Tuntut Transparansi Anggaran, Aliansi Mahasiswa Demo Gedung Rektorat Unilak

- Penulis

Selasa, 28 April 2026 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU, BURKAS.TOP – Aliansi Mahasiswa Peduli Unilak (AMPUN) melakukan unjuk rasa di depan Gedung Rektorat Universitas Lancang Kuning, Selasa (28/4/2026). Massa menuntut pihak universitas melakukan audit internal dan bersikap terbuka terkait kebijakan keuangan serta proyek infrastruktur kampus.

Koordinator Lapangan, Ahmad Nasir Harahap, menyatakan bahwa aksi ini merupakan respon atas akumulasi kebijakan rektorat yang dianggap kurang transparan oleh mahasiswa.

Massa aksi membawa sejumlah poin tuntutan mendasar yang dibacakan dalam orasi mereka:

  1. Biaya Pendidikan: Meminta rincian biaya wisuda, harga baju toga, dan penjelasan atas kenaikan SPP tahun 2025 yang dinilai signifikan.

  2. Proyek Gedung Serbaguna: Meminta klarifikasi atas penggunaan anggaran sekitar Rp10 miliar pada pembangunan gedung serbaguna, termasuk proses pengadaan vendornya.

  3. Infrastruktur Turap: Mendesak audit terhadap pembangunan turap kampus yang dilaporkan mengalami kerusakan berulang meski baru selesai dikerjakan.

  4. Standar Pembangunan: Meminta evaluasi terhadap pihak pelaksana proyek atas kualitas fisik bangunan kampus yang dianggap tidak sesuai spesifikasi standar.

  5. Akuntabilitas Publik: Menuntut penerapan prinsip transparansi dalam setiap kebijakan kampus yang berdampak langsung pada finansial mahasiswa.

Baca Juga :  Dukung Program Ketahanan Pangan, Kalapas Pekanbaru dan Jajaran Panen Hasil Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

Hingga aksi berakhir, Rektor Unilak maupun perwakilan pejabat rektorat lainnya terpantau belum menemui massa untuk memberikan klarifikasi langsung.

“Kami kecewa karena aspirasi ini belum dijawab langsung oleh pimpinan. Jika dalam waktu dekat tidak ada tanggapan resmi, kami akan kembali dengan massa yang lebih banyak pada saat prosesi wisuda mendatang,” tegas Jenderal Lapangan, Willy Robinson.

Pihak redaksi telah mencoba melakukan upaya konfirmasi kepada Humas Universitas Lancang Kuning terkait tuntutan ini, namun hingga berita ini diterbitkan, pihak universitas belum mengeluarkan pernyataan resmi. (*/Irwan)

Berita Terkait

Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, PT Arara Abadi Salurkan Ribuan Masker ke Sekolah-sekolah
Pesan Perempuan Lewat MiChat, Pria di Pekanbaru Diduga Diperas dan Diancam di Kamar Hotel
GMNI Pekanbaru Kritik Keras Janji Kenaikan Pangkat untuk Penanganan Karhutla: Menuntaskan Tugas Bukan Prestasi Luar Biasa, Itu Kewajiban Negara
Terima SK DPD GWI Riau, Kend Zai Resmi Pimpin DPC GWI Pekanbaru 2026-2029
Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Tanggung Jawab PT Wira Kencana Senotosa, Minta Keberadaan Pengemudi Kecelakaan Dijelaskan
Korban Kecelakaan Dipulangkan dari Rumah Sakit, Kuasa Hukum Pertanyakan Penjaminan dan Tanggung Jawab Perusahaan
185 Warga Binaan di Riau Langsung Bebas Berkat Remisi HUT RI, Plt Gubri: Jangan Ulangi Kesalahan
Wali Kota Pekanbaru Apresiasi Peran TNI, Sebut Kodam XIX/Tuanku Tambusai Fondasi Stabilitas Daerah

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 12:41 WIB

Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, PT Arara Abadi Salurkan Ribuan Masker ke Sekolah-sekolah

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:43 WIB

Pesan Perempuan Lewat MiChat, Pria di Pekanbaru Diduga Diperas dan Diancam di Kamar Hotel

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:47 WIB

GMNI Pekanbaru Kritik Keras Janji Kenaikan Pangkat untuk Penanganan Karhutla: Menuntaskan Tugas Bukan Prestasi Luar Biasa, Itu Kewajiban Negara

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:10 WIB

Terima SK DPD GWI Riau, Kend Zai Resmi Pimpin DPC GWI Pekanbaru 2026-2029

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:14 WIB

Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Tanggung Jawab PT Wira Kencana Senotosa, Minta Keberadaan Pengemudi Kecelakaan Dijelaskan

Berita Terbaru