Cuaca Terik Tak Halangi Odekta Elvina Naibaho Ukir Prestasi di PON

- Penulis

Selasa, 17 September 2024 - 23:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BURKAS.TOP, DELI SERDANG |– Cuaca yang terik selama berlangsungnya Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara 2024, khususnya di arena atletik tidak menghalangi Odekta Elvina Naibaho untuk mengukir prestasi.

Pelari asal DKI Jakarta itu mampu membawa pulang dua medali emas dari 10.000 meter putri dan 5.000 meter putri pada PON yang untuk pertama kalinya digelar di dua provinsi, Aceh dan Sumut.

Dalam pertandingan nomor 10.000 meter, dia mencatatkan waktu 36 menit 39,34 detik dalam 25 putaran atau 25 lap.

Dia berhasil mengalahkan dua pelari andalan dari Kalimantan Timur (Kaltim), yakni Irma Handayani yang mencatatkan waktu 37 menit 19,92 detik dan Nefriana Ariance 37 menit 23,1 detik.

Sementara di nomor 5.000 meter meraih medali emas dengan catatan waktu 16 menit 59 detik.

Dia mengalahkan Irma Handayani (Kaltim) yang harus puas dengan medali perak dengan catatan waktu 17 menit 47 detik dan perunggu diraih Gifty Virgio (Sumbar) dengan waktu 18 menit 22 detik.

Baca Juga :  Menyikapi Terkait pemberitaan yang beredar dari media online. Seorang pengurus SPBU 13.283.615

Mengatasi cuaca yang cukup terik di Sport Centre, Desa Sena Deli Serdang, ia menyebutkan harus pandai-pandai menyiasatinya dan harus mampu beradaptasi. Salah satu yang terpenting menurutnya kemampuan mengendalikan diri agar tidak berlari terburu-buru.

Sebab mengatur laju lari dengan konstan, tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat hingga garis finish adalah hal yang sangat penting dilakukan oleh seorang pelari jarak jauh.

“Harus seperti itu, karena kalau tidak, bisa bahaya juga bagi pelari. Juga harus bisa beradaptasi dengan kondisi cuaca,” katanya.

Intinya, lanjut dia, seorang pelari, apalagi pelari jarak jauh harus memiliki strategi saat berlomba, sehingga tahu kapan harus berusaha kencang dan menunggu momentum.

“Tidak bisa asal lari. Harus pintar membaca situasi, tidak berlari terburu-buru. Apapun yang diraih, tentunya semuanya buah dari latihan yang keras,” katanya. *M. Taufik

Berita Terkait

Tampil di Helat Pelalawan ke-27, EMP Perkenalkan Produk UMKM Langgam dan Kerumutan
PELANTIKAN MABIGUS DAN PENGURUS GUGUS DEPAN SMP N 1 TELUKDALAM KABUPATEN NIAS SELATAN MASA BHAKTI 2026-2028
Proyek Sekolah Rakyat di Kuansing Belum Rampung, Publik Pertanyakan Status Adendum dan Denda Keterlambatan
Banggar Sampaikan Laporan Perubahan APBD 2026, Anggaran Daerah Naik Menjadi Rp. 3,57 Triliun
INNALILLAHI WAINNA ILAIHI ROJIUN – Dunia Pers Berduka, Wartawati Senior Ibu Adila Novianti Berpulang di Usia 62 Tahun
Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, PT Arara Abadi Salurkan Ribuan Masker ke Sekolah-sekolah
PB Orahua Juara Kelas I C, Boy Lase-Hengky Zebua Tampil Gemilang
Sambut HUT ke-81 RI, Sat polairud Polres Langkat Bagikan Bendera Merah Putih kepada Nelayan

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Tampil di Helat Pelalawan ke-27, EMP Perkenalkan Produk UMKM Langgam dan Kerumutan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:38 WIB

PELANTIKAN MABIGUS DAN PENGURUS GUGUS DEPAN SMP N 1 TELUKDALAM KABUPATEN NIAS SELATAN MASA BHAKTI 2026-2028

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Proyek Sekolah Rakyat di Kuansing Belum Rampung, Publik Pertanyakan Status Adendum dan Denda Keterlambatan

Selasa, 29 September 2026 - 21:06 WIB

Banggar Sampaikan Laporan Perubahan APBD 2026, Anggaran Daerah Naik Menjadi Rp. 3,57 Triliun

Jumat, 25 September 2026 - 12:42 WIB

INNALILLAHI WAINNA ILAIHI ROJIUN – Dunia Pers Berduka, Wartawati Senior Ibu Adila Novianti Berpulang di Usia 62 Tahun

Berita Terbaru