Membedah Anggaran Rp111 Miliar: Upaya Pekanbaru Bebaskan Warga dari Biaya Berobat

- Penulis

Kamis, 8 Januari 2026 - 23:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU, BURKAS.TOP – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memastikan keberlanjutan program Universal Health Coverage (UHC) guna menjamin akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Untuk tahun 2026, Pemko telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp111 miliar guna membiayai iuran BPJS Kesehatan warga kurang mampu.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menyatakan bahwa langkah ini diambil setelah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya. Ia mengklaim tidak ada lagi beban utang iuran yang mengganjal program ini.

“Utang tahun sebelumnya sebesar Rp29 miliar sudah kami selesaikan pada 2025. Saat ini tidak ada lagi tunggakan, sehingga ini menjadi dasar kuat untuk memperkuat program UHC,” ujar Agung di Kompleks Perkantoran Tenayan Raya, Kamis (8/1/2026).

Detail Anggaran dan Kepesertaan

Berdasarkan data Pemko Pekanbaru, pergeseran angka anggaran menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun lalu:

  • Tahun 2025: Total serapan mencapai Rp82 miliar (di luar pelunasan tunggakan).

  • Tahun 2026: Alokasi naik menjadi Rp111 miliar.

  • Target Sasaran: Sekitar 304.000 warga kategori kurang mampu.

  • Fasilitas: Kepesertaan BPJS Kesehatan Kelas III dengan iuran Rp35.000 per orang/bulan.

Baca Juga :  Kepala Divisi Pemasyarakatan Riau lakukan monev Dan Berikan Penguatan Tusi Pegawai.

Agung berharap kenaikan anggaran ini diikuti dengan penyerapan yang optimal agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat yang membutuhkan.

Verifikasi dari Pihak BPJS Kesehatan

Kepala Bagian Kepesertaan BPJS Kesehatan Pekanbaru, Gunardi Chandra, membenarkan adanya perpanjangan kerja sama tersebut. Ia menegaskan bahwa program UHC ini memiliki kriteria penerima yang spesifik agar tepat sasaran.

“Program UHC ini diperuntukkan bagi warga yang tidak mampu secara finansial. Bukan untuk warga yang sudah bekerja atau memiliki kemampuan finansial mandiri,” jelas Gunardi.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi ini bertujuan untuk memastikan warga Pekanbaru tidak lagi mengalami hambatan biaya saat membutuhkan layanan medis darurat maupun rutin. (*/Red)

Berita Terkait

Diduga Langgar Kesepakatan Damai, Istri Direktur BUMDes Temeran Lapor Polisi
Bupati Zukri Kawal Proyek Kabel Bawah Laut, Targetkan Kuala Kampar Terang 24 Jam
Tekan Risiko Karhutla 2026, Bupati Kampar Instruksikan Tim Siaga Desa Perkuat Patroli
Apresiasi Program CSR, Ahmad Yuzar Harap BRK Syariah Perluas Layanan ke Desa
Bupati Bengkalis Sampaikan Duka Mendalam atas Gugurnya Pejuang Karhutla di Medan Tugas
Lahan Hutan Terbatas Seluas 73.29 Hektare di Bengkalis Terbongkar; Sang DPO Tertangkap Saat Nongkrong di Kedai Kopi
Efisiensi Fiskal 2026, Bupati Siak Tekankan ASN Adaptasi Pemangkasan Anggaran
THR ASN Bengkalis Belum Cair, LSM Soroti Tata Kelola Anggaran Pemerintah Daerah

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:42 WIB

Diduga Langgar Kesepakatan Damai, Istri Direktur BUMDes Temeran Lapor Polisi

Jumat, 10 April 2026 - 22:39 WIB

Bupati Zukri Kawal Proyek Kabel Bawah Laut, Targetkan Kuala Kampar Terang 24 Jam

Selasa, 7 April 2026 - 21:48 WIB

Tekan Risiko Karhutla 2026, Bupati Kampar Instruksikan Tim Siaga Desa Perkuat Patroli

Sabtu, 4 April 2026 - 22:04 WIB

Apresiasi Program CSR, Ahmad Yuzar Harap BRK Syariah Perluas Layanan ke Desa

Rabu, 1 April 2026 - 09:45 WIB

Bupati Bengkalis Sampaikan Duka Mendalam atas Gugurnya Pejuang Karhutla di Medan Tugas

Berita Terbaru