Harga kopi’ empat lawang SumSel tembus angka Rp.40.00/kg. Masyarakat harap perhatian pemerintah.

- Penulis

Senin, 19 Februari 2024 - 07:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Burkas top —- Empat lawang SumSel,19 Februari 2024.
Kabupaten empat Lawang provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) yang mana penduduk aslinya bercocok tanam sebagai petani/pekebun di bidang hasil komodi kopi’ robusta setiap bulan dua akhir sampai bulan Mei masyarakat panen Raya hasil tani mereka, Alhamdulillah untuk tahun ini pasca musim penghujan melanda buah kopi’ mereka terkesan stabil buah Nya harapan besar dengan perbaikan harga jual yang di harapkan masyarakat empat lawang.

Di kediaman rumah Nya tokoh masyarakat Sudarso (55) Warga desa’ rantau alih kecamatan lintang kanan kabupaten empat Lawang provinsi SumSel menyambut gembira musim tahun ini semoga membaik Nya harga kopi’ mendongkrak minat antusiasme petani kopi’ terkhusus di kecamatan lintang kanan & Muara pinang ini, lanjut ayah’ 3orang anak ini mengatakan saat di wawancarai Wak media (19/02/2024) dengan senyum sahaja mengharapkan tidak ada lagi permainan tengkulak di pasaran harapnya.! Anjloknya harga kopi’ di empat lawang karena kualitas mutu kopi’ itu sendiri bersaing dengan kopi’ impor yang lebih berkualitas ujar Sudarso.

Baca Juga :  Nof Hendra: Proses Pilkada Serentak 2024 Harus Mampu Hasilkan Pemimpin Yang Jujur, Amanah dan Berkualitas*

Hal senada juga di lontarkan aktifis pemuda & pemerhati ekonomi warga empat lawang Ariansyah Siregar (25) lancarkan pendistribusian kopi’ lokal ke daerah daerah insyaallah kopi’ empat Lawang Bisa bersaing dengan kopi’ luar daerah sebab kopi’ dari empat lawang seperti daerah, pasmah air keruh (paiker.) , lintang, sikap dalam ulu Musi Sangat terkenal kualitas mutu kopi’ Nya.jelas Ari YaNg juga jurnalis ini.

Terkait dengan masalah kopi’ robusta empat Lawang awak media coba mengkonfirmasi instansi terkait dalam hal ini Dinas pertanian & Dinas perdagangan setempat,namun, sayang sampai berita ini di tayangkan Belum terhubung dengan pihak yang berkompeten.(tutup.)

Penulis: Fendy Alberto./Tiem

Berita Terkait

DJP Uji Coba Pendekatan Kepatuhan Kolaboratif Bersama Pertamina dan BUMN Strategis
Diduga Dipaksa Mengemis dan Jadi Manusia Silver, Tiga Anak di Pelalawan Harus Setor Rp250 Ribu Sehari, Gagal Target Diduga Dipukuli
Wali Kota Agung Nugroho Tegaskan PBG di Pekanbaru Bisa Terbit dalam Hitungan Jam, Dorong Iklim Investasi Lebih Cepat
Operasional Tambang Berizin di Kampar Dievaluasi, Tim Gabungan Tekankan Kepatuhan terhadap Regulasi
Pembukaan MTQ ke-57 Kota Binjai Berjalan Kondusif
Membanggakan! Atlet Shiroite Nias Selatan Sukses Borong Medali dan Pukau Upacara Hardiknas Ke-67 Tahun
Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Rang Caniago DPW Riau Gelar Halalbihalal
Warga Keluhkan Dugaan Pembuangan Limbah PT Riau Perkasa Steel ke Parit Pemukiman

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 20:44 WIB

DJP Uji Coba Pendekatan Kepatuhan Kolaboratif Bersama Pertamina dan BUMN Strategis

Senin, 15 Juni 2026 - 10:12 WIB

Diduga Dipaksa Mengemis dan Jadi Manusia Silver, Tiga Anak di Pelalawan Harus Setor Rp250 Ribu Sehari, Gagal Target Diduga Dipukuli

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:41 WIB

Wali Kota Agung Nugroho Tegaskan PBG di Pekanbaru Bisa Terbit dalam Hitungan Jam, Dorong Iklim Investasi Lebih Cepat

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:34 WIB

Operasional Tambang Berizin di Kampar Dievaluasi, Tim Gabungan Tekankan Kepatuhan terhadap Regulasi

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:50 WIB

Pembukaan MTQ ke-57 Kota Binjai Berjalan Kondusif

Berita Terbaru