Pelanggan MyRepublik Mengeluh, Layanan Komplain Pelanggan Lemot

- Penulis

Kamis, 31 Juli 2025 - 17:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BURKAS.TOP, PEKANBARU – Salah satu pelanggan penyedia layanan internet MyRepublic bernama Nuar alias Nos menyampaikan keluhan serius terkait buruknya kualitas layanan dan dugaan pembatasan akses terhadap sejumlah situs media daring tanpa alasan yang jelas.

Dalam keterangan yang disampaikannya kepada awak media, NOS menyebut jaringan internet yang digunakan untuk keperluan pekerjaan dan aktivitas kantor mengalami gangguan berulang, seperti koneksi terputus dan kecepatan lambat. Kondisi ini diperparah dengan tidak dapat diaksesnya beberapa portal berita nasional dan lokal secara tiba-tiba.

“Wifi sering error, sangat mengganggu kerja saya. Lebih mengejutkan, beberapa situs berita resmi tidak bisa diakses. Ini sangat janggal dan merugikan,” ujar NOS, Kamis (31/07/2025).

NOS mengaku telah mencoba menyampaikan komplain kepada penanggung jawab MyRepublic di lapangan bernama Ryo, namun hingga kini belum ada penyelesaian yang berarti.

“Saya penanggung jawab bang, tapi sudah dilaporkan tidak ada tindakan kemarin bg,” kata Ryo saat dihubungi.

Ryo kemudian menyarankan agar pelanggan langsung menghubungi Asisten Manager (ASM) MyRepublic yang bernama Farid untuk penanganan lebih lanjut. “Langsung hubungi aja ASM-nya bg, agar dilapor ke tim terkait,” ucap Ryo.

Baca Juga :  Kades Alamsyah kades permata baru bersilaturahmi dengan berapa lembaga dikota Palembang.

Ketika dikonfirmasi, Farid menyampaikan bahwa ia sedang dalam perjalanan dan meminta ID pelanggan agar dapat menindaklanjuti keluhan tersebut. “Maaf sy masih di jalan, nnt sy cek. Bantu ID kirim,” jawab Farid melalui pesan singkat.

Namun, hingga berita ini diterbitkan, keluhan tersebut belum mendapatkan tanggapan konkret maupun solusi dari pihak manajemen MyRepublic.

NOS mengaku kecewa dengan cara provider menangani komplain pelanggan. Ia juga menyoroti indikasi pembatasan akses terhadap beberapa situs media daring sebagai bentuk pengabaian terhadap hak konsumen dalam mengakses informasi.

“Saya tidak hanya kecewa sebagai pelanggan, tapi juga sebagai warga yang berhak atas informasi. Jika benar provider membatasi akses ke media tanpa alasan yang sah, itu bisa menjadi preseden buruk terhadap kebebasan informasi,” tegasnya.

Berita Terkait

DJP Uji Coba Pendekatan Kepatuhan Kolaboratif Bersama Pertamina dan BUMN Strategis
Diduga Dipaksa Mengemis dan Jadi Manusia Silver, Tiga Anak di Pelalawan Harus Setor Rp250 Ribu Sehari, Gagal Target Diduga Dipukuli
Wali Kota Agung Nugroho Tegaskan PBG di Pekanbaru Bisa Terbit dalam Hitungan Jam, Dorong Iklim Investasi Lebih Cepat
Operasional Tambang Berizin di Kampar Dievaluasi, Tim Gabungan Tekankan Kepatuhan terhadap Regulasi
Pembukaan MTQ ke-57 Kota Binjai Berjalan Kondusif
Membanggakan! Atlet Shiroite Nias Selatan Sukses Borong Medali dan Pukau Upacara Hardiknas Ke-67 Tahun
Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Rang Caniago DPW Riau Gelar Halalbihalal
Warga Keluhkan Dugaan Pembuangan Limbah PT Riau Perkasa Steel ke Parit Pemukiman

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 20:44 WIB

DJP Uji Coba Pendekatan Kepatuhan Kolaboratif Bersama Pertamina dan BUMN Strategis

Senin, 15 Juni 2026 - 10:12 WIB

Diduga Dipaksa Mengemis dan Jadi Manusia Silver, Tiga Anak di Pelalawan Harus Setor Rp250 Ribu Sehari, Gagal Target Diduga Dipukuli

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:41 WIB

Wali Kota Agung Nugroho Tegaskan PBG di Pekanbaru Bisa Terbit dalam Hitungan Jam, Dorong Iklim Investasi Lebih Cepat

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:34 WIB

Operasional Tambang Berizin di Kampar Dievaluasi, Tim Gabungan Tekankan Kepatuhan terhadap Regulasi

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:50 WIB

Pembukaan MTQ ke-57 Kota Binjai Berjalan Kondusif

Berita Terbaru