Terbongkarnya Kasus Asusila di SMKN Pertanian Terpadu Propinsi Riau.

- Penulis

Jumat, 19 Januari 2024 - 04:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Burkas top—-Pekanbaru—Terbongkarnya kasus asusila di SMKN Pertanian Terpadu Propinsi Riau di jalan Kaharudin Nasution KM 10 RT 03/RW 08 Kel Maharatu .Kec .Marpoyan Damai Kota Pekanbaru.

Kamis 18/01/2024.

permasalahan ini terjadi di tahun 2022, tetapi baru terungkap akhir tahun 2023. mulanya ada siswa berinisial (R ) dan yang siswi berinisial ( K ) ,mereka di duga melakukan perbuatan asusila di asrama mereka tinggal ,tetapi perbuatan ini tidak terungkap sampai 1 tahun lebih lebih ,kasus ini terbongkar karena ada salah satu siswi yang berinisial ( N ) teman se asrama ( K ) mencuri dokumen ( K ) yakni serangkaian chat dari hp siswi (K ) dengan siswa ( R ) yang isi chat nya mengajak melakukan perbuatan asusila, oleh ( S ) dokumen ini disebarluaskan ke teman sekolah di SMK N Pertanian Terpadu Provinsi Riau

Akibat disebarluaskan dokumen tersebut ,akhirnya salah satu siswi ( S ) melaporkan kejadian ini kepada guru BP , dan keduanya dipanggil oleh guru BP ibu Putri dan disaksikan oleh guru wali kelas (K) Ibu Sri Rahmadani dan guru wali kelas (R) ibu Ade , setelah keduanya di interogasi, akhirnya siswa dan siswi ini dalam keadaan tertekan, mengakui perbuatanya ,tetapi mereka lupa kapan kejadiannya.,akhirnya guru BP ibu Putri memaksa untuk membuat pernyataan palsu yang sadisnya lagi guru BP mengatakan ‘ lebih baik kalian menikah saja”,yang yg seorang guru tidak bisa mencermikan kata – katanya dengan baik,dan mereka juga sebagai guru seharusnya memberikan solusi yang terbaik kepada siswanya ,yang lebih tegasnya ada seorang guru wali kelasnya mengatakan kepada siswanya ,’kalau seandainya siswi ini masih diterima di sekolah ini saya lebih baik mundur sebagai guru ujarnya.,”
Apakah pantas ucapannya,’waullahualam’

Baca Juga :  Jalan HR. Soebrantas Pekanbaru Macet Total Akibat Truk Besar Rusak, Ketum PPRI: Gak Heran, Selagi Yuliarso Kadishubnya

Hasil dari musyawarah dan telah disepaki oleh orang tua dari (K) dan ( R ) dan guru – guru yang hadir serta Wakil kepala sekolah Bidang Kesiswaan bapak Abdul Fattah , mereka diskor dengan tidak boleh mengikuti pelajaran di sekolah ,tetapi secara ‘Daring’ selama 6 Minggu.

Akan tetapi siswa ( R ) tidak mau menandatangani pernyataan tersebut,karena merasa tidak ada keadilan ,siswa ( R ) memberikan contoh ‘ada keponakan guru BP melakukan pencurian dan terbukti ,masih diberi waktu belajar dan tidak ada diskorsing atau tidak membuat surat pernyataan.

Jadi kami mohon dari pihak ( K) dan pihak (R) kepada dinas terkait ,Dinas Pendidikan untuk bisa mengecek kinerja guru- guru yang mengajar di SMKN Pertanian Terpadu Provinsi Riau ini.

Hasil wawancara dari media Burkas Top kepada Humas ibu Rini,yang mewakilkan Kepala sekolah ibu Sudarti ,mengatakan mengakui ada kasus asusila tersebut ,tetapi ibu Rini tidak mau diwawancara lagi dengan kasus ini,karena yang bisa mengambil keputusan ini adalah kepala sekolah langsung,sementara kepala sekolah tidak berada ditempat sedang ke Malang.Dan sepertinya ibu Rini mengabaikan jurnalis dengan alasan waktu saya untuk mengajar dengan buru – buru bangkit dari kursinya ,sudah ditunggu siswa-siswinya.

( Sutan Sugi Pramono )

Berita Terkait

Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, PT Arara Abadi Salurkan Ribuan Masker ke Sekolah-sekolah
Pesan Perempuan Lewat MiChat, Pria di Pekanbaru Diduga Diperas dan Diancam di Kamar Hotel
GMNI Pekanbaru Kritik Keras Janji Kenaikan Pangkat untuk Penanganan Karhutla: Menuntaskan Tugas Bukan Prestasi Luar Biasa, Itu Kewajiban Negara
Terima SK DPD GWI Riau, Kend Zai Resmi Pimpin DPC GWI Pekanbaru 2026-2029
Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Tanggung Jawab PT Wira Kencana Senotosa, Minta Keberadaan Pengemudi Kecelakaan Dijelaskan
Korban Kecelakaan Dipulangkan dari Rumah Sakit, Kuasa Hukum Pertanyakan Penjaminan dan Tanggung Jawab Perusahaan
185 Warga Binaan di Riau Langsung Bebas Berkat Remisi HUT RI, Plt Gubri: Jangan Ulangi Kesalahan
Wali Kota Pekanbaru Apresiasi Peran TNI, Sebut Kodam XIX/Tuanku Tambusai Fondasi Stabilitas Daerah

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 12:41 WIB

Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, PT Arara Abadi Salurkan Ribuan Masker ke Sekolah-sekolah

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:43 WIB

Pesan Perempuan Lewat MiChat, Pria di Pekanbaru Diduga Diperas dan Diancam di Kamar Hotel

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:47 WIB

GMNI Pekanbaru Kritik Keras Janji Kenaikan Pangkat untuk Penanganan Karhutla: Menuntaskan Tugas Bukan Prestasi Luar Biasa, Itu Kewajiban Negara

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:10 WIB

Terima SK DPD GWI Riau, Kend Zai Resmi Pimpin DPC GWI Pekanbaru 2026-2029

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:14 WIB

Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Tanggung Jawab PT Wira Kencana Senotosa, Minta Keberadaan Pengemudi Kecelakaan Dijelaskan

Berita Terbaru