TPID Rohil Dorong Konsumsi Lokal Dan Antisipasi Inflasi Pangan: Strategi Hadapi Tantangan Ekonomi Tahun 2024

- Penulis

Jumat, 15 Desember 2023 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Burkas.top, Rokan hilir –Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Rokan Hilir mendorong masyarakat untuk mengubah pola konsumsi dengan berbelanja produk lokal dan menjaga komoditas pangan guna mengendalikan inflasi pangan. Karena laju inflasi di Rokan Hilir sampai saat ini masih mengacu pada laju inflasi kota Dumai dan tingkat stunting cendrung menurun sebesar 14.7% ditahun 2023.

Komoditas bahan pangan yang mengalami kenaikan harga serta sering terjadi fluktuasi sehingga turut andil menyumbang inflasi diantaranya beras dan cabai merah keriting. Tingginya inflasi pangan akan berpengaruh pada tahun 2024 mendatang seperti pola konsumsi, musim produksi, akses produksi, pemilu serentak, hari raya, pergantian kepemimpinan, dan bencana alam seperti asap,banjir dan kekeringan. Kondisi itu akan mengerek harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisonal.

” Mengenai pola konsumsi, saat ini masyarakat cendrung konsumsi bukan produk lokal. Makanya perlu sosialisasi cara belanja yang benar,” kata Guru Besar Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Riau (UIR) Prof DR H Detri Karya SE MM dalam acara High level meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) kabupaten Rokan Hilir dengan Tema “Menjaga Stabilitas Harga Bahan Pokok Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional Natal dan Tahun Baru (HBKN NATARU) 2023” yang ditaja Bagian Ekonomi diruang rapat Digital Information Room kantor Diskominfotik Rokan Hilir, Provinsi Riau, Kamis (14/12/2023).

Detri mengatakan, tim TPID harus mengarahkan/menstimulus masyarakat agar berbelanja dipusat perbelanjaan lokal dan meminta pemerintah menyiapkan data pendukung yang akurat demi mencapai target dalam menurunkan tingkat inflasi.

Sementara itu, Sekda Rohil, Fauzi Erizal meminta setiap OPD berkolaborasi dan bergerak cepat serta membangun komunikasi dalam pengendalian inflasi. Apalagi sekarang ini, sudah memasuki akhir tahun dan merupakan barometer bagaimana kondisi ekonomi masyarakat sampai tingkat paling bawah.

Baca Juga : 

” Angka kemiskinan kita juga cukup tinggi dan persoalan ini sudah saya sampaikan ke pusat untuk mendapatkan perhatian lebih,” kata Sekda.

Sekda juga mengungkapkan dampak banjir terhadap kesehatan masyarakat beberapa waktu lalu yang mana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rohil telah mengambil langkah dengan membuka dapur umum sebagai salah satu upaya penanganan bencana banjir.

Dia juga menyinggung keterlambatan transfer pembayaran dari pusat ke daerah serta tunda bayar juga dapat mengakibatkan inflasi yang tinggi karena ketidakmampuan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok.

Sekda juga mengingatkan di era sekarang ini, pemenuhan kebutuhan informasi sangat dibutuhkan sehingga diperlukan inovasi digital mengingat Presiden sudah meluncurkan aplikasi SIPD RI dan JIPPNas yang terkoneksi dengan KPK RI.

Ditempat sama, Asisten II Rahmatul Zamri menerangkan, stimulus ekonomi di Rohil sangat bergantung pada belanja pemerintah. Suntikan dana dari Dana Perimbangan (PD-SPR) dan dividen dari SPR direncanakan untuk mendorong sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) guna menekan angka inflasi.

Rahmatul juga menyoroti peran penting ekonomi rumah tangga dengan mendorong masyarakat untuk membuka usaha padat karya, usaha kecil dan industri, serta desa wisata. Karena menurut data, Indikator makro pembangunan Rokan Hilir tahun 2022 dimana Produk Domestik Regional Bruto sebesar 2.64 Persen ditahun 2022.

” Rendahnya persentase berkemungkinan karena dampak covid tahun lalu. Namun, pertumbuhan ekonomi cendrung naik,” ujarnya.

Diskusi TIPD juga dihadiri Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari Ka Diskominfotik, Ka Disperindagsar, Kadis Perikanan, Koperasi dan UKM, Bagian Ekonomi, Ka BPS Rokan Hilir, DKPP, Direksi Bank Rohil, Ka UPS Rohil

Berita Terkait

Dalam upaya mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas.
Kematian Warga di Galian C Diduga Ilegal: Publik Tuding Polsek Kulim Biarkan Pelaku Bebas, Alat Berat Tak Diamankan.
Karateka Nias Selatan Sabet 1 Emas dan 4 Perak di Kejuaraan Piala Kadispora Sumut
INFO PELANTIKAN: Wali Kota Pekanbaru Isi Jabatan Strategis di 29 Posisi Baru
Diduga Langgar Kesepakatan Damai, Istri Direktur BUMDes Temeran Lapor Polisi
Dunia Bukan Tempat Selamanya Kesabaran Kunci Keimanan’: Ubah Mindset Kebahagiaan Hidup
Bupati Zukri Kawal Proyek Kabel Bawah Laut, Targetkan Kuala Kampar Terang 24 Jam
Tekan Risiko Karhutla 2026, Bupati Kampar Instruksikan Tim Siaga Desa Perkuat Patroli

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 16:23 WIB

Dalam upaya mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas.

Sabtu, 18 April 2026 - 20:26 WIB

Kematian Warga di Galian C Diduga Ilegal: Publik Tuding Polsek Kulim Biarkan Pelaku Bebas, Alat Berat Tak Diamankan.

Sabtu, 18 April 2026 - 12:38 WIB

Karateka Nias Selatan Sabet 1 Emas dan 4 Perak di Kejuaraan Piala Kadispora Sumut

Sabtu, 18 April 2026 - 05:34 WIB

INFO PELANTIKAN: Wali Kota Pekanbaru Isi Jabatan Strategis di 29 Posisi Baru

Rabu, 15 April 2026 - 20:42 WIB

Diduga Langgar Kesepakatan Damai, Istri Direktur BUMDes Temeran Lapor Polisi

Berita Terbaru