-Legislatif di Riau

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:59 WIB

Wali Kota Dumai: Kolaborasi Adalah Kunci Membangun Generasi Sehat dan Bebas Stunting

Berita Terbaru