Momentum Ramadan di Lapas I Medan: Dari Buka Puasa Bersama hingga Program Tahfizh

- Penulis

Kamis, 5 Maret 2026 - 17:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BURKAS.TOP, MEDAN | – Jeruji besi tidak membatasi semangat warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lapas Kelas I Medan untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Pada Rabu (4/3/2026) petang, suasana Masjid At-Taubah di lingkungan Lapas tampak berbeda dengan digelarnya buka puasa bersama sekaligus peresmian pembinaan Tahfizh Al-Qur’an.

Acara ini menjadi momen emosional bagi para WBP. Untuk sejenak, mereka dapat melepas rindu dan menyantap hidangan berbuka bersama anak, istri, serta orang tua di tengah bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Penguatan Pembinaan Kerohanian Kalapas Kelas I Medan, Fonika Affandi, menegaskan bahwa fungsi lembaga pemasyarakatan telah bergeser dari sekadar tempat penghukuman menjadi pusat pembinaan.

“Kami terus memperkuat pembinaan sosial dan keagamaan. Prinsipnya, berada di Lapas bukan sekadar menjalani hukuman, tetapi momentum untuk memperbaiki diri,” ujar Fonika dalam sambutannya.

Sebagai langkah nyata, Lapas Kelas I Medan resmi menjalin kerja sama dengan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Sumatera Utara. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan kesepakatan yang bertujuan mencetak qori-qori andal dari balik jeruji besi.

Baca Juga :  Cegah Tambang Ilegal, Masyarakat Diminta Aktif Laporkan Aktivitas Mencurigakan

Pesan Kakanwil: Kedudukan Mulia di Mata Tuhan Kakanwil Kemenkumham Sumut (Bidang Pemasyarakatan), Yudi Suseno, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif tersebut. Ia mengingatkan para warga binaan bahwa masa lalu tidak menentukan kemuliaan seseorang di hadapan Tuhan.

“Kami yang berdiri di depan ini belum tentu lebih mulia di mata Allah daripada rekan-rekan semua. Semoga melalui program ini, proses pertobatan menjadi lebih khusyuk dan rekan-rekan tetap istiqomah menjalankan ibadah,” tutur Yudi.

Kehangatan Keluarga Usai prosesi formal, suasana berganti menjadi penuh kehangatan. Para warga binaan tampak asyik bercengkerama dan bersenda gurau dengan keluarga mereka. Gelak tawa anak-anak yang hadir menjadi penghibur lara bagi para WBP yang sedang menjalani masa pidana.

Pihak Lapas berharap, kegiatan seperti ini dapat menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus berbenah diri sebelum nantinya kembali ke tengah masyarakat.

(Red/M Taufik)

Berita Terkait

Pesan Perempuan Lewat MiChat, Pria di Pekanbaru Diduga Diperas dan Diancam di Kamar Hotel
Diduga Hendak Konfirmasi Penyelewengan BBM, Mobil Wartawan Dirusak Massa di Kamang Baru
Pasutri di Bengkalis Diamankan Polisi, 3 Paket Ekstasi 5,25 Gram Disita
Tak Diberi Uang, Pria 21 Tahun Diduga Bacok Ayah Kandung di Percut Sei Tuan
Dua Anak Muda di Medan Ditangkap Diduga Edarkan Ekstasi, Polisi Buru Pemasok
Viral! Jukir Tanpa Identitas Diduga Paksa Pemotor Bayar Parkir di Pangkalan Kerinci
Anak 10 Tahun Tewas Terlindas Truk Tronton di Simpang Cemara Medan, Sopir Diamankan Polisi
Diajak Makan, Wanita 20 Tahun Diduga Diperkosa di Pos Polisi Kehutanan Kawasan TWA Dumai

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:43 WIB

Pesan Perempuan Lewat MiChat, Pria di Pekanbaru Diduga Diperas dan Diancam di Kamar Hotel

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:13 WIB

Diduga Hendak Konfirmasi Penyelewengan BBM, Mobil Wartawan Dirusak Massa di Kamang Baru

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:07 WIB

Pasutri di Bengkalis Diamankan Polisi, 3 Paket Ekstasi 5,25 Gram Disita

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Tak Diberi Uang, Pria 21 Tahun Diduga Bacok Ayah Kandung di Percut Sei Tuan

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:15 WIB

Dua Anak Muda di Medan Ditangkap Diduga Edarkan Ekstasi, Polisi Buru Pemasok

Berita Terbaru