Security PT.PKSS Hina Profesi Jurnalis, Reskrimsus Polda Riau Ambil Keterangan Pelapor

- Penulis

Senin, 27 Mei 2024 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Burkas top — Pekanbaru, — Penghinaan Profesi Jurnalis oleh sejumlah oknum Security Prima Karya Sarana Sejahtera (PT PKSS) yang bertugas di Menara Lancang Kuning BRI Jalan Sudirman, berbuntut panjang.

Penyidik Reskrimsus Polda Riau mengambil keterangan Pelapor, dalam hal ini Ketua Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (DPW PW DPI) Provinsi Riau. Senin, (27/5/2024).

Ketua DPW PW DPI Riau, Fifit Lidya Elsyah, SH tiba di Polda Riau Pukul 14.00.WIB, didampingi Wakil Ketua PWDPI Riau, Andi Putra, Bendahara, Diah Vivian Sari, SH dan Kabid OKK PWDPI Riau, Bowoziduhu Bawamenewi.

Usai memberikan keterangan kepada Penyidik, Ketua PWDPI Riau meninggalkan Polda Riau Pukul 17.30.WIB.

Laporan pengaduan awalnya disampaikan PWDPI Riau ke Krimsus Polda Riau pada Rabu, tanggal 15 Mei 2024, dengan Terlapor sejumlah Satpam atau Security yang bertugas di MLK BRI Jalan Sudirman atas.

Sebelumnya, sejumlah oknum Security Terlapor ini menghina profesi Wartawan mengunakan kata-kata kasar. Wartawan itu “Bagwan, Martabak, Kompres dan Pempers”, bisa dijadikan Sum-Sum dan di Bakar untuk dimakan.

Baca Juga :  Bakti Sosial Kapolsek Siak Hulu Bersama PT ABL Laksanakan Giat Bagikan Sembako Kepada Warga Kurang Mampuh

Ketua PWDPI Riau, Fifit Lidya Elsyah mengatakan, pihak akan terus memperjuangkan kasus penghinaan profesi Jurnalis atau Wartawan ini hingga para pelaku dijerat dengan Pasal sesuai perbuatannya.

“Profesi Wartawan atau Jurnalis telah dihina oleh para Terlapor dengan ujaran tidak berdasar. Para Terlapor melakukannya melalui Sosmed secara terbuka atau di muka umum, yaitu di dalam Grup WhatsApp Security MLK BRI itu sendiri. Mereka harus mempertanggung jawabkan perbuatan mereka ini,” tegas Lidya.

Keluarga Besar PWDPI akan mengawal kasus ini hingga benar-benar mendapat keadilan hukum dan nama baik Wartawan harus dipulihkan atas hinaan tersebut.

“Bukti yang telah diserahkan ke Polda Riau akan menjadi atensi dan pertimbangan Kapolda Riau untuk memproses kasus ini secara profesional dan berkeadilan tentunya,” kata Kabid OKK PWDPI Riau, Bowoziduhu Bamen di depan Mapolda Riau. ***

Sumber: PWDPI Riau

Andi putra

Berita Terkait

DJP Uji Coba Pendekatan Kepatuhan Kolaboratif Bersama Pertamina dan BUMN Strategis
Momen Haru dan Semangat Baru: Warga Rumbai Sukses Gelar Green Policing
Jaksa Tunggu Pelimpahan Berkas Kasus Perampokan dan Pembunuhan Nenek Dumaris di Pekanbaru
HUT ke-242 Pekanbaru, Transformasi Progresif dengan Semangat “KolaborAksi”
Diduga Dipaksa Mengemis dan Jadi Manusia Silver, Tiga Anak di Pelalawan Harus Setor Rp250 Ribu Sehari, Gagal Target Diduga Dipukuli
Wali Kota Agung Nugroho Tegaskan PBG di Pekanbaru Bisa Terbit dalam Hitungan Jam, Dorong Iklim Investasi Lebih Cepat
Operasional Tambang Berizin di Kampar Dievaluasi, Tim Gabungan Tekankan Kepatuhan terhadap Regulasi
Wajah Baru Pekanbaru: Setahun Kepemimpinan Agung-Markarius yang Melampaui Ekspektasi

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 20:44 WIB

DJP Uji Coba Pendekatan Kepatuhan Kolaboratif Bersama Pertamina dan BUMN Strategis

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:45 WIB

Momen Haru dan Semangat Baru: Warga Rumbai Sukses Gelar Green Policing

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:35 WIB

Jaksa Tunggu Pelimpahan Berkas Kasus Perampokan dan Pembunuhan Nenek Dumaris di Pekanbaru

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:38 WIB

HUT ke-242 Pekanbaru, Transformasi Progresif dengan Semangat “KolaborAksi”

Senin, 15 Juni 2026 - 10:12 WIB

Diduga Dipaksa Mengemis dan Jadi Manusia Silver, Tiga Anak di Pelalawan Harus Setor Rp250 Ribu Sehari, Gagal Target Diduga Dipukuli

Berita Terbaru