Pria warga desa sarang Ginting kahan Sergai ditemukan meninggal disambar Peter di ladang sawet

- Penulis

Kamis, 11 Juli 2024 - 09:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Burkas top  — Sergai
Seorang pria ditemukan meninggal dunia di ladang sawit, tepatnya di pinggir Sungai Balutu, Dusun IV Desa Sarang Giting Kahan, Kecamatan Bintangbayu, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), Selasa (9/7/2024) sore.

“Benar, peristiwanya semalam (Selasa, 9/7/2024) sore sekira pukul 16.45 WIB. Korban inisial JS, usia 48 tahun, warga Dusun I Desa Sarang Giting Kahan,” ungkap Kapolsek Kotarih, Iptu Ahmad Mula Purba saat dikonfirmasi, Rabu (10/7/2024).

Perwira dua balok emas di pundak ini lebih lanjut menjelaskan, mendapat laporan adanya penemuan mayat, ia langsung memimpin personel Polsek Kotarih turun ke lokasi kejadian bersama Tim Unit Identifikasi Satrdskrim Polres Sergai untuk melakukan cdk dan olah TKP (tempat kejadian perkara).

“Saat ditemukan, korban tergeletak di pinggir ladang sawit, tepatnya di pinggir Sungai Balutu dengan posisi telungkup. Dari mulut dan wajah mengeluarkan darah, dan sekitar badan korban sudah membiru,” terangnya.

Baca Juga :  DUKUNG KETAHANAN PANGAN, LAPAS BENGKALIS MANFAATKAN LAHAN UNTUK PERTANIAN

Korban selanjutnya dievakuasi untuk dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Tebingtinggi. Korban tiba di rumah sakit sekira pukul 18.45 WIB, dan pihak rumah sakit menyatakan korban telah meninggal dunia.

Ia menyebutkan, hasil visum luar ahli forensik RS Bhayangkara Tebingtinggi menerangkan bahwa korban meninggal dunia akibat tersambar petir.

“Pihak keluarga selanjutnya membawa jenazah korban untuk disemayamkan di rumah duka,” jelas Iptu Ahmad Mula Purba sembari menerangkan bahwa kondisi cuaca sebelum korban ditemukan meninggal dunia, sangat mendung dan disertai petir. ()

Note
Korban JS = Joas Simanjuntak

Gayus Kabiro sumut

Berita Terkait

Pj. Kepala Desa Hilina’a Bantah Tuduhan Terlibat Kasus Kematian Siswi SMK di Nias Utara
Pengungkapan Kasus Agnis Jance Zebua Jadi Ujian Penegakan Hukum di Kepulauan Nias
Praktisi Hukum Faedonajokho Sarumaha Datangi Polda Sumut, desak Pengungkapan Tuntas Kasus Kematian Siswi SMK di Nias Utara
Misteri Pembunuhan Anak di Hilinaa Belum Terungkap, Kuasa Hukum Korban Dukung Pemeriksaan Pj Kades dan Dorong Penyidikan Berbasis Ilmiah
Gunungsitoli, Sumatera Utara | Burkastop.com – Selasa, 16 Juni 2026
Pemeriksaan Pj Kepala Desa dan Istri dalam Kasus Kematian Siswi SMK Agnes Jance Zebua Berlangsung hingga Dini Hari
Diduga Dipaksa Mengemis dan Jadi Manusia Silver, Tiga Anak di Pelalawan Harus Setor Rp250 Ribu Sehari, Gagal Target Diduga Dipukuli
Wali Kota Agung Nugroho Tegaskan PBG di Pekanbaru Bisa Terbit dalam Hitungan Jam, Dorong Iklim Investasi Lebih Cepat

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:40 WIB

Pj. Kepala Desa Hilina’a Bantah Tuduhan Terlibat Kasus Kematian Siswi SMK di Nias Utara

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:43 WIB

Pengungkapan Kasus Agnis Jance Zebua Jadi Ujian Penegakan Hukum di Kepulauan Nias

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:38 WIB

Praktisi Hukum Faedonajokho Sarumaha Datangi Polda Sumut, desak Pengungkapan Tuntas Kasus Kematian Siswi SMK di Nias Utara

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:50 WIB

Misteri Pembunuhan Anak di Hilinaa Belum Terungkap, Kuasa Hukum Korban Dukung Pemeriksaan Pj Kades dan Dorong Penyidikan Berbasis Ilmiah

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:58 WIB

Gunungsitoli, Sumatera Utara | Burkastop.com – Selasa, 16 Juni 2026

Berita Terbaru