Burkas top —Aceh Langsa —
Yudi salah seorang konsumen, menjadi korban arogansi oknum petugas di SPBU Galon Harapan Bersama, Jalan Jendral Ahmad Yani, Kota Langsa. Yudi dibentak dan disuruh bergeser dari mesin pengisian BBM setelah ia meminta uang kembalian senilai Rp 22 ribu.
Menurut Yudi korban arogansi, kejadian tersebut terjadi pada Selasa(6/2/2024) sekitar pukul 14.00 WIB. Ketika dia mengisi BBM sepeda motornya dengan full tank dan membayar dengan uang Rp 50 ribu. Namun, oknum petugas tidak segera memberikan uang kembalian.
“Setelah saya bayar, oknum itu acuh dan tidak segera mengembalikan uang kembalian. Saya tanya, dia malah membentak saya dan suruh saya bergeser dari mesin pengisian BBM,” ungkap Yudi kepada media Online ,wartawan
Yudi tidak terima dengan perlakuan arogan oknum petugas tersebut. Ia pun memaksa oknum itu untuk segera memberikan uang kembalian.
“Saya tidak terima. Saya paksa dia agar mengembalikan uang saya. Setelah menunggu lama, akhirnya dia berikan,” jelas Yudi saat dihubungi MimbarNews.com, Rabu(07/02/24).
Manager SPBU Galon Harapan Langsa, Putra, tidak berada di kantor saat dikonfirmasi terkait kejadian tersebut. Sementara salah satu pegawai kontrak di bagian manajemen, Sella, mengatakan bahwa Putra sedang berada di luar kota.
Sella juga tidak berani memberikan nomor HP atau WhatsApp Putra kepada wartawan online
“Saya tidak berani memberi nomor HP Pak Putra. Nanti saya minta izin dulu ya bang,” jawab Sella singkat.
Kasus ini menjadi contoh buruk pelayanan di SPBU. Diharapkan pemilik SPBU memberikan pelatihan etika kepada para petugasnya agar dapat melayani konsumen dengan baik dan ramah.**




















