Pengurus DPW PWDPI Riau Yang Dinonaktifkan Klarifikasi Bahwa Itu Semua Tidak Benar

- Penulis

Kamis, 23 Mei 2024 - 05:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Burkas top — Pekanbaru – Terkait terbitnya berita yang berjudul “PWDPI Provinsi Riau Umumkan Penonaktifan 3 Pengurus Jabatan Strategis”, pada Rabu tanggal 22 Mei 2024, pengurus DPW PWDPI Riau yang dinonaktifkan tersebut mengklarifikasi atas berita yang telah terbit dibeberapa media online.

Disalah satu cafe dijalan HR. Soebrantas, Panam Pekanbaru, didepan beberapa rekan-rekan media, pengurus DPW PWDPI Riau yang telah dinonaktifkan, Zunardi (sekretaris), Hendra (bendahara) dan Herma atau Kiky (ketua bidang OKK) mengklarifikasi bahwa semua itu tidak benar adanya dan kami pun bertanya tindakan terselubung seperti apa dan pengkhianat organisasi seperti apa, ucap Kiky, Rabu (22/5/2024) malam.

“Selain itu juga, cara menonaktifkan kami, karena ini struktur organisasi, apakah bisa seorang ketua wilayah memberhentikan pengurus wilayahnya sendiri, bukannya DPP, karena yang mengeluarkan SK adalah DPP”, tambah Kiky terheran-heran.

“Jadi sekali lagi, disini kami sampaikan dan mengklarifikasi bahwa semua itu tidak, dan kami akan melakukan konferensi pers kepada rekan-rekan media lainnya dan menjelaskan semuanya apa yang terjadi sebenarnya, dari mulai bergerak (rencana pelantikan) habis lebaran kemarin sampai pelantikan hingga kami dinonaktifkan”, tutup Kiky.

Pada kesempatan yang sama, Zunardi menjelaskan bahwa selama ini, kami tidak pernah menggunakan atau membawa nama organisasi PWDPI tersebut keinstansi, baik Pemerintah maupun swasta dan yang lainnya, kami menggunakan media kami masing-masing untuk kepentingan kami pribadi, bukan seperti yang dituduhkan dalam rilis berita tersebut.

Baca Juga :  Pemasok Narkoba di Agus Salim serta Pangeran Hidaya " gembong jaringan intetnasional Iwan kota pekanbaru.

“Dan selama ini, mulai dari rencana pelantikan hingga terjadinya pelantikan, kami selalu jalan bersama ketua wilayah PWDPI tersebut hingga sampai keluar kota. Dan setalah pelantikan, kami bertiga memang jarang kekantor ataupun jalan bersama lagi, dikarenakan kami mempunyai kebutuhan masing-masing yang harus kami penuhi”, terang Zunardi.

“Jadi sekali lagi kami sampaikan bahwa semua itu tidak benar dan kami akan mengadakan konferensi pers dan menjelaskan semuanya apa yang sebenarnya terjadi”, tegas Zunardi.

Pada kesempatan yang sama juga, Hendra mengatakan bahwa selaku bendaharanya PWDPI tidak pernah memegang dana sepeser pun hasil dari proposal, hanya menerima laporan saja, dananya dipegang oleh ketua langsung, ada yang cash dan juga transfer, dan transfer menggunakan nomor rekening ketua dan ada juga nomor rekening Kiky yang kemudian diambil dan diserahkan ke ketua PWDPI Riau.

“Jadi kami telah sepakat akan mengadakan konferensi pers didepan kawan-kawan media lainnya, akan menjelaskan semuanya apa yang terjadi sebenarnya, agar terang benderang”, ujar Hendra.

“Jadi intinya semua ini adalah masalah internal organisasi yang seharusnya bisa diselesai dengan musyawarah kalau ketuanya legowo dan bisa mencari waktu yang pas duduk bersama untuk menyelesaikan masalah ini dan bukan mengedepankan egonya dengan memberitakan dan mengirim rilis beritanya kegroup media lain yang membuat orang lain tahu tentang isi rumah tangga kita sendiri”, tutup Hendra.

Andi putra .

 

Berita Terkait

DJP Uji Coba Pendekatan Kepatuhan Kolaboratif Bersama Pertamina dan BUMN Strategis
Momen Haru dan Semangat Baru: Warga Rumbai Sukses Gelar Green Policing
Jaksa Tunggu Pelimpahan Berkas Kasus Perampokan dan Pembunuhan Nenek Dumaris di Pekanbaru
HUT ke-242 Pekanbaru, Transformasi Progresif dengan Semangat “KolaborAksi”
Diduga Dipaksa Mengemis dan Jadi Manusia Silver, Tiga Anak di Pelalawan Harus Setor Rp250 Ribu Sehari, Gagal Target Diduga Dipukuli
Wali Kota Agung Nugroho Tegaskan PBG di Pekanbaru Bisa Terbit dalam Hitungan Jam, Dorong Iklim Investasi Lebih Cepat
Operasional Tambang Berizin di Kampar Dievaluasi, Tim Gabungan Tekankan Kepatuhan terhadap Regulasi
Wajah Baru Pekanbaru: Setahun Kepemimpinan Agung-Markarius yang Melampaui Ekspektasi

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 20:44 WIB

DJP Uji Coba Pendekatan Kepatuhan Kolaboratif Bersama Pertamina dan BUMN Strategis

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:45 WIB

Momen Haru dan Semangat Baru: Warga Rumbai Sukses Gelar Green Policing

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:35 WIB

Jaksa Tunggu Pelimpahan Berkas Kasus Perampokan dan Pembunuhan Nenek Dumaris di Pekanbaru

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:38 WIB

HUT ke-242 Pekanbaru, Transformasi Progresif dengan Semangat “KolaborAksi”

Senin, 15 Juni 2026 - 10:12 WIB

Diduga Dipaksa Mengemis dan Jadi Manusia Silver, Tiga Anak di Pelalawan Harus Setor Rp250 Ribu Sehari, Gagal Target Diduga Dipukuli

Berita Terbaru