Burkas top — Jakarta —Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan RI, mencatat 13 orang petugas Kelompok Penyelenggaran Pemungutan Suara (KPPS) dikabarkan meninggal dunia saat pemungutan dan pasca penghitungan suara Pemilu 2024. Mereka rata-rata meninggal dunia akibat kelelahan dan bawaan penyakit penyerta.
“Kami menerima 13 laporan kematian petugas KPPS yang bertugas di Pemilu. Namun, sejauh ini data yang terverifikasi baru empat orang dengan identitas lengkap yang di laporkan petugas di lapangan,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, kepada awak media,
Kamis (15 Februari 2024).
Dijelaskannya, bahwa penyebab meninggalnya petugas KPPS tersebut rata-rata dikarenakan faktor kelelahan dan adanya penyakit bawaan.
“Mereka rata-rata kelelahan dan akibat penyakit bawaan,” lanjutnya.
Selain 13 orang meninggal dunia, ungkap Siti, pasca pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2024, juga terdapat 14 Petugas KPPS yang berobat Jalan. Sementara yang kondisinya lemah dan harus rawat inap di laporkan berjumlah 6 orang.
“Sesuai laporan ada 140 petugas yang berobat jalan dan 6 orang rawat inap,” ungkapnya.
Untuk kelengkapan data korban meninggal dunia maupun rawat inap, kata Siti, hingga kini pihaknya masih menunggu kelengkapan informasi dari petugas di lapangan. (Red)”




















