Diduga Tidak Layak Jalan, Bus Sekolah PT ADEI Terbalik dan Masuk Parit

- Penulis

Selasa, 26 Maret 2024 - 09:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Burkas top, Pelalawan – Satu unit Bus sekolah pembawa 30 orang siswa dikabarkan terbalik setelah terjun ke parit di Divisi II Kompleks Perkebunan PT ADEI Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau, Selasa (26/03/2024) sekira pukul 08.00 WIB.

Kecelakaan tunggal itu diduga terjadi karena kondisi jalan rusak. Selain itu, unit bus sekolah yang digunakan perusahaan dengan nomor Plat BM 7017 GW juga diduga sudah tidak layak jalan sehingga sulit dikendalikan oleh supir.

Hal itu diungkapkan seorang orang tua korban bernama HS, 45 tahun. HS terlihat kesal dan tidak terima atas kecelakaan anaknya karena diduga akibat perusahaan tetap memakai unit bus kontrak, yang diduga tidak layak sebagai alat transportasi antar jemput anak sekolah.

“Inilah bus kontrak pengangkut anak sekolah, khususnya anak sekolah divisi II, busnya tidak layak. Sudah kami komplain tetapi tetap juga dipakai oleh perusahaan,” ujar HS.

“Anak kami semua jadi korban, inilah contohnya. Apapun ceritanya, tetap ku media kan ini, siapa yang gak senang di sini bilang samaku.” Lanjutnya geram.

Baca Juga :  Hari pengayoman ke 79 Kanwil Riau Berkomitmen dalam Pelayanan dan Penegakan Hukum dan HAM.

Pada peristiwa naas itu tidak ada korban jiwa, namun seluruh penumpang yang berisikan anak sekolah mengalami trauma dan 12 orang luka-luka. Sesaat setelah kejadian, para korban dibantu warga dan langsung dibawa ke Klinik terdekat untuk penanganan lebih lanjut.

Sementara itu, unit bus yang terbalik sedang dievakuasi dengan bantuan alat berat perusahaan dan Supir bus yang bernama Hendrik, 30 tahun, dikabarkan telah melarikan diri dari TKP (tempat kejadian perkara).

Seorang dokter Klinik yang menangani para korban membenarkan ada korban kecelakaan yang sedang ditangani di klinik tersebut.

“Luka robek ada 4 orang yang harus dijahit, kemudian yang curiga kita ada keretakan 1 orang, yang terkilir itu ada 2 orang.Tidak ada korban jiwa, tidak ada yang membahayakan nyawa.” jelas dokter kepada awak media, Selasa (26/3).

Hingga berita ini tayang, awak media masih belum berhasil mengonfirmasi ke pihak Manajemen PT ADEI atas peristiwa itu.

*Pima Lafau/Muksin.

Berita Terkait

Rutan Kelas I Labuhan Deli Melaksanakan Kegiatan Temu Kasih Pemuridan
Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas Binjai Gelar Razia Rutin di Blok Hunian
Rutan Kelas I Labuhan Deli Melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional
Antisipasi Gangguan Kamtib, Lapas Binjai Perketat Pengamanan Area Brandgang
Rutan Kelas I Labuhan Deli Gelar Acara Pisah Sambut Pegawai
Lapas Kelas IIA Binjai Terima Kunjungan KPKNL Medan Terkait Survei Pemanfaatan Lahan BMN
LAPAS Kelas IIA Binjai Melaksanakan Penyuluhan kepada Warga Binaan
Wujudkan Rutan Bersih, Rutan Labuhan Deli Gelar Ikrar Bersama APH dan Stakeholder

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 19:23 WIB

Rutan Kelas I Labuhan Deli Melaksanakan Kegiatan Temu Kasih Pemuridan

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:45 WIB

Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas Binjai Gelar Razia Rutin di Blok Hunian

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:39 WIB

Rutan Kelas I Labuhan Deli Melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:32 WIB

Antisipasi Gangguan Kamtib, Lapas Binjai Perketat Pengamanan Area Brandgang

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:40 WIB

Rutan Kelas I Labuhan Deli Gelar Acara Pisah Sambut Pegawai

Berita Terbaru