Strategi “Lobi” Banjir: Cara Pemko Pekanbaru Urai Kemacetan Air di Simpang Tobek Godang

- Penulis

Rabu, 7 Januari 2026 - 21:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU, BURKAS.TOP – Menghadapi persoalan banjir yang menahun, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru di bawah kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho kini tidak hanya mengandalkan alat berat di lapangan. Strategi komunikasi dan kolaborasi lintas sektor menjadi “senjata baru” dalam upaya normalisasi aliran air di Ibu Kota Provinsi Riau ini.

Penyelesaian banjir diakui Wali Kota bukan perkara instan. Menurutnya, dibutuhkan sinkronisasi antara pemerintah pusat, provinsi, hingga keterlibatan dunia usaha dan akademisi.

“Perlu melobi sana-sini. Termasuk Universitas Riau (Unri) yang telah memberikan akses pemanfaatan 10 danau untuk dijadikan embung,” ujar Agung Nugroho, Rabu (7/1/2026).

Solusi Berbasis Lingkungan di Kawasan Pendidikan

Pemanfaatan 10 danau di kawasan Unri tersebut diproyeksikan menjadi solusi kunci untuk menampung tumpahan air yang selama ini merendam kawasan Simpang Tobek Godang dan Jalan Bangau Sakti. Dengan menjadikan danau sebagai embung, beban drainase jalan raya diharapkan berkurang drastis saat intensitas hujan tinggi.

Baca Juga :  Bupati Minta UPZ Masjid dan Mushalla Laksanakan Amanah Ikhlas, Cerdas dan Tuntas

Sektor Swasta Turut Ambil Bagian

Langkah inovatif lainnya adalah menggandeng badan usaha untuk mitigasi mandiri. Salah satu yang tengah dikomunikasikan adalah pembangunan sumur resapan raksasa di kawasan RS Awal Bros Sudirman.

“Kita minta dibuat sumur resapan yang cukup besar. Tujuannya agar air dari belakang (kawasan pemukiman) menuju Jalan Sudirman bisa mengendap dulu di sumur tersebut, tidak langsung meluap ke jalan protokol,” terangnya.

Aksi Nyata di Lapangan

Sembari memperkuat lobi-lobi strategis, pengerjaan fisik terus digesa. Berikut adalah fokus penanganan terkini:

  • Normalisasi Parit Belanda: Fokus utama untuk meminimalisir dampak banjir di Kecamatan Rumbai.

  • Kolaborasi Forkopimda: Aksi pengecekan dan pembersihan anak sungai secara kolektif untuk memastikan tidak ada sumbatan sampah.

  • Sinergi Pemprov Riau: Percepatan pekerjaan infrastruktur yang masuk dalam kewenangan provinsi guna sinkronisasi aliran drainase kota. (*/Red)

Berita Terkait

Geliatkan Ekonomi Warga, Pemkab Siak Pacu Promosi Wisata Lewat Siak Run 2026
Julang Budaya Kecamatan Jadi Ajang Seleksi Menuju Festival Siak Bermadah 2026
Buka MTQ Kecamatan Minas, Bupati Siak Juga Desak Pertamina Perhatikan Air Bersih Warga
Distribusi Makan Bergizi Gratis di Tiga Sekolah Bengkalis Sempat Terhenti, Diduga karena Kendala Administrasi
DIDUGA ADA KEGAGALAN KELALAIAN ADMINITRASI TERHADAP PENGURUS SPPG DESA SUNGAI ALAM PENYALURAN MAKAN BERGIZI GRATIS (MBG)  ADA TIGA SEKOLAH DI BENGKALIS SEMPAT TERHENTI
Bupati Kasmarni Hadiri Kenal Pamit Kapolda Riau, Perkuat Sinergi Jaga Keamanan dan Kondusivitas Daerah
Meriahkan Hari Jadi Siak ke-27, Diskominfo Tampilkan Simulasi Penanganan Ancaman Siber
Banner HUT Siak ke-27

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Geliatkan Ekonomi Warga, Pemkab Siak Pacu Promosi Wisata Lewat Siak Run 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:33 WIB

Julang Budaya Kecamatan Jadi Ajang Seleksi Menuju Festival Siak Bermadah 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Buka MTQ Kecamatan Minas, Bupati Siak Juga Desak Pertamina Perhatikan Air Bersih Warga

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Distribusi Makan Bergizi Gratis di Tiga Sekolah Bengkalis Sempat Terhenti, Diduga karena Kendala Administrasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:02 WIB

DIDUGA ADA KEGAGALAN KELALAIAN ADMINITRASI TERHADAP PENGURUS SPPG DESA SUNGAI ALAM PENYALURAN MAKAN BERGIZI GRATIS (MBG)  ADA TIGA SEKOLAH DI BENGKALIS SEMPAT TERHENTI

Berita Terbaru