10 Danau Unri Direvitalisasi Jadi Embung, Targetkan Binawidya-Tuah Madani Bebas Banjir

- Penulis

Senin, 2 Februari 2026 - 11:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU, BURKAS.TOP – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menggandeng Universitas Riau (Unri) untuk mengatasi persoalan banjir di wilayah Kecamatan Binawidya dan Tuah Madani. Solusi yang disepakati adalah merevitalisasi 10 danau di dalam kawasan kampus untuk dijadikan embung atau kolam retensi.

Kesepakatan ini dicapai dalam pertemuan antara Walikota Pekanbaru, H. Agung Nugroho, S.E., M.M., dan Rektor Unri, Prof. Dr. Hj. Sri Indarti, S.E., M.Si., di Gedung Rektorat Unri, Jumat (2/1/2026).

Sinergi Penanganan Banjir

Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho, menyampaikan apresiasinya kepada pihak akademisi yang bersedia mengalihfungsikan danau di area kampus sebagai wilayah resapan air kota.

“Alhamdulillah, kami berterima kasih kepada Unri karena bersedia menjadikan danau di sekitarnya sebagai embung. Saya yakin ini akan mengatasi banjir, khususnya di Binawidya dan Tuah Madani,” ujar Agung yang didampingi Wakil Walikota, H. Markarius Anwar.

Rencana Teknis dan Kolaborasi

Rencananya, Pemko dan Unri akan membentuk tim khusus untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Riau serta Balai Wilayah Sungai (BWS). Fokus utama tim ini adalah:

  • Konektivitas Saluran: Mempercepat pembangunan jalur air dari pemukiman warga menuju danau.

  • Revitalisasi Kawasan: Menata ulang area sekitar danau agar lebih asri.

  • Target Pelaksanaan: Pembangunan fisik diharapkan mulai berjalan pada tahun ini.

Baca Juga :  Terkait Pengamanan Asset Daerah, Pemkab Kampar Tandatangani Perjanjian Kerja sama kajari Kampar .

Dukungan Pihak Kampus

Rektor Unri, Prof. Sri Indarti, menegaskan bahwa kampus memiliki tanggung jawab moral untuk membantu masyarakat sekitar. Menurutnya, revitalisasi ini tidak hanya berfungsi sebagai pengendali banjir, tetapi juga sebagai sarana edukasi.

“Ini sinergi yang memberikan dampak baik bagi edukasi dan masyarakat Pekanbaru. Semoga apa yang direncanakan segera terealisasi,” tuturnya.

Senada dengan hal tersebut, Pj Sekdako Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, menambahkan bahwa kolaborasi ini juga akan melibatkan Kementerian PUPR untuk integrasi aliran sungai. “Kita kolaborasikan semua pihak agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” tutup Ingot. (*/Red)

Berita Terkait

INFO PELANTIKAN: Wali Kota Pekanbaru Isi Jabatan Strategis di 29 Posisi Baru
Diduga Langgar Kesepakatan Damai, Istri Direktur BUMDes Temeran Lapor Polisi
Bupati Zukri Kawal Proyek Kabel Bawah Laut, Targetkan Kuala Kampar Terang 24 Jam
Tekan Risiko Karhutla 2026, Bupati Kampar Instruksikan Tim Siaga Desa Perkuat Patroli
Apresiasi Program CSR, Ahmad Yuzar Harap BRK Syariah Perluas Layanan ke Desa
Bupati Bengkalis Sampaikan Duka Mendalam atas Gugurnya Pejuang Karhutla di Medan Tugas
Lahan Hutan Terbatas Seluas 73.29 Hektare di Bengkalis Terbongkar; Sang DPO Tertangkap Saat Nongkrong di Kedai Kopi
Efisiensi Fiskal 2026, Bupati Siak Tekankan ASN Adaptasi Pemangkasan Anggaran

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 05:34 WIB

INFO PELANTIKAN: Wali Kota Pekanbaru Isi Jabatan Strategis di 29 Posisi Baru

Rabu, 15 April 2026 - 20:42 WIB

Diduga Langgar Kesepakatan Damai, Istri Direktur BUMDes Temeran Lapor Polisi

Jumat, 10 April 2026 - 22:39 WIB

Bupati Zukri Kawal Proyek Kabel Bawah Laut, Targetkan Kuala Kampar Terang 24 Jam

Selasa, 7 April 2026 - 21:48 WIB

Tekan Risiko Karhutla 2026, Bupati Kampar Instruksikan Tim Siaga Desa Perkuat Patroli

Sabtu, 4 April 2026 - 22:04 WIB

Apresiasi Program CSR, Ahmad Yuzar Harap BRK Syariah Perluas Layanan ke Desa

Berita Terbaru