Dua Hari Pencarian, Dua Korban Longsor di Batangtoru Ditemukan Meninggal Dunia

- Penulis

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAPANULI SELATAN, BURKAS.TOP – Pencarian terhadap dua warga yang dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Lingkungan II, Kelurahan Wek I, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, akhirnya membuahkan hasil. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tim gabungan melakukan operasi pencarian selama dua hari.

Kapolsek Batangtoru, AKP Penggar M. Siboro, mengonfirmasi bahwa kedua korban yang sebelumnya terbawa material longsor telah berhasil dievakuasi di sekitar lokasi kejadian.

Korban pertama bernama Yasine Gulo (44), ditemukan pada Selasa (19/05/2026) pagi. Sementara korban kedua yang merupakan anak kandungnya, Sariman Gulo (26), berhasil ditemukan pada Rabu (20/05/2026) pagi.

“Benar, dua korban tanah longsor di Kelurahan Wek I sudah ditemukan. Keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” ujar AKP Penggar M. Siboro, Rabu (20/05/2026).

Pada hari kedua pencarian, tim gabungan kembali memfokuskan penyisiran di area longsor yang berada di Kampung Mandailing, Kelurahan Wek I, Kecamatan Batangtoru. Medan yang tertutup material longsor sempat menyulitkan pergerakan petugas di lapangan.

Baca Juga :  Diduga Terjadi Kejanggalan Dalam Penangkapan Terhadap Masyarakat, Wasekjen AMI Angkat Bicara

AKP Penggar menjelaskan, setelah berhasil dievakuasi dari timbunan tanah, kedua jenazah korban langsung dibawa ke Puskesmas Batangtoru untuk menjalani pemeriksaan medis.

“Setelah dievakuasi, korban dibawa ke Puskesmas Batangtoru untuk pemeriksaan medis. Selanjutnya, jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan,” jelasnya.

Bencana tanah longsor ini sebelumnya terjadi pada Senin (18/05/2026) sore, dipicu oleh hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Batangtoru sejak siang hari. Pasca-kejadian, dua warga dilaporkan hilang karena tertimbun dan hanyut bersama material longsor.

Pencarian awal sempat dilakukan oleh masyarakat setempat dengan menggunakan peralatan seadanya. Namun, mengingat tebalnya material longsor, petugas kemudian mengerahkan satu unit alat berat untuk mempercepat proses evakuasi.

Operasi kemanusiaan ini melibatkan sinergi besar dari berbagai unsur, dengan mengerahkan 10 personel Polri, 15 personel TNI, 20 personel BPBD Tapanuli Selatan, pihak keluarga, relawan, serta warga sekitar yang bahu-bahu di lokasi kejadian.

Reporter: M Taufik

Berita Terkait

Kapolres Pematang Siantar Raih Penghargaan The Best Inspiring and Integrity Women 2026
Polres Binjai Gelar Patroli Skala Besar Antisipasi Kejahatan Pasca Pemadaman Listrik
Polda Sumut Ungkap Pemulihan Listrik Terus Berjalan, Sumut Sudah Mencapai 71 Persen
Antisipasi Dampak Pemadaman Listrik Bergilir, Polres Karo Gelar Patroli Gabungan Skala Besar
Di Tengah Blackout Sumatera, Brimob Sumut Tetap Siaga Jaga Kota Medan
Polda Sumut Pastikan Situasi Keamanan Tetap Kondusif di Tengah Gangguan Listrik
Polda Sumut Tinjau SPBU Sekitar Medan, Pastikan Stok BBM Aman Saat Blackout
Pastikan Situasi Kondusif, Polda Sumut Kerahkan 365 Personel Tambahan di Medan

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 11:42 WIB

Kapolres Pematang Siantar Raih Penghargaan The Best Inspiring and Integrity Women 2026

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:19 WIB

Polres Binjai Gelar Patroli Skala Besar Antisipasi Kejahatan Pasca Pemadaman Listrik

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:12 WIB

Polda Sumut Ungkap Pemulihan Listrik Terus Berjalan, Sumut Sudah Mencapai 71 Persen

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:07 WIB

Antisipasi Dampak Pemadaman Listrik Bergilir, Polres Karo Gelar Patroli Gabungan Skala Besar

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:02 WIB

Di Tengah Blackout Sumatera, Brimob Sumut Tetap Siaga Jaga Kota Medan

Berita Terbaru